LABORATORIUM TERAPKAN ATURAN BARU DALAM SELEKSI ASISTEN PRAKTIKUM

Magelang – Dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada mahasiswa, Laboratorium Fakultas Pertanian menerapkan sistem baru dalam seleksi calon asisten praktikum. Wakil dekan II Fakultas Pertanian Ir. Historiawati, M.P. menyatakan bahwa saat ini laboratorium perlu menerapkan seleksi asisten praktikum sehingga dapat diperoleh asisten yang cakap dan berkualitas. Hal tersebut diperlukan untuk dapat memperlancar kegiatan praktikum baik di laboratorium maupun di lapangan. Berdasarkan peraturan rasio asisten dan praktikan, Laboratorium Fakultas Pertanian, pada semester genap tahun ajaran 2016/2017 membutuhkan 38 asisten praktikum yang terbagi dalam 7 mata praktikum.

Seleksi tersebut dimulai pada tanggal 9 Februari 2017 dan ditargetkan akan selesai pada 3 Maret 2017. Dalam seleksi tersebut diterapkan seleksi administrasi dan seleksi wawancara. Adapun seleksi administrasi yang harus dipenuhi mahasiswa adalah sebagai berikut : IPK sementara minimal 3.00 serta nilai mata kuliah yang dimaksud minimal B. Selain itu, seleksi wawancara dilakukan dengan menggunakan metode presentasi dan tanya jawab. Mahasiswa calon asisten diwajibkan mempersentasikan salah satu acara praktikum dihadapan penguji. Seleksi wawancara dilakukan pada 22-24 Februari 2017 di Laboratorium Fakultas Pertanian dan diikuti oleh 41 mahasiswa.

DSC_3098-min

Gb. Seleksi wawancara Ilmu Hama Tanaman

DSC_3089-min

Gb. Seleksi wawancara asisten Ekonomi Pertanian

DSC_3075-min

Gb. Seleksi wawancara asisten Agroklimatologi

DSC_3071-min

Gb. Seleksi wawancara asisten Dasar-dasar Ilmu Tanah serta Kesuburan Tanah dan Pemupukan

Selanjutnya mahasiswa yang dinyatakan lolos akan mendapatkan pembekalan berkaitan dengan tata tertib   serta materi mata kuliah sehingga mahasiswa lebih paham tentang praktikum yang akan dijalankan. (Ahm/Mrl)

 

FAKULTAS PERTANIAN UNTIDAR GELAR KULAH UMUM BERTAJUK PERTANIAN ORGANIK SEBAGAI PENDUKUNG PERTANIAN BERKELANJUTAN

Magelang – Seiring dengan semakin meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap produk pertanian, diperlukan suatu upaya optimalisasi pertanian sehingga produk pertanian mampu mencukupi kebutuhan masyarakat. Optimalisasi pertanian secara konvensional perlu dibatasi, dikarenakan efek negatif dalam jangka panjang khususnya terhadap lingkungan. Untuk meminimalisir efek negatif pada lingkungan, dikembangkan pertanian organik sebagai jawaban atas revolusi hijau yang digalakkan pada tahun 1960-an. Sistem pertanian berbasis high input energy seperti pupuk dan pestisida kimia dapat merusak tanah yang akhirnya dapat menurunkan produktivitas tanah, sehingga berkembang pertanian organik. Walaupun pemerintah telah mencanangkan berbagai kebijakan dalam pengembangan pertanian organik seperti ‘Go Organic 2010’ sebagai salah satu upaya mencapai kembali swasembada pangan nasional, namun perkembangan pertanian organik di Indonesia masih sangat lambat. Sehingga permasalahan tersebut perlu mendapat perhatian bagi professional pertanian dan mahasiswa pertanian, agar dapat mendukung pengembangan pertanian organik di Indonesia. Sebagai wujud nyata dalam mendukung pertanian organik, Fakultas Pertanian Universitas Tidar mengadakan kuliah umum dengan tema “Pertanian Organik sebagai Pendukung Pertanian Berkelanjutan” pada tanggal 13 Februari 2017. Kuliah umum ini dilaksanakan di Auditorium Universitas Tidar.

IMG-20170213-WA0002

Gb 1. Pembukaan kuliah umum fakultas pertanian UNTIDAR

Kuliah umum ini dihadiri oleh seluruh mahasiswa Fakultas Pertanian UNTIDAR, Kepala Dinas Pertanian se-eks Karesidenan Kedu, Kepala SMK Pertanian Wilayah Kedu, Perwakilan perusahaan pertanian di Magelang serta Kepala Laboratorium PHP Temanggung. Dalam kuliah umum ini dihadirkan dua narasumber yang merupakan pakar maupun praktisi pertanian organik. Narasumber yang pertama yaitu Prof. Dr. Didik Indradewa, Beliau adalah guru besar dari Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada dan merupakan pakar pertanian organik. Narasumber yang kedua yaitu Bapak Wiyanto dan Bapak Agus Ngestiyono, keduanya merupakan praktisi pertanian organik sekaligus wirausahawan untuk beras organik.

IMG-20170214-WA0022

Gb 2. Pemaparan materi oleh narasumber

IMG-20170214-WA0021

Gb 3. Penyerahan plakat oleh Dekan Fakultas Pertanian kepada Narasumber

Pemaparan materi yang pertama disampaikan oleh Prof. Dr. Ir. Didik Indradewa, beliau menyampaikan mengenai pertanian organik menurut SNI 6729-2016, sertifikasi pangan organik, dan pengembangan pertanian organik di Indonesia. Pemaparan materi yang berikutnya disampaikan oleh Pak Wiyanto dan Pak Agus Ngestiyono mengenai pertanian organik berdasarkan pengalaman.  Seluruh peserta kuliah umum tampak sangat antusias dalam mengikuti kuliah umum. Setelah pemaparan materi dilanjutkan dengan sesi diskusi yang dipandu oleh moderator kuliah umum, Dr. Agus Suprapto, S.P, M.P.. Banyak peserta kuliah umum yang mengajukan pertanyaan, baik dari kalangan profesional maupun mahasiswa. Kuliah umum ini berlangsung dengan lancar hingga pukul 12.00 WIB,  kemudian ditutup dengan penyerahan plakat kepada narasumber. (Mrl/Ahm)

DOSEN FAKULTAS PERTANIAN UNTIDAR KEMBANGKAN TANAMAN KANGKUNG DARAT DI LAHAN PASCA ERUPSI MERAPI

Magelang- Penelitian dan pengembangan sangatlah penting bagi kemajuan perguruan tinggi dan termasuk dalam Tri Dharma perguruan tinggi. Salah seorang dosen Fakultas Pertanian Universitas Tidar, Ir. Murti Astiningrum, M.P. melakukan penelitian mengenai tanaman kangkung di lahan pasca erupsi Merapi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui umur panen yang paling tepat untuk memperoleh kualitas dan kuantitas tanaman kangkung yang paling tinggi, dilaksanakan di lahan pasca erupsi Merapi di desa Sawangan, kecamatan Sawangan, kabupaten Magelang dengan ketinggian tempat 485 m dpl. Selain dosen, penelitian ini juga melibatkan dua mahasiswa dalam prosesnya.

penanaman kangkung

Gb 1. Penanaman kangkung di lahan pasca erupsi

Panen Kangkung 1

Gb 2.Panen kangkung di lahan pasca erupsi Merapi

 

Tanaman kangkung merupakan tanaman yang cepat tumbuh dan  berumur pendek (20 – 25 hari), termasuk tanaman yang memiliki toleransi tinggi terhadap kondisi tercekam, maka tanaman kangkung dapat dijadikan alternatif untuk menyegerakan aktivitas petani dalam memperoleh pendapatan pasca musibah erupsi merapi. Penelitian ini merupakan lanjutan penelitian dengan media tanam berupa tanah pasir erupsi Merapi dengan penambahan pupuk kandang kambing 20 ton/ha dan jarak tanam 5 cm x15 cm dengan empat tanaman per lubang tanam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin panjang umur panen tanaman kangkung, produksi kangkung akan semakin tinggi. (Mrl/Ahm)

PEDOMAN PHBD 2017

Kepada :

Yth. Mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Tidar

Berkaitan dengan dibukanya Program Hibah Bina Desa (PHBD) 2017, maka dihimbau kepada mahasiswa FP Untidar untuk dapat membuat proposal PHBD sesuai dengan panduan PHBD 2017. Bagi Mahasiswa yang memiliki proposal PKM atau PHBD yang belum lolos dapat diajukan kembali sesuai format yang telah ditentukan.

Demikian, harap diperhatikan. Terima kasih.

Pedoman PHBD 2017 KLIK DISINI….

RAPAT KOORDINASI PERSIAPAN KULIAH SEMESTER GENAP 2017

Magelang – Jajaran Pejabat, Pendidik dan Tenaga Kependidikan Fakultas Pertanian laksanakan rapat koordinasi guna menyongsong kegiatan perkuliahan serta praktikum semester genap 2016/2017.  Rapat koordinasi tersebut dibuka langsung oleh Dekan Fakultas Pertanian, Ir. Gembong Haryono, M.P. pada Rabu (1/2) di lantai 4 gedung A Universitas Tidar. Dalam sambutannya Ir. Gembong mengatakan bahwa sesuai dengan kalender akademik 2016/2017 Univeritas Tidar, kegiatan perkuliahan akan mulai tanggal 13 Februari 2017 dan untuk memulai kegiatan perkuliahan tersebut Fakultas Pertanian akan mengadakan Kuliah Umum. Program tersebut sesuai dengan program kerja Fakultas Pertanian 2017.

Pada kesempatan yang sama, ketua panitia kuliah umum Fakultas Pertanian, Marlina Puspitasari, S.P.,M.sc. memaparkan susunan panitia beserta deskripsi tugas yang harus dilaksanakan oleh masing-masing panitia. Tema kuliah umum Fakultas Pertanian 2017 yaitu Pertanian Organik Sebagai Pendukung Pertanian Berkelanjutan. Dalam acara tersebut panitia akan mengundang 2 narasumber, narasumber yang pertama yaitu Prof. Dr. Ir. Didik Indradewa, Dip.Agr.St. beliau adalah guru besar sekaligus merupakan pakar pertanian organik dari Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, narasumber kedua yaitu Wiyanto, beliau merupakan wirausahawan sekaligus praktisi yang berkecimpung dalam pertanian organik. Dengan menghadirkan 2 narasumber tersebut diharapkan dapat menambah wawasan peserta kuliah umum khususnya dibidang pertanian organik. Kuliah umum tersebut akan dilaksanakan pada tanggal 13 Februari 2017 di Auditorium Universitas Tidar dan wajib diikuti oleh seluruh mahasiswa aktif Fakultas Pertanian. Selain itu, panitia juga akan mengundang perwakilan alumni, Kepala Dinas Pertanian di wilayah Eks-karesidenan Kedu serta Kepala Sekolah Pertanian di wilayah Magelang dan sekitarnya.

Rapat koordinasi tersebut juga membahas persiapan praktikum semester genap 2016/2017 khususnya tentang rekruitmen asisten praktikum. Wakil Dekan 2 Fakultas Pertanian, Ir. Historiawati, M.P. menyatakan bahwa dalam rangka peningkatan kualitas praktikum perlu diadakan seleksi asisten secara terbuka, nantinya calon asisten akan mengikuti seleksi serta pembekalan sehingga akan dihasilkan asisten yang berkualitas.

WhatsApp Image 2017-02-02 at 15.22.58

Gb. Penyerahan kenang-kenangan oleh Dekan Fakultas Pertanian

WhatsApp Image 2017-02-02 at 15.22.53

Gb. Penyerahan kenang-kenangan oleh anggota pakarti

perpisahan pak wardi 2

Gb. Pelepasan purna tugas salah satu Tenaga Kependidikan Fakultas Pertanian

 Dalam kesempatan yang sama juga dilaksanakan perpisahan salah satu tenaga kependidikan Fakultas Pertanian. Tepat tanggal 1 Februari 2017, Bpk. Suwardi laboran Fakultas Pertanian Purna Tugas. Dalam sambutannya Dekan Fakultas Pertanian, menyampaikan ucapan terima kasih karena beliau (bp. Suwardi) telah mengabdi selama kurang lebih 34 tahun di laboratorium. Permohonan maaf juga disampaikan oleh dekan memakili seluruh civitas akademika Fakultas Pertanian jika ada kesalahan selama bekerja bersama di Fakultas Pertanian Universitas Tidar. Selain itu, Suwardi juga berharap semoga kedepan Fakultas Pertanian Universitas Tidar semakin maju dan semakin sukses. (ahm/mrl)

Fakultas Pertanian Me-Launching Jurnal Vigor Vol.1 No.1 Guna Tingkatkan Kualitas Publikasi

Magelang – Civitas Akademika Fakultas Pertanian Untidar patut berbangga, setelah 2 tahun Universitas Tidar resmi menjadi universitas negeri, Fakultas Pertanian mampu menerbitkan jurnal ilmiah/jurnal vigor. Fakultas Pertanian me-launching jurnal volume 1 dengan judul  “Jurnal Ilmu Pertanian Tropika dan Subtropika” yang terbit pada tanggal 15 September 2016. Dengan terbitnya jurnal ini diharapkan karya tulis ilmiah mahasiswa dan dosen Fakultas Pertanian dapat dipublikasikan, sehingga dapat menambah referensi dan pengetahuan di bidang pertanian. Jurnal ilmiah ini merupakan kumpulan delapan judul penelitian mahasiswa dan dosen Fakultas Pertanian. Publikasi ilmiah penting dilakukan oleh perguruan tinggi. Hal tersebut karena dengan publikasi, mahasiswa dan dosen dituntut untuk memberikan hasil penelitian yang bermutu dan bermanfaat khususnya bagi dunia pertanian. Direncanakan Jurnal vigor di Fakultas Pertanian Universitas Tidar akan terbit (2) dua kali dalam setahun sehingga hasil penelitian dapat diakses dan dimanfaatkan oleh masyarakat luas.

Jurnal vigor vol. 01 No. 1 berisikan delapan hasil penelitian dengan judul :

  1. Produktivitas Caisim (Brassica juncea,) Akibat Pengolahan Tanah Dan Frekuensi Penanaman
  2. Pengaruh Macam Auksin Pada Pembibitan Beberapa Varietas Tanaman Jati (Tectonagrandis,)
  3. Pengaruh Umur Bibit Pindah Tanam Dan Macam Pupuk Daun Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil TanamanTerong (Solanummelongena,) Varitas Antaboga 1
  4. Upaya Peningkatan Kuantitas Daun Murbei (Morusalba) Dengan Macam Pupuk Nitrogen Dan Tinggi Pemangkasan
  5. Pemberdayaan Kelompok Tani Melalui Pasar Lelang Sebagai Solusi Mewujudkan Kedinamisan Kesejahteraan Petani
  6. Pengaruh Macam Lanjaran Dan Mulsa Pada Hasil Mentimun Var. Oris (Cucumis sativus, L.)
  7. Respon Macam Pupuk Organik Dan Macam Mulsa TerhadapHasil Tanaman Sawi Caisim (Brassica juncea, L.) Tosakan
  8. Pengaruh Waktu Pemupukan Phonska Dan Jumlah Buah Per Tanaman Terhadap Hasil Tanaman Melon (Cucumismelo,) Var. Glamour

Jurnal Ilmu Pertanian Tropika dan Subtropika memiliki susunan dewan redaksi sebagai berikut penanggung jawab Ir. Gembong Haryono, M.P., Ketua dewan redaksi Dr. Agus Suprapto, S.P., M.P.,  anggota dewan redaksi Ir. Murti Astiningrum, M.P., Ir.Historiawati, M.P., Ir.Yulia Eko Susilowati, M.P., Ir.Hadi Rianto, M.Sc., Ir.Tujiyanta, M.P., Ir.Rahayu Sarwitri, M.P., redaksi ahli yaitu Prof. Ir. Ali Munawar, Ph.D., mitra bestari yaitu Dr. Ir. Zaenal Arifin, M.S. dan sekretaris redaksi Agus Mujiaman, Hony Kharisma Sejati, S.P. dan Agung Sudi Herminto. Lounching Jurnal Vigor Vol.1 ini diharapkan mampu menjadi awal yang baik bagi publikasi ilmiah di Fakultas Pertanian Universitas Tidar. (Hks/Ahm/Mrl)

INFORMASI SNMPTN 2017

Informasi SNMPTN 2017 Klik disini…..

BEM FAKULTAS PERTANIAN DAN HIMAGRO UNTIDAR RESMI MILIKI PEMIMPIN BARU

Magelang – Euforia Pemilihan Ketua BEM dan Ketua HMJ menggelora seiring digelarnya PEMIRA di lingkungan Universitas Tidar. Pemilihan ketua organisasi mahasiswa dilaksanakan hampir bersamaan di seluruh progam studi maupun fakultas di Universitas Tidar. Euforia tersebut sangat terasa di Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian. Ketua panitia PEMIRA Fakultas Pertanian, Ganisya Bayu Rahman Sulaksana menyatakan bahwa PEMIRA Fakultas Pertanian diikuti oleh 4 calon ketua, yaitu 2 calon ketua BEM Fakultas Pertanian serta 2 Calon Ketua HIMAGRO. Calon ketua BEM Fakultas Pertanian yaitu Sigit Prasetya dan Muhammad Cahyo Purnomo, keduanya merupakan mahasiswa Fakultas Pertanian semester 5. Sementara itu, Himagro juga mempunyai 2 calon ketua umum, yaitu Putri Cahya Anggraini dan Taufik Hidayat yang merupakan mahasiswa semester 3 Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian.

Pemilihan ketua organisasi mahasiswa di Fakultas Pertanian diikuti oleh seluruh mahasiswa aktif Fakultas Pertanian. Panitia PEMIRA Faperta mengadakan pemungutan suara pada hari kamis, tanggal 12 Januari 2017 pukul 07.00- 13.00 WIB, Proses pemilihan dilakukan dengan cara mencoblos surat suara yang telah disiapkan oleh panitia. Selanjutnya pada pukul 14.00 WIB dilakukan perhitungan surat suara, perhitungan tersebut dihadiri oleh calon ketua BEM, Himagro, panitia serta perwakilan mahasiswa. Dalam perhitungan tersebut Muhamad Cahyo Purnomo berhasil meraih suara terbanyak dan berhak menjadi Ketua BEM Fakultas Pertanian periode 2017. Sementara itu, Taufik Hidayat berhasil mengungguli perolehan suara dan berhak menjadi ketua Himagro Untidar 2017.

IMG_20170112_093417

Gb. Ketua Himagro periode 2016 memberikan suara dalam pemilihan BEMFP dan Himagro 2017

IMG_20170112_082915

Gb. Ketua BEMFP  periode 2016 memberikan suara dalam pemilihan BEMFP dan Himagro 2017

IMG_20170112_115000

IMG_20170112_114847

Gb. Mahasiswa Fakultas Pertanian saat proses pemilihan Ketua BEMFP dan Himagro 2017

Taufik Hidayat Ketua Himagro Untidar 2017 menyatakan bahwa dirinya siap untuk mengemban tugas sebagai Ketua Himpunan Mahasiswa Agroteknologi Universitas Tidar. Taufik menambahkan bahwa saat ini saya telah menyiapkan sejumlah program awal untuk kemajuan Himagro, program tersebut di antaranya pemagangan mahasiswa semester 1, recruitmen, seleksi pengurus serta Training Organisasi Profesi Mahasiswa (TOPMA). Selain itu, Taufik menyatakan dirinya siap untuk bekerja sama dengan sejumlah pihak baik dengan BEM, Fakultas, Universitas maupun pihak-pihak lain demi kemajuan Himagro Untidar.

Pada kesempatan yang sama Muhammad Cahyo Purnomo ketua BEMFP terpilih mengatakan bahwa dalam waktu dekat BEM FP akan mengadakan open recruitment sehingga akan tersusun kepengurusan sesuai yang diharapkan. Selain itu, BEM FP akan lebih fokus dalam  bidang akademik maupun non akademik sehingga dapat mendongkrak prestasi mahasiswa Fakultas Pertanian baik tingkat universitas maupun tingkat nasional.

Berikut profil singkat Ketua BEM Fakultas Pertanian dan Ketua Himpunan Mahasiswa Agroteknologi  Untidar 2017

  1. Profil Ketua BEM Fakultas Pertanian Periode 2017

IMG_20170109_131701

Nama Muhammad Cahyo Purnomo
Semester 5 (lima)
Fakultas Pertanian
Pengalaman Organisasi :

 

· Kadiv. Budaya dan Seni Himagro Untidar 2015

· Kadiv.  Budaya dan Seni BEM Fakultas Pertanian 2016

· Kadiv. Kewirausahaan Bidang Akademik BEM-KM Universitas Tidar 2016

Prestasi · Lolos PMW Untidar 2015

· Lolos PKM-K Dikti 2015

Visi Memajukan mahasiswa Fakultas Pertanian dalam organisasi maupun kemahasiswaan, serta meningkatkan prestasi akademik dan non akademik.

 

2. Profil Ketua HIMAGRO UNTIDAR Periode 2017

1482843678982-min

Nama Taufik Hidayat
Semester 3 (tiga)
Jurusan Agroteknologi
Pengalaman Organisasi :

 

· Staff SDM Himagro Untidar 2016

· Ketua Karangtaruna

· Ketua Stand up Comedy Untidar 2016- Sekarang

Visi Meningkatkan kualitas himpunan mahasiswa jurusan Agroteknologi Untidar untuk lebih aktif, menjunjung semangat kekeluargaan dan dapat sebagai wadah aspirasi bagi mahasiswa Program Studi Agroteknologi Untidar.

Selamat bertugas bagi ketua organisasi mahasiswa Fakultas Pertanian terpilih, mari bersama-sama memajukan Fakultas Pertanian Universitas Tidar. (Ahm/Mrl)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

PROGRAM STUDI AGROTEKNOLOGI FAKULTAS PERTANIAN SIAP CETAK MAHASISWA MENJADI PENELITI DI BIDANG BUDIDAYA TANAMAN

Magelang – Fakultas Pertanian Universitas Tidar selalu mendorong dosen maupun mahasiswanya untuk dapat menjadi peneliti  di bidang pertanian.  Visi Fakultas Pertanian  yang unggul dalam meluluskan sarjana pertanian yang berbasis kewirausahaan, serta Point ke 2 misi Fakultas Pertanian untuk melaksanakan pengkajian dan penelitian dibidang Pertanian menjadi dasar untuk dapat menciptkan inovasi dibidang budidaya tanaman. Selain penelitian dosen yang telah dilakukan setiap tahun, program studi Agroteknologi juga mewajibkan mahasiswa untuk melaksanakan penelitian di bidang budidaya tanaman sebagai tugas akhir atau skripsi.

Penelitian tersebut dapat dilaksanakan oleh mahasiswa jika telah menempuh 100 sks. Penelitian Mahasiswa dikoordinir oleh komisi sarjana Fakultas Pertanian yang terdiri dari Dekan, Wakil Dekan Bagian Akademik dan Kemahasiswaan, Ketua Jurusan, Sekretaris jurusan serta dosen mata kuliah bahasa Inggris. Komisi sarjana fakultas mengkoordinir mulai dari pengajuan judul, penentuan pembimbing, serta penentuan penguji.

Diharapkan dengan penelitian mahasiswa dapat menganalisis lingkungan pertanian, sehingga  hasil panen/produksinya maksimal. Fasokha Nurbaiti mahasiswa semester 7 Fakultas Pertanian mengatakan bahwa penelitian merupakan sarana untuk dapat meningkatkan kemampuan dalam menganalisis lingkungan, sehingga kita dapat mengetahui perlakuan penanaman apa yang dapat memberikan hasil optimal.

IMG_20170106_164942-min

Gb. Penelitian pengaruh jarak tanam dan macam mulsa pada hasil tanaman kedelai 

Berkaitan dengan hal tersebut Arif rifai mahasiswa yang baru melaksanakan penelitian, mengatakan penelitian yang dia laksanakan tentang  tanaman strowberry, dalam penelitian ini arif ingin mengetahui pertumbuhan serta hasil yang terbaik pada perlakuan macam media serta pemberian urin kelinci terhadap tanaman strowberry. (Ahm/Mrl)

P61025-093801(1)

P61025-093735

Gb. Penelitian pengaruh macam media dan pemberian urine kelinci terhadap pertumbuhan tanaman strowberry