FAKULTAS PERTANIAN UNTIDAR KEMBANGKAN STROBERI DI DESA BALESARI

Magelang – Budidaya stroberi di Desa Balesari merupakan salah satu pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh dosen Fakultas Pertanian Untidar yang terdiri dari Ir. Yulia Eko Susilowati, M.P., Ir. Gembong Haryono, M.P.,  dan Siti Nurul Iftitah, S.P., M.P.  Pengabdian masyarakat  yang berjudul “Pengembangan Tanaman Stroberi di Desa Balesari Kecamatan Windusari Kabupaten Magelang”. dilaksanakan mulai 26 Juli 2016 sampai 30 Oktober 2016. Metode dalam pengabdian kepada masyarakat dengan membuat demplot tanaman stroberi dan memberikan penyuluhan kepada masyarakat Desa Balesari.

web 2Gambar 1. Demplot stroberi yang dikembangkan di Desa Balesari

Demplot tanaman stroberi dibuat di Dusun Salakan, Desa Balesari dengan menggunakan rak dari bambu yang terdiri tiga tingkat untuk meletakkan tanaman. Tujuan pembuatan rak untuk memudahkan pemeliharaan, menghindarkan adanya patogen yang ada dalam tanah (soil born), pemanfatan lahan sempit serta menambah keindahan. Berdasarkan hasil pengamatan tanaman stroberi yang ditanam dapat tumbuh baik di Desa Balesari, sehingga dapat dikembangkan pada daerah tersebut.

web 3Gambar 2. Kegiatan penyuluhan di Balai Desa Balesari

Penyuluhan dilakukan pada saat tanaman berumur 2 bulan. Penyuluhan tersebut dilaksanakan dengan melibatkan 5 dusun yang ada di desa Balesari, masing-masing dusun mendelegasikan 3 orang peserta. Materi penyuluhan yang disampaikan meliputi pengembangan tanaman stoberi, perbanyakan tanaman stroberi dengan cara menggunakan stolon serta budidaya tanaman stroberi yang meliputi pemilihan media, penanaman, pemeliharaan dan pemanenan. Peserta penyuluhan tampak antusias dalam mengikuti kegiatan tersebut. Dengan adanya pengabdian masyarakat ini diharapkan stroberi dapat dikembangkan di Desa Balesari dan menjadi daya tarik sekaligus tambahan mata pencaharian bagi warga setempat. (Mrl/Ahm)

PENGUMUMAN TATA TERTIB ADMINISTRASI MAHASISWA UNTIDAR T.A. 2016/2017

Pengumuman Tata Tertib Administrasi Mahasiswa Untidar TA. 2016/2017  Klik disini…

FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS TIDAR SEGERA BUKA PROGRAM STUDI S1 PETERNAKAN

Magelang – Proses panjang  pengajuan program studi S1 Peternakan Fakultas Pertanian UNTIDAR saat ini telah memasuki babak baru. Berawal dari pembentukan TIM Penyusun, observasi, studi banding,  penyusunan proposal, pengajuan proposal serta revisi proposal. Akhirnya tepat pada malam pergantian tahun baru 2017 Dekan Fakultas Pertanian, Ir. Gembong Haryono, M.P.  lewat akun grup WA Fakultas Pertanian menyampaikan kabar tersebut. Lewat pesan singkat tersebut Ir. Gembong menyampaikan bahwa Program Studi S1 Peternakan sudah diterima KEMENRISTEK DIKTI, Semoga tahun ajaran baru 2017/2018 sudah dapat menerima mahasiswa baru.

Kabar tersebut spontan menjadi viral dikalangan keluarga besar Fakultas Pertanian. Dalam akun yang sama, Wakil Rektor 1 Universitas Tidar, Prof. Ali Munawar, M.Sc., Ph.D. mengucapkan “Selamat kepada tim dan keluarga besar Fakultas Pertanian atas disetujuinya Program Studi S1 Peternakan Untidar. Semoga menjadi hadiah manis dan menjadi berkah di pergantian tahun baru 2017”.

Berkaitan dengan hal tersebut, saat ini Fakultas Pertanian terus melakukan persiapan guna menyiapkan program studi S1 Peternakan. Persiapan yang dilakukan meliputi beberapa aspek, di antaranya pengecekan serta inventaris  alat dan ruang laboratorium. Laboratorium merupakan syarat wajib sebagai sarana penunjang perkuliahan. Dekan Fakultas Pertanian menyatakan bahwa jika program studi S1 Peternakan sudah diperbolehkan untuk menerima mahasiswa baru pada tahun ajaran 2017/2018 maka untuk proses perkuliahan tidak menjadi masalah, karena saat ini Universitas Tidar memiliki ruang kuliah yang memadai, namun untuk Laboratorium harus kita siapkan sejak sekarang karena hal tersebut berkaitan dengan berbagai alat serta bahan pendukung praktikum.

Pembukaan program studi baru saat ini menjadi priotas Fakultas Pertanian, selain Program Studi S1 Peternakan yang telah disetujui oleh KEMENRISTEK DIKTI, Fakultas Pertanian juga mengajukan Program studi D3 Pengobatan Tradisional Indonesia, Program studi tersebut saat ini memasuki tahap perbaikan atau revisi proposal. Direncanakan tahun ini Fakultas Pertanian akan kembali mengajukan 3 Program Studi baru yaitu Program Studi S1 Perikanan, Program Studi S1  Teknologi Hasil Pertanian dan Program Studi S1 Agrobisnis. (Ahm/Mrl)

FAKULTAS PERTANIAN BANGUN KEBUN PENDIDIKAN DAN PENGEMBANGAN PERTANIAN (KP3) GUNA MENDUKUNG PELAKSANAAN TRIDARMA PERGURUAN TINGGI

Magelang – Fakultas Pertanian Universitas Tidar dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan eksistensinya. Beberapa progam unggulan telah dilaksanakan guna meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian maupun pengabdian kepada masyarakat. Baru-baru ini Fakultas Pertanian meluncurkan program pembangunan Kebun Pendidikan dan Pengembangan Pertanian di lahan Kampus Bandongan yang terletak di Kecamatan Bandongan, Kabupaten Magelang. Hony Kharisma Sejati, S.P. selaku kepala kebun serta pelaksana dalam pengembangan KP3 menuturkan bahwa program ini merupakan program fenomenal Dekan Fakultas Pertanian, diharapkan beberapa tahun ke depan Fakultas Pertanian telah mampu memproduksi bibit tanaman buah yang berkualitas serta mempunyai kebun produksi yang dapat dijadikan ikon Fakultas Pertanian Universitas Tidar.

IMG_20161229_084703-min

       Gb. 1 Tanaman Induk Durian Varitas Sitokong   

IMG_20161229_083514-min

 Gb. 2 Pemeliharaan Rutin  pada tanaman di Kebun KP3

 Pada hakekatnya pendidikan tinggi, khususnya Fakultas Pertanian Universitas Tidar tidak ketinggalan untuk mengembangkan kemampuan dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa dan melaksanakan tridharma: (1) pendidikan dengan cara mengajarkan, menyebarluaskan, dan menerapkan ilmu pengetahuan, teknologi, seni dan nilai-nilai luhur untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat; (2) penelitian untuk mengembangkan ilmu pengetahuan, teknologi, seni serta memperkaya budaya untuk memperkuat daya saing dan jati diri bangsa, dan (3) pengabdian kepada masyarakat yang dapat membantu untuk berwirausaha dibidang pengembangan bibit buah-buahan.

Visi Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian yang unggul dalam meluluskan sarjana pertanian yang berbasis kewirausahaan.  Misi (1) Menyelenggarakan pendidikan/pengajaran dibidang Agroteknologi yang berwawasan kewirausahaan, (2) Melaksanakan pengkajian dan penelitian dibidang Agroteknologi, (3)Melaksanakan pengabdian kepada masyarakat dibidang pertanian yang berwawasan kewirausahaan, (4) Melaksanakan tata kelola yang efektif dan efisien. Untuk mendukung visi dan misi faperta, diperlukan suatu sarana penunjang pendidikan dan pengembangan pertanian. Fakultas pertanian Universitas Tidar memiliki lahan seluas 5,8 ha yang akan dikembangkan menjadi kebun tanaman induk hortikultura yang dapat memperbanyak bibit yang bersertifikasi dari Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih. Kebun tersebut menangkarkan berbagai pohon induk tanaman hortikultura, terutama tanaman lokal asli Indonesia. Kebun tanaman induk hortikultura ini akan digunakan sebagai sarana pendidikan, penelitian, pengabdian dan pengembangan wirausaha. Sebagai sarana pendidikan, kebun tanaman induk merupakan sarana untuk memperluas pengetahuan mahasiswa mengenai jenis-jenis tanaman, morfologi dan budidaya tanaman sebagai pendukung materi kuliah. Sebagai sarana penelitian, kebun tanaman induk merupakan tempat mengembangkan teknologi dan inovasi di bidang pertanian. Sebagai sarana pengabdian, kebun tanaman induk mampu memberdayakan masyarakat dalam pengembangan tanaman hortikultura. Sebagai sarana pengembangan wirausaha, kebun tanaman induk membantu masyarakat untuk mendapatkan bahan tanam dari tanaman induk yang bersertifikasi guna pengembangan wirausaha masyarakat serta wirausaha mahasiswa. Kebun tanaman induk bersertifikat ini diharapkan mampu menjalankan fungsinya sebagai Kebun Pendidikan dan Pengembangan Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Tidar. (Hks/Ahm/Mrl)

PROGRAM STUDI AGROTEKNOLOGI MELAKUKAN EVALUASI PROKER 2016 DAN PEMATANGAN PROGRAM KERJA TAHUN 2017

Magelang – Sabtu (17/12) Fakultas Pertanian laksanakan FGD di Hotel Safira Magelang, Kegiatan tersebut bertujuan untuk mengetahui sejauh mana kinerja Program Studi Agroteknologi pada tahun 2016. Evaluasi program kerja dimulai dengan pemaparan Wakil Dekan II mengenai program kerja yang telah dilaksanakan di antaranya Seminar nasional dan Pertemuan orang Tua/Wali Mahasiswa. Kegiatan Seminar Nasional yang telah dilaksanaan tersebut bertema “Sumberdaya lokal”. Seminar tersebut menjadi kegiatan rutin setiap tahun yang dilaksanakan Program Studi Agroteknologi, tetapi kegiatan Pertemuan orang tua wali mahasiswa merupakan kegiatan yang ikut di evaluasi pada rapat kali ini. Kegiatan tersebut dievaluasi mengenai manfaat yang didapat serta sasarannya. Untuk itu, pada rapat evaluasi program kerja dan pematangan program kerja 2016 ini, kegiatan pertemuan orang tua wali menjadi catatan apakah akan menjadi kegiatan rutin setiap tahun atau akan diganti dengan kegiatan lain.

Program Studi Agroteknologi merencanakan berbagai kegiatan dalam program kerja tahun 2017, di antaranya yaitu seleksi mahasiswa berprestasi tingkat fakultas, Wirausaha untuk mahasiswa, kuliah umum, penerbitan jurnal, peningkatan sistem informasi fakultas, pengajuan program studi baru dan berbagai kegiatan lainnya.  Pada kegiatan rapat ini sudah dibagi penanggungjawab setiap kegiatan untuk memudahkan persiapan pelaksanaannya. Khusus untuk pengajuan program studi baru, Fakultas Pertanian di tahun 2017 akan melaksanakan pengajuan program studi baru yaitu Prodi Perikanan, Prodi Teknologi Hasil Pertanian dan Prodi Agribisnis. Pengajuan program studi baru ini akan meningkatkan perkembangan fakultas pada khususnya dan Universitas pada umumnya, hal tersebut  untuk menjawab kebutuhan ilmu bidang pertanian.

20161217_083458-min

Gb. Pemaparan pencapaian program kerja Program Studi Agroteknologi 2016, Oleh Ir. Yulia Eko Susilowati, M.P. Kepala Jurusan Agroteknologi

Dalam kesempatan yang sama juga di bahas tentang pemantapan kurikulum Program Studi Agroteknologi 2016. Diharapkan pada tahun ajaran baru prodi Agroteknologi serta seluruh prodi dilingkungan universitas telah dapat menerapkan kurikulum baru. Kurikulum baru di Fakultas Pertanian  merupakan wujud kepedulian fakultas dalam kemajuan teknologi khususnya dibidang pertanian.

Dekan Fakultas Pertanian, Ir. Gembong Haryono, M.P.  dalam acara ini menuturkan bahwa, sesuai permintaan dari pihak universitas, kurikulum 2016 akan disesuaikan dengan peraturan  terbaru, sehingga semua prodi dilingkungan universitas mempunyai format kurikulum yang seragam. Selanjutnya kurikulum yang telah disetujui akan di upload di website resmi fakultas  maupun universitas, sehingga kurikulum tersebut dapat diakses secara luas baik oleh mahasiswa, calon mahasiswa maupun seluruh lapisan masyarakat. (Ws/Ahm/Mrl)

JADWAL UAS SEMESTER GASAL FAKULTAS PERTANIAN TA 2016/2017

Download Jadwal UAS Revisi 2 semester gasal 2016/2017  KLIK DISINI

BAKTI SOSIAL MAHASISWA FAKULTAS PERTANIAN, SEBAGAI SARANA MENDEKATKAN MAHASISWA KEPADA MASYARAKAT

Magelang – Badan Eksekutif Mahasiswa melaksanakan kegiatan bakti sosial Fakultas Pertanian 2016. Tema yang diambil pada kegiatan ini adalah “Memayu Hayuning Bawana” atau melestarikan lingkungan alam. Kegiatan bakti sosial Bem-FP 2016 diadakan di Desa Wonoroto Kecamatan Windusari Kabupaten Magelang. Desa Wonoroto merupakan desa yang terletak di lereng gunung sumbing. Desa ini mayoritas berpenduduk dengan mata pencaharian sebagai petani.

Peserta dalam bakti sosial yaitu  mahasiswa semester 1 Fakultas Pertanian Universitas Tidar. Kegiatan tersebut  di awali dengan acara pembukaan yang dilaksanakan pada Jum’at (4/11) , acara pembukaan tersebut diisi dengan laporan dan sambutan oleh panitia.  Selanjutnya acara Bakti Sosial secara resmi dibuka oleh Dekan Fakultas Pertanian Ir. Gembong Haryono, M.P.

Pada malam harinya, panitia mengundang sebuah komunitas untuk memberikan training motivasi kepada peserta. Dalam acara tersebut, peserta ditekankan untuk  selalu memiliki rasa empati dan simpati kepada sesama manusia terutama yang berada di sekitar kita.

Pada hari kedua, peserta mengikuti kegiatan tracking dan sekaligus mengidentifikasi tanaman obat serta tanaman ubi yang berada di lingkungan Desa Wonoroto. Kegiatan dilanjutkan dengan penyuluhan tentang Biopestisida yang disampaikan oleh Dosen Fakultas Pertanian Marlina Puspitasari, S.P., M.Sc. Dalam kegiatan penyuluhan , selain diikuti mahasiswa peserta bakti sosial, panitia juga mengundang petani setempat.

28

Gb. 1 Penyuluhan Biopestisida kepada petani Desa Wonoroto, Kecamatan Windusari, Kabupaten Magelang

 Selain kegiatan tersebut panitia juga menyiapkan acara Makrab (malam keakraban) dengan mengundang alumni dan mahasiswa semester atas Fakultas Pertanian. Ahmadi, S.P. Alumni sekaligus MC dalam kegiatan tersebut mengenalkan seluruh mahasiswa semester atas serta alumni yang hadir dalam  acara tersebut, selain itu juga diberikan game menarik untuk menambah keakraban. Pada kesempatan yang sama Doni Ardi Wirawan mahasiswa tingkat akhir Fakutas Pertanian juga memberikan motivasi untuk menambah keakraban baik peserta, panitia maupun alumni yang hadir dalam kesempatan tersebut.

Pada hari ketiga, peserta bakti sosial mengikuti kegiatan pentas seni. Pentas seni tersebut diadakan untuk melihat minat serta bakat mahasiswa Fakultas Pertanian. Selain itu, pentas seni diadakan untuk hiburan bagi warga, karena pada saat yang sama juga dilaksanakan bazar/pasar murah yang diperuntukkan untuk warga Desa Wonoroto.

26

Gb. 2 Pentas seni Mahasiswa

 Pada akhir acara diadakan acara penutupan bakti sosial. Acara tersebut dihadiri oleh pembina BEM Fakultas Pertanian, Ir. Tujiyanta, M.P. serta pejabat desa terkait. (Bem/Ahm/Mrl)

ARIF RIFAI, MAHASISWA FAKULTAS PERTANIAN RAIH DANA PKM 2016, DENGAN JUDUL NANAS MINI PENGHIAS MEJA

Berawal dari ide seorang dosen Fakultas Pertanian (Ir. Rahayu Sarwitri, M.P.) , Arif Rifai dan kawan-kawan mengembangkan sebuah penemuan dengan memunculkan nanas dalam bentuk mini. Mengikuti Program Kreatifitas Mahasiswa (PKM), Arif Rifai dengan dua rekannya Ovi Faelasofa dan Dyah Purbowati lolos  dalam PKM tahun pendanan 2016, Read More >>

 

FAKULTAS PERTANIAN UNTIDAR GELAR SEMINAR NASIONAL

Magelang, 6 Desember 2016—Seminar Nasional bertajuk “Pengembangan Pangan Berbasis Sumber Daya Lokal (Indegenius Resources) Menuju Daya Saing Bangsa” dilaksanakan di Auditorium Universitas Tidar. Acara ini diselenggarakan oleh fakultas pertanian UNTIDAR dan dihadiri oleh dosen dan mahasiswa fakultas pertanian Untidar, Kepala Dinas Pertanian se-Wilayah Kedu, perwakilan dari SMK pertanian se-wilayah Kedu, dan Alumni fakultas pertanian Untidar. Terdapat dua narasumber pada seminar ini, yaitu Prof. Dr. Ir. Kusnanto (Pemulia Tanaman, Universitas Brawijaya Malang) dan Prof. Ir. Ali Munawar, M.Sc. PhD (Dosen fakultas pertanian Universitas Tidar dan Universitas Bengkulu). Prof. Dr. Ir. Kusnanto menyampaikan materi mengenai penelitian dan disemininasi produk pertanian berbasis sumber daya lokal. Salah satu hal yang menjadi point penting bahwa Indonesia sangat kaya akan sumberdaya lokal namun banyak yang belum mendapat perhatian. Sumberdaya lokal ini (underutilised crop) berpotensi menjadi sumber pangan dan mampu menciptakan ketahanan pangan di Indonesia apabila terus dikembangkan. Beberapa contoh sumberdaya lokal Indonesia yang ‘terpinggirkan’ namun potensial untuk dikembangkan di antaranya kacang bogor, kecipir, kelor, dan ubi-ubian.

DSC_0041

Gb. 1 Pemaparan materi oleh Prof. Ir. Ali Munawar, M.Sc. PhD

Materi selanjutnya disampaikan oleh Prof. Ir. Ali Munawar, M.Sc. PhD dengan judul Peran sumberdaya lahan dalam mendukung ketahanan pangan. “Salah satu fungsi lahan adalah sebagai penopang kehidupan, sebagai tempat beraktivitas untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, termasuk pangan” papar Prof. Ir. Ali Munawar, M.Sc. PhD.  Tantangan dalam pengembangan lahan di Indonesia diantaranya alih fungsi lahan, degradasi lahan, banyaknya lahan marginal dan lahan yang rentan rusak.

DSC_0062

Gb. 2 Sesi diskusi yang dimoderatori oleh Ir. Usman Siswanto, Msc., Ph.D

DSC_0088

Gb. 3 Penyerahan kenang-kenangan kepada Prof. Dr. Ir. Kusnanto oleh Dekan Fakultas Pertanian UNTIDAR

Antuasiasme luar biasa khususnya dari mahasiswa yang mengikuti seminar ini. Banyak pertanyaan yang diajukan pada sesi tanya jawab baik dari kalangan mahasiswa maupun praktisi bidang pertanian yang hadir. Seminar berlangsung hingga pukul 13.00 dengan Ir. Usman Siswanto, Msc., Ph.D sebagai moderator. Output dari seminar nasional ini selain menambah wawasan mengenai ketahanan pangan juga diharapkan dapat meningkatkan antusiasme mahasiswa untuk melakukan penelitian khususnya yang terkait dengan ketahanan pangan. (Mrl/Ahm)

LKMM TINGKAT DASAR BEM-FP DALAM RANGKA MENINGKATKAN KETERAMPILAN MAHASISWA DALAM MANAJEMEN ORGANISASI

Magelang – BEM Fakultas Pertanian (BEM-FP) melaksanakan LKMM (Latihan Keterampilam Manajemen Mahasiswa)  dalam rangka meningkatan keterampilan mahasiswa dalam manejemen organisasi (9/10) di ruang Multimedia Universitas Tidar. Latihan Keterampilam Manajemen Mahasiswa (LKMM) Tingkat Dasar merupakan lanjutan dari LKMM pra Dasar yang sebelumnya telah dilaksanakan oleh HMJ Agroteknologi, kegiatan ini bertujuan untuk membekali mahasiswa dengan keterampilan dalam menyelenggarakan kegiatan mahasiswa. Sasaran kegiatan adalah seluruh mahasiswa aktif  Fakultas Pertanian Universitas Tidar. Dengan adanya LKMM Dasar, diharapkan mahasiswa mampu meningkatkan keterampilan dalam manajemen organisasi baik dalam maupun luar kampus.

16

Gb. 1 Pembukaan LKMM, dihadiri oleh Pembina BEM Fakultas Pertanian, Ir. Tujiyanta, M.P.

Kegiatan LKMM dasar diketuai oleh Riska Salma Ardiana mahasiswi Fakultas Pertanian Semester 7, Kegiatan ini diawali dengan pemberian materi tentang perumusan gagasan awal yang disampaikan oleh BEM-STPP Magelang. Topik yang diambil dalam kegiatan ini adalah analisis kondisi lingkungan serta perumusan gagasan awal dengan metode latihan/penugasan kepada peserta. Agung Kurniawan pemateri dari BEM-STPP Magelang, menuturkan bahwa perumusan gagasan awal merupakan hal yang paling penting sebagai tindakan awal dalam melaksanakan suatu kegiatan.

Selanjutnya dilanjutkan dengan materi tentang penjabaran rencana kerja dan kepanitiaan yang disampaikan oleh Bayu Setiaji pengurus BEM-KM UNTIDAR. Bayu memaparkan enam topik utama dalam berorganisasi, diantaranya latihan tolok ukur serta perencanaan jadwal kerja, dasar-dasar organisasi, latihan dan eksperimen pengorganisasian kegiatan/kepanitiaan, eksperimen tentang unit kerja serta penugasan terhadap penjabaran gagasan awal.

Dalam kegiatan tersebut panitia juga mengundang Wakil Dekan II Fakultas Pertanian Universitas Tidar, Ir. Historiawati, M.P. Pada kesempatan tersebut beliau memaparkan tentang pentingnya administrasi kesekretariatan serta administrasi keuangan dalam berorganisasi. Selain itu Wakil Dekan 2 juga menambahkan tentang batasan-batasan pengeluaran serta hubungan keuangan dengan RAB (Rencana Anggaran belanja). Ir. Historiawati, M.P. juga menjelaskan bahwa semua kegiatan di Fakultas, baik kegiatan BEM serta HMJ merupakan tanggung jawab Fakultas.

Ketua umum BEM KM 2016, Crisnaldo Triguswinri juga mengampaikan materi tentang hakikat motivasi, latihan dalam mengambil keputusan serta eksperimen terhadap pengendalian konflik. Kemudian acara tersebut diakhiri dengan materi pengembangan program kerja yang disampaikan oleh Pengurus BPM-STPP Magelang, Muhammad Riski Kurniawan.

Untitled

Gb. 2 Penyampaian Materi Oleh BPM-STPP MAGELANG

Wahid Fathurrohman salah satu peserta LKMM tingkat Dasar menyatakan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat terutama bagi mahasiswa, karena kegiatan ini memberikan banyak pengetahuan tentang bagaimana cara beroorganisasi dengan baik dan memberikan banyak pengalaman tentang tata cara manajemen dalam organisasi.

Untitled 1

Gb. 3 BEM-FP, BEM-STPP MAGELANG serta BPM-STPP MAGELANG

Riska Salma Ardiana selaku ketua panitia mengungkapkan bahwa dengan adanya kegitan LKMM tingkat dasar ini diharapkan seluruh mahasiswa Fakultas Pertanian dapat menjadi pribadi yang mandiri serta mampu melaksanakan tugas-tugas organisasi dengan baik dan benar. (Bem, Ahm, Mrl)