Himagro Untidar Sukses Menggelar Agroschooling 2019

Magelang – HIMAGRO UNTIDAR baru baru ini sukses menyelenggarakan Agroschooling, tahun ini Himagro mengusung tema “Sinau Bareng Tani” yang diselenggarakan pada 04-06 November 2019 di Dusun Dukuh Desa Sumberejo Kecamatan Ngablak Kabupaten Magelang. Adapun Rangkaian acara Agroschooling kali ini adalah  Belajar Dunia Pertanian Bersama Petani Secara Langsung untuk Mahasiswa. Acara ini dipandu oleh Khabibatuzzakiyah dan Nurul Diah Rahmawati keduanya merupakan mahasiswa semester 3 dan 5  program studi Agroteknologi. Pembukaan acara dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Setelah itu, dilanjutkan dengan sambutan dari ketua pelaksana Agroschooling 2019 Ganesha Ucha Faradhita mahasiswa semester 3 program studi Agroteknologi Fakultas Pertanian, dilanjut dengan sambutan dari ketua HIMAGRO UNTIDAR kabinet Helianthus annuus Widianto Wahyu Nugroho  dan terakhir sambutan dari Bapak Siyono selaku ketua kelompok tani di Dusun Dukuh Desa Sumberejo Kecamatan Ngablak Kabupaten Magelang.

Pada hari kedua, peserta mengikuti kegiatan petani yang ditempatinya dari kegiatan sehari-hari sampai kegiatan yang berhubungan dengan pertanian. Sebagian besar peserta ke lahan untuk ikut mengolah tanah, mencabut sisa-sisa pertanian dan panen. Selanjunya pada sore hari dan malamnya, peserta dipersilahkan untuk memaparkan apa saja yang dilakukannya sejak pagi serta memberikan kesan dan pesannya mengenai Agroschooling kali ini, acara ini dipandu oleh Owen Distyan Pusponegoro dan Fahni Mulya mahasiswa semester 3 program studi Agroteknologi. Kegiatan terakhir ada game yang dipandu oleh Rosita Sabila mahasiswa semester 3 program studi Agroteknologi. Setelah itu, para peserta kembali kerumah petani untuk istirahat dan menyiapkan dirinya untuk acara esok hari.

Gambar 1. Praktik sambung pucuk tanaman kentang

Pada Minggu pagi para peserta dan panitia melakukan senam pagi, seminar dengan tema Pertanian Organik yang disampaikan oleh Bapak Eka Manunggal dari Mutiara Organik. Materi yang disampaikan berupa budidaya tanaman secara organik dimulai dari pengolahan tanah, penyemaian, penanaman, pengairan, perawatan dan pasca panen. Pascapanen yang dilakukan berupa pencucian, penyortiran, pengemasan, pemasaran, dan masalah pembayaran. Acara berikutnya adalah penyampaian materi dan pelatihan sambung pucuk oleh Bapak Siyono dari Ngesti Subur. Bapak Siyono menjelaskan alasan dari dilakukannya sambung pucuk untuk tanaman kentang di Ngablak ini karena tanaman kentang membutuhkan biaya yang sangat banyak untuk budidayanya, memiliki resiko kegagalan yang besar juga dalam bibit, cuaca, dan rawan terhadap penyakit, dan membutuhkan pestisida dalam jumlah yang banyak. Sehingga membutuhkan modal yang besar untuk itu semua, maka dari itu munculah inovasi sambung pucuk untuk tanaman kentang untuk meminimalisir segala kerugian dan mendapatkan keuntungan. Setelah semua rangkaian acara terselesaikan, acara ditutup dan diakhiri dengan foto bersama. (Himagro/Ahm, 2019)

AGROTECH DELIGHT 2019

Agrotech delight merupakan kegiatan internal akhir kepengurusan HIMAGRO sebagai karya dari mahasiswa Agroteknologi UNTIDAR. Dikemas dalam bentuk event tahunan skala regional dengan mengangkat tema “Agropreneur Muda”, Semangat Jiwa Muda Mengembangkan Pertanian Indonesia”. Agrotech delight memiliki beberapa rangkaian acara yaitu Lomba essay, Diskusi Publik, dan Pelatihan Budidaya Hidroponik. Lomba essay telah dilaksanakan dari Senin 07 Oktober sampai Minggu 20 Oktober 2019 dengan tema inovasi pertanian masa kini dengan peserta berasal dari mahasiswa aktif agroteknologi. Lomba essay ini diikuti oleh 15 peserta dari program studi agroteknologi. Setelah proses pengumpulan, essay dilanjutkan dengan penilaian dari juri yang telah ditentukan oleh panitia. Juri dari lomba ini merupakan dosen Fakultas Pertanian Universitas Tidar. Pengumuman lomba essay  sendiri dilakukan saat rangkaian acara agrotech delight.

Gambar 1 : Diskusi Publik dengan tema Agropreneur Muda, Semangat Jiwa Muda Mengembangkan Pertanian Indonesia

Diskusi publik juga merupakan salah satu rangkaian dari agrotech delight 2019 diadakan pada Sabtu, 26 Oktober 2019 di Balai Kelurahan Kramat Selatan. Diskusi publik ini mengangkat tema utama yaitu Agropreneur Muda, Semangat Jiwa Muda Mengembangkan Pertanian Indonesia. Narasumber dalam acara diskusi publik ini adalah berasal dari Bale Hidroponik dari Salatiga yaitu, Aditya Sustika dan nasasumber kedua berasal dari SOM (Sayur Organik Merbabu) yaitu, Sofyan Adi Cahyono. Acara diskusi public ini dipandu oleh Rifqi Ubaidillah dari Agroteknologi semester 7 dan Khoiriyasih dari Agroteknologi semester 5. Acara dimulai dengan sambutan Ketua pelaksana yaitu Ichsan Nur Muhammad mahasiswa Agroteknologi semester 3 dan Widianto Wahyu Nugroho mahasiswa Agroteknologi semester 5 selaku Ketua Umum HIMAGRO yang menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada peserta yang telah bersedia meluangkan waktunya untuk mengikuti serangkaian acara Agrotech Delight 2019.

Bale hidroponik merupakan materi pertama yang disampaikan dalam diskusi public agrotech delight 2019 ini, yang disampaikan oleh Aditya Sustika dengan dibantu oleh seorang moderator dari mahasiswa semester 5 program studi Agroteknologi Fakultas Pertanian yaitu Mahdalina. Materi yang disampaikan oleh bale hidroponik berupa, produk, instalasi, dan edukasi yang berada di bale hidroponik. Selain itu, bale hidroponik juga membahas mengenai masalah masalah petani, terutama masalah tentang minat para generasi muda yang enggan menjadi petani dalam berwirausaha baik secara internal maupun eksternal. Bale hidroponik ini juga memberikan motivasi dan semangat kepada generasi muda untuk tidak takut dan merasa tertinggal jaman jika menjadi seorang petani. Terutama dalam hal apa saja yang harus dipersiapkan untuk menjadi seorang wirausahawan yang dapat bersaing diluar. Acara dilanjut dengan penampilan seni dari tari Consuela yang dibawakan oleh Anisa Damayanti dan Linda mahasiswa dari semester 7 program studi Agroteknologi. Tari yang dilakukan merupakan tari Genjring yang berasal dari Sunda yang menggambarkan tentang keceriaan anak anak yang ekspresif.

Materi selanjutnya yaitu, materi yang berasal dari SOM (Sayur Organik Merbabu) yang disampaikan oleh Sofyan Adi Cahyono dengan dibantu oleh seorang moderator yaitu mahasiswa dari semester 7 program studi Agroteknologi Fakultas Pertanian yaitu, Vatjar Jinanto. Pada materi kali ini, topik yang dibahas juga masih dalam bidang pertanian yaitu, berupa pentingnya bertani dengan sistem organik untuk menghindari terjadinya keracunan diri sendiri atau lingkungan, serta cara pemasaran yang dilakukan oleh pihak SOM untuk menjual hasil panennya. Sedangkan untuk eksternalnnya SOM membahas mengenai petani milenial yang kekinian dan tetap eksis, alasan-alasan yang perlu dipertimbangkan untuk menjadi seorang petani, tantangan yang berada dibidang pertanian.

Gambar 2 : Penampilan yang dibawakan oleh akustik bengkel seni Universitas Tidar dan ANSCI Band

Acara dilanjutkan dengan penampilan akustik dari Bengkel Seni Universitas Tidar yang menyanyikan beberapa lagu. Setelah istirahat untuk sholat dan makan, acara dilanjutkan dengan penampilan dari ANSCI Band yang menyanyikan beberapa lagu hitnya. Acara selanjutnya adalah pengumuman pemenang lomba essay yang disampaikan oleh Desie Laeliyah dan Heni Hardini mahasiswa Agroteknologi semester 3. Pemenang lomba essay ini terdiri dari tiga orang mahasiswa agroteknologi. Juara satu diraih oleh Ana Lukman Hudin dari Agroteknologi semester 7 dengan score 166.2, untuk juara dua diraih oleh Kharisma Dian Nurani dari Agroteknologi semester 5 dengan score 164.9, dan untuk juara tiga diraih oleh Berliana Febty Nur Umaya dari Agroteknologi semester 5 dengan score 163.3.

Gambar 3 : Ketua Umum Himagro Universitas Tidar memberikan penghargaan kepada para pemenang Himagro Award

Acara puncak dari diskusi publik ini adalah pengumuman Himagro Awards yang dipandu oleh Fathan Mubarok dan Tantri Dwi Artiwi mahasiswa Agroteknologi semester 3 selaku MC. Dalam Himagro Award 2019 ini terdiri dari beberapa nominasi yaitu,  terfashionable, Terhumble, Terinspiratif, terintelektual. Untuk pemenang dari setiap nominasi ini adalah terfashionable dimenangkan oleh Ananda Dwika, tergokil dimenangkan Cucun Yuningsih, Terhumble oleh Ibnu Syifa, Terinspiratif oleh Chika Kurnia, dan untuk terintelektual dimenangkan oleh Lia Fauziah.

Gambar 4 : Pelatihan Hidroponik di Pondok Pesantren Selamat, Kabupaten Magelang Jawa Tengah

Rangkaian acara  Agrotech Delight 2019 yang selanjutnya adalah Pelatihan Hidroponik yang dilakukan di Pondok Pesantren Selamet, Magelang Jawa Tengah. Pelatihan hidroponik ini bertujuan untuk memberi penjelasan  mengenai budidaya hidroponik. Acara ini dipandu oleh Fahni Mulya Paradita dan Ganesha Ucha Faradhita. Acara pertama  yaitu pembukaan serta sambutan dari Ketua pelaksana yaitu Ichsan Nur Muhammad mahasiswa dan Widianto Wahyu Nugroho selaku Ketua Umum HIMAGRO yang mengucapkan terimakasih kepada pihak pondok pesantren yang telah mengizinkan untuk mengadakan pelatihan hidroponik disana. Selanjutnya sambutan dari pihak pondok pesantren yang disampaikan langsung oleh penanggungjawab pondok. Acara selanjutnya adalah materi mengenai hidroponik yang disampaikan oleh saudara Budi dari Indmira YOGYAKARTA yang menjelaskan mengenai sistem budidaya secara hidroponik, keuntungannya, dan hal-hal yang perlu dipersiapkan dalam budidaya secara hidroponik. Selain itu,  Budi juga menerangkan mengenai perjalanannya dalam melakukan budidaya secara hidroponik yang telah melalui beberapa tahun yang pahit dimana mengalami kegagalan dalam budidaya dan panen.  Sampai akhirnya sekarang telah mempunyai beberapa produk dan pasar sendiri. (Himagro, Ahm)

HIMAGRO UNTIDAR SELENGGARAKAN AGROPHORIA (Agrotechnology Euphoria) 2019

Sabtu, 21 September 2019 Himpunan Mahasiswa Agroteknologi (HIMAGRO) telah melaksanakan sebuah acara yaitu, AGROPHORIA (Agrotechnology Euphoria) yang dikhususkan untuk mahasiswa baru angkatan 2019 dengan tujuan kegiatan untuk mengakrabkan sesama mahasiswa baru angkatan 2019. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk memperkenalkan lebih dalam mengenai alur perkuliahan Program Studi Agroteknologi. Dengan bentuk dari kegiatan ini meliputi diskusi dua arah antara pemateri dan peserta mengenai kurikulum yang ada di Program Studi Agroteknologi dengan pemateri dari Bapak Esna Dilli Novianto, materi pengenalan pertanian dari Dinas Pertanian yaitu Bapak Sam Wahyono, materi mengenai bidang kompetisi akademik dan non akademik dengan pemateri Annisa Rizmayanti (LKTI), Mahdalina Mursilati (PKM), dan Ibnu Syifa, Fakih Yusuf, Fitriana, dan Anis (Futsal),  materi dan pelatihan budidaya hidroponik yang disampaikan oleh Hari Sovia Aswar, pengenalan seluk beluk HIMAGRO UNTIDAR yang disampaikan oleh Widianto Wahyu Nugroho dan FKK HIMAGRI oleh Alsy Riza Setiawan serta dilengkapi kegiatan persaudaraan yang dikemas dalam bentuk pentas seni minat dan bakat mahasiswa baru Agroteknologi tahun 2019. Salah satu bidang keprofesian yang diangkat oleh HIMAGRO UNTIDAR yaitu bidang budidaya tanaman. Oleh sebab itu kali ini, materi dan pelatihan yang akan disampaikan adalah Budidaya Tanaman Sistem Hidroponik.

Acara yang pertama adalah pembukaan yang dipandu oleh Aris Zaki Fuaddari Program Studi S1 Agroteknologi angkatan 2017 dan Mita Nurjanah dari Program Studi S1 Agroteknologi angkatan 2018 selaku MC Agrophoria 2019, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya yang dipandu oleh Tantri Dwi Artiwi selaku pengurus HIMAGRO 2019.

Sambutan Ketua Himpunan Mahasiswa Agroteknologi

Acara kedua adalah sambutan dari ketua pelaksana Agrophoria 2019 yaitu, Fiki Sa’adiati, sambutan berisi ucapan terimakasih kepada panitia yang telah membantu jalannya acara dan peserta yang telah bersedia hadir untuk mengikuti acara Agrophoria 2019, juga berisi tentang jumlah peserta yang hadir pada hari itu sebanyak 95 orang dari 102 jumlah mahasiswa baru Agroteknologi 2019 dan panitia sebanyak 41 orang, dilanjut dengan sambutan dari ketua HIMAGRO 2019 yaitu, Widianto Wahyu Nugroho yang menyambut kehadiran mahasiswa baru Agroteknologi 2019 dan selamat bergabung kedalam keluarga besar mahasiswa Agroteknologi, sekaligus membuka acara Agrophoria 2019.

Acara selanjutnya merupakan materi pertama mengenai kurikulum yang disampaikan oleh Bapak Esna Dilli Novianto selaku koordinator program studi agroteknologi. Hal-hal yang dibahas dalam materi ini yaitu, kurikulum yang sedang berjalan saat ini akan berlaku sampai 2020. Disini juga dipaparkan mengenai bagaimana cara mengelola atau memilih jumlah sks setiap semesternya supaya tidak tertinggal dan dapat wisuda tepat waktu, strategi lulus tepat waktu selama 4 tahun, tentang jumlah sks yang harus diambil selama kuliah antara mata kuliah wajib dan pilihan, dan tentang jumlah sks yang bisa diambil sesuai dengan IP yang telah didapatkan oleh masing-masing mahasiswa.

Materi kedua mengenai pengenalan pertanian yang disampaikan oleh Bapak Sam Wahyono dari Dinas Pertanian Kota Magelang dengan dimoderatori oleh Fahni Mulya Pradita selaku pengurus HIMAGRO 2019 . Materi yang disampaikan berupa Budidaya Tanaman Perdu dan luas lahan pertanian di Kota Magelang yang semakin lama semakin berkurang juga membahas mengenai solusi dari berkurangnya lahan tesebut.

Pengampaian materi tentang budidaya tanaman secara hidroponik

Materi ketiga tentang Hidroponik yang disampaikan oleh Hari Sovia Aswar selaku pemateri dengan dimoderatori oleh Fahni Mulya Pradita selaku pengurus HIMAGRO 2019. Hal yang disampaikan yaitu, macam-macam media tanam dimana hidroponik sendiri merupakan teknologi budidaya tanpa menggunakan tanah sebagai tempat tumbuh dan hidup, selanjutnya mengenai nutrisi yang digunakan dalam budidaya hidroponik yaitu AB MIX dan cara pemakaiannya. Materi ini juga disertai dengan praktik mengenai budidaya hidroponik dari penanaman benih menggunakan rockwool dan penanaman bibit menggunakan netpot.

Pengenalan FKK Himagri kepada Mahasiswa baru Agroteknologi 2019

Materi keempat mengenai pengenalan HIMAGRO UNTIDAR dan FKK HIMAGRI yang disampaikan oleh Widianto Wahyu Nugroho selaku ketua umum HIMAGRO UNTIDAR yang memaparkan mengenai arti dari lambang HIMAGRO, tugas-tugas dan anggota dari setiap departement  dan Alsy Riza Setiawan selaku koordinator wilayah III FKK HIMAGRI yang memaparkan mengenai FKK HIMAGRI dari mulai sejarah, pembagian wilayah, susunan kepengurusan dan tugas-tugasnya.

Pengenalan materi tentang Karya Tulis Ilmiah oleh Mahasiswa Berprestasi

Pengenalan Unit Kegiatan Futsal di  Prodi Agroteknologi

Materi kelima mengenai pengenalan kegiatan akademik dan non akademik yang dimulai dengan pemaparan mengenai karya tulis ilmiah yang disampaikan oleh Annisa Rizmayanti yang berisi tentang susunan penulisan dalam karya tulis ilmiah. Selanjutnya materi mengenai PKM yang disampaikan oleh Mahdalina Mursilati yang berupa, jenis PKM dan penjelasannya, alur kegiatan PKM, dan sharing mengenai kegiatan PIMNAS 32 UNIVERSITAS UDAYANA BALI 2019. Untuk yang terakhir adalah pemaparan mengenai futsal dari agroteknologi yaitu Farmer Futsal Club dan Apa Futsal Club yang disampaikan oleh Ibnu Syifa, Fakih Yusuf, Fitriana Khomsah, dan Anis Vera.

Acara selanjutnya adalah pentas seni dari mahasiswa baru Agroteknologi 2019 dengan menampilkan beberapa kelompok untuk berkreasi dan menghibur semua peserta Agrophoria 2019. Acara yang terakhir adalah penutupan yang dipandu oleh MC. Widianto Wahyu Nugroho selaku Ketua Umum HIMAGRO UNTIDAR berharap semoga dengan diadakannya acara Agrophoria ini, mahasiswa baru Agroteknologi 2019 dapat mengenal Pertanian secara umum, memahami kurikulum yang sedang berjalan di Fakultas Pertanian, dan dapat mengaplikasikan budidaya hidroponik. ( Himagro, 2019)

HIMAGRO UNTIDAR GELAR PELATIHAN HIDROPONIK UNTUK MASYARAKAT

Magelang – Minggu (7/10) Himpunan Mahasiswa Agroteknologi Universitas Tidar (HIMAGRO UNTIDAR) kabinet Cocos nucifera mengadakan kegiatan pelatihan hidroponik bersama warga RW 07 Dumpoh, Kelurahan Potrobangsan, Kecamatan Magelang Utara, Kota Magelang. Pelatihan tersebut merupakan salah satu bentuk nyata HIMAGRO UNTIDAR dalam mengamalkan Tri Dharma yang ketiga, yaitu pengabdian masyarakat. Pelatihan tersebut mengundang narasumber Budi Haryono, S. Si. dari PT. Indmira dengan dipandu moderator Nurul Delphi Anjani. Acara tersebut diawali dengan sambutan ketua panitia, sambutan ketua umum HIMAGRO UNTIDAR, ketua RW Dumpoh dan sambutan serta pembukaan oleh Pembina Organisasi Mahasiswa Fakultas Pertanian, Adhi Surya Perdana S.P., M. Sc. Kemudian acara dilanjutkan dengan materi, praktek budidaya hidroponik dan sesi tanya jawab.

Gambar 1. Pelatihan Hidroponik Kepada Masyarakat sebagai solusi budidaya pertanian dengan lahan terbatas 

Dalam materinya Budi Haryono, S. Si. menjelaskan hidroponik secara umum, sistem-sistem yang digunakan, peralatan, penyemaian, perawatan, keunggulan hidroponik dan nutrisi yang digunakan. Kemudian acara dilanjutkan dengan pelatihan budidaya hidroponik, dari pelarutan nutrisi, pencampuran, penyiapan tempat, pengisian  media tanam dan penanaman bibit.

Gambar 2. Penanaman bibit kangkung secara hidroponik oleh peserta pelatihan 

Pelatihan hidroponik tersebut merupakan rangkaian acara Agrotech Delight yang merupakan program unggulan Himagro Untidar. Agrotech Delight merupakan kegiatan HIMAGRO UNTIDAR sebagai mahakarya dari mahasiswa Agroteknologi UNTIDAR dengan mengangkat tema “Potensi Hasil Usaha Tani Hidroponik sebagai Budidaya Pertanian Terpadu dan Berkelanjutan”. Pelatihan hidroponik tersebut menerapkan sistem hidroponik rakit apung untuk skala rumah. Pelatihan tersebut mengangkat sistem bertanam dengan hidroponik karena hidroponik dianggap memiliki beberapa keunggulan dibandingkan dengan pertanian model konvensional. Untuk daerah perkotaan, hidroponik dirasa cocok diterapkan karena lebih hemat tempat dan tidak perlu perawatan rutin, hanya perlu menambahkan nutrisi. Saifurrohman selaku ketua panitia berharap dari adanya kegiatan pelatihan hidroponik untuk warga dapat diterapkan oleh masyarakat kota dengan mobilitas yang tinggi, dapat mencukupi kebutuhan sayuran sehat secara mandiri untuk skala rumah dan dapat menjadi ide usaha. (Himagro/Ahm)

Peringati Hari Tani, HIMAGRO UNTIDAR Selenggarakan Agroschooling

Dalam rangka memperingati Hari Tani Nasional, Himpunan Mahasiswa Agroteknologi Universitas Tidar (HIMAGRO UNTIDAR) melaksanakan kegiatan Agroschooling. Agroschooling merupakan salah satu program kerja HIMAGRO UNTIDAR yang bertujuan untuk mengedukasi mahasiswa agar lebih peduli terhadap masalah sosial ekonomi yang dihadapi petani. Kegiatan ini berlangsung pada 28-30 September 2018  di Dusun Bandungrejo, Desa Bandungrejo, Kecamatan Ngablak, Kabupaten Magelang. Dipilihnya lokasi tersebut karena mayoritas masyarakatnya berprofesi sebagai petani. Bandungrejo memiliki dua kelompok tani, yaitu kelompok tani tua yang diketuai oleh Taryono dan kelompok tani muda yang diketuai oleh Widodo.

Gambar 1. Pelatihan pembuatan pupuk organik cair yang diikuti oleh seluruh peserta agroschooling

Peringatan hari tani meliputi live in dan schooling. Dalam kegiatan live in, mahasiswa peserta tinggal bersama petani untuk belajar dan mendalami kehidupan petani secara langsung. Live in berlangsung selama 3 hari 2 malam. Schooling merupakan kegiatan pembelajaran dalam ruangan berupa materi, diskusi dan pelatihan pembuatan pupuk organik cair. Agroschooling pada kali pertama ini mengangkat tema “Pengajaran Dunia Pertanian di Masyarakat untuk Mahasiswa”.

Gambar 2. Kegiatan Mahasiswa bersama petani 

Peserta kegiatan Agroschooling meliputi mahasiswa Universitas Tidar baik mahasiswa program studi Agroteknologi maupun program studi lainnya. Kegiatan yang diikuti oleh 60 mahasiswa tersebut memberikan pengalaman berinteraksi bersama petani dimana peserta menginap dan berkesempatan mengikuti kegiatan petani saat di lahan. Peserta terbagi menjadi 22 kelompok, di mana setiap kelompok terdiri dari tiga orang. Kegiatan tersebut melibatkan 30 petani yang tergabung dalam gabungan kelompok tani muda.

Gambar 3. Peserta melakukan pemanenan tomat disalah satu petani Bandungrejo

Widianto Wahyu Nugroho selaku ketua panitia berharap Agroschooling dapat menumbuhkan kepedulian mahasiswa sehingga mereka dapat menganalisis masalah pertanian, memiliki wawasan tentang bertani dan terjalin kerjasama antara petani dengan mahasiswa. Taryono selaku kepala dusun sekaligus ketua gapoktan (gabungan kelompok tani), berharap dari adanya kegiatan  peringatan hari tani dapat memberikan perubahan yang lebih baik dari petani di Dusun Bandungrejo maupun mahasiswa Universitas Tidar khususnya Program Studi Agroteknologi. (HMJ/Ahm)

Sambut Mahasiswa Baru Agroteknologi, HIMAGRO UNTIDAR Selenggarakan Agrophoria

Magelang – Sabtu (8/9) Himpunan Mahasiswa Agroteknologi Universitas Tidar (HIMAGRO UNTIDAR) menyelanggarakan kegiatan AGROPHORIA (Agrotechnology Euphoria) 2018. AGROPHORIA merupakan kegiatan yang ditujukan khusus untuk mahasiswa baru program studi Agroteknologi angkatan 2018. Bentuk kegiatan AGROPHORIA meliputi diskusi panel, materi, pelatihan hidroponik, pengenalan seluk beluk HIMAGRO dan gelar potensi mahasiswa. Kegiatan tersebut berlangsung di Auditorium Universitas Tidar pukul 08.00-17.30.

Gambar 1. Penyampaian Materi Tentang Peraturan Akademik Program Studi Agroteknologi Oleh Ir. Yulia Eko Susilowati, M.P.

Materi pertama pada acara tersebut yaitu pengenalan sistem akademik program studi Agroteknologi yang disampaikan oleh Ir. Yulia Eko Susilowati, M.P. selaku kepala jurusan Agroteknologi. Pada materi tersebut dijelaskan sistem perkuliahan yang ada di Fakultas Pertanian, serta tata aturan perkuliahan program studi Agroteknologi, dan mata kuliah program studi Agroteknologi tahun ajaran 2018/2019. Materi kedua disampaikan oleh Siti Nurul Iftitah, S.P.,M.P., beliau merupakan dosen Teknologi Hidroponik dan Aeroponik di Fakultas Pertanian Universitas Tidar. Pada materi tersebut disampaikan tentang cara budidaya tanaman secara hidroponik. Pada materi tersebut dijelaskan tentang keuntungan menggunakan sistem budidaya hidroponik yaitu hidroponik sebagai solusi semakin berkurangnya lahan pertanian dan teknik bertanam menggunakan hidroponik. Pada hari yang sama peserta juga berkesempatan mempraktikkan langsung bagaimana mencampurkan nutrisi hidroponik, menyiapkan wadah untuk budidaya dan perawatan hidroponik.

Gambar 2. Penyampaian Materi Tentang Hidroponik Oleh Siti Nurul Iftitah, S.P., M.P.

Materi selanjutnya  mengenai Keprofesian dan Keorganisasian HIMAGRO yang disampaikan oleh Ketua Umum HIMAGRO, Vatjarjinanto. Pada materi tersebut dijelaskan mengenai organisasi sebagai salah satu sarana untuk mengembangkan bakat dan memperoleh ilmu di luar bangku perkuliahan. Materi tersebut juga berisi pengenalan HIMAGRO sebagai salah satu organisasi mahasiswa (ormawa) di bawah naungan Fakultas Pertanian. Acara dilanjutkan dengan gelar potensi mahasiswa yang menjadi ajang untuk menampilkan bakat mahasiswa baru. Pada sesi tersebut, setiap kelompok menampilkan pentas seni, diantaranya musikalisasi puisi, menyanyi, menari, teatrikal, dan perkusi.

Gambar 3. Penutupan acara Agrophoria 2018 di halaman Fakultas Pertanian Universitas Tidar

Epiliana selaku ketua panitia berharap kegiatan AGROPHORIA 2018 dapat menumbuhkan jiwa kekeluargaan dan solidaritas mahasiswa baru Agroteknologi serta dapat menumbuhkan  jiwa agropreneur melalui budidaya tanaman hidroponik. Selain itu  dengan adanya kegiatan ini dapat turut diperkenalkan dunia  akademik, keprofesian dan keorganisasian HIMAGRO kepada mahasiswa baru. (Himagro/Ahm)

HIMAGRO UNTIDAR MELAKUKAN KUNJUNGAN LAPANG di PT. INDMIRA DAN HMJ AGROTEKNOLOGI UPN VETERAN YOGYAKARTA

Yogyakarta – HIMAGRO UNTIDAR melaksanakan Kunjung Lapang di PT. Indmira Yogyakarta serta di Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Agroteknologi UPN Veteran Yogyakarta (25/8). Kunjung Lapang 2018 ini merupakan salah satu program kerja Departemen Hubungan Masyarakat HIMAGRO UNTIDAR. Kunjungan lapang ke HMJ UPN bertujuan untuk menjalin silahturahmi, komunikasi dan kerjasama antara HIMAGRO UNTIDAR dengan HMJ Agroteknologi UPN. Selain itu, kunjungan ini juga bertujuan untuk mengetahui serta menggali sistem keorganisasian dan keprofesian HMJ Agroteknologi UPN. Sementara itu, Kunjung lapang ke PT. INDMIRA bertujuan untuk mengenalkan dunia usaha kepada mahasiswa Agroteknologi sehingga mahasiswa dapat menimba ilmu untuk memperdalam pengetahuan  mengenai budidaya hidroponik dengan berbagai sistem dan teknologi yang modern.

Gambar 1. Kunjungan HIMAGRO UNTIDAR di HMJ Agroteknologi UPN Yogyakarta

Kunjung Lapang Himagro Untidar diikuti oleh 60 Mahasiswa yang terdiri dari 32 orang pengurus dan 25 orang anggota. Kunjungan pertama dilaksanakan di PT. Indmira Yogyakarta. PT Indmira merupakan salah satu perusahaan swasta yang bergerak di bidang konsultan pupuk dan produk pertanian yang berada di Yogyakarta. Pada kunjungan ini, peserta belajar tentang budidaya tanaman dengan sistem hidroponik, pelajaran tersebut meliputi  perawatan, pemberian nutrisi dan cara pemasarannya. Peserta berkesempatan melihat langsung budidaya hidroponik dan berkesempatan bertanya mengenai budidaya secara hidroponik.

Gambar 2. Kunjungan HIMAGRO UNTIDAR di lahan hidroponik PT. Indmira Yogyakarta

Sarah Firdausa Raintung, ketua panitia Kunjungan Himagro dalam keterangannya menyatakan bahwa dengan kegiatan kunjung lapang diharapkan Himagro Untidar dapat menjalin komunikasi dan kerjasama  dengan HMJ Agroteknologi UPN. Kerjasama dan komunikasi dengan HMJ Agroteknologi UPN dinilai sangat dibutuhkan untuk dapat meningkatkan kualitas program kerja serta kegiatan Himagro kedepan, hal ini dikarenakan dengan adanya kunjungan ini kedua Himpunan dapat saling berdiskusi dan bertukar pikiran. Selain itu, dengan berkunjung di PT. Indmira diharapkan dapat menambah pengetahuan mahasiswa pada dunia usaha khususnya dibidang pertanian.

Gambar 3. Forum Grup Discussion salah satu Departemen HIMAGRO UNTIDAR DAN HMJ Agroteknologi UPN

Kunjungan kedua dilaksanakan di UPN Veteran Yogyakarta dengan tujuan bertemu Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Agroteknologi. Dalam pertemuan ini turut diperkenalkan masing-masing pengurus dalam setiap departemen baik pada Himagro Untidar maupun HMJ UPN. Kemudian kegiatan dilanjutkan dengan forum grup discussion (FGD) tiap departemen di Himagro Untidar dan HMJ Agroteknologi UPN. Dalam FGD tersebut, masing-masing departemen dari kedua organisasi saling berdiskusi dan bertukar pikiran. Kunjungan di HMJ Agroteknologi UPN diakhiri dengan penyerahan cinderamata antar kedua himpunan.  (Himagro/Ahm)

OTADAMA FAKULTAS PERTANIAN 2018 SUKSES DIGELAR

Magelang – Orientasi Tidar Muda atau yang lebih dikenal Otadama merupakan kegiatan pengenalan lingkungan kampus serta pengenalan sistem pembelajaran yang ada di Universitas Tidar, termasuk di Fakultas Pertanian. Otadama di Fakultas Pertanian dilaksanakan pada tanggal 27 Agustus 2018 di Auditorium Universitas Tidar. Otadama ini diikuti oleh 242 mahasiswa baru dari Fakultas Pertanian dengan rincian 92 mahasiswa dari Prodi S1 Agroteknologi, 87 mahasiswa dari S1 Peternakan dan 75 mahasiswa dari S1 Akuakultur.

Acara Otadama Fakultas Pertanian 2018 turut dihadiri oleh perwakilan Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kota Magelang, Wakil Rektor III Universitas Tidar, Dekan Fakultas Pertanian, Dosen dan Tenaga Pendidikan serta Alumni Fakultas Pertanian Universitas Tidar. Otadama dibuka dengan pemukulan gong oleh Dekan Fakultas Pertanian, Ir. Gembong Haryono, M.P. yang kemudian dilanjutkan beberapa penyampaian beberapa materi tentang kewirausahaan, motivasi belajar serta koorganisasian oleh beberapa narasumber. Dalam sambutannya Dekan Fakultas Pertanian Ir. Gembong Haryono, M.P. menyampaikan bahwa saat ini Fakultas Pertanian memiliki tren positif dalam penerimaan mahasiswa baru. Peminat Fakultas Pertanian dari tahun ke tahun mengalami peningkatan yang sangat pesat, hal tersebut tentunya sangat membanggakan untuk sivitas akademika Fakultas Pertanian. Ir. Gembong Haryono, M.P. mengucapkan selamat datang dan selamat bergabung kepada seluruh mahassiswa baru di keluarga besar Fakultas Pertanian Universitas Tidar.

Gb 1. Sambutan Dekan Fakultas Pertanian Serta Pembukaan Otadama Fakultas Pertanian 2018

Mahasiswa baru Fakultas Pertanian turut diperkenalkan organisasi mahasiswa yang berada di lingkup Fakultas Pertanian, yaitu Dewan Perwakilan Mahasiswa Fakultas Pertanian (DPM-FP), Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Pertanian (BEM-FP), Himpunan Mahasiswa Agroteknologi (HIMAGRO) serta Himpunan Mahasiswa Prodi Peternakan (HIMAPROTER).

Kegiatan tersebut kemudian dilanjutkan dengan acara pengenalan Stand Program Kreatifitas Mahasiswa (PKM). Stand PKM ini memamerkan beberapa produk PKM mahasiswa Fakultas Pertanian yang lolos dan didanai oleh KEMENRISTEK DIKTI tahun 2018. Dalam kegiatan tersebut mahasiswa baru dapat berdiskusi secara langsung tentang PKM yang ada di perguruan tinggi.

Gb 2. Sambutan Ketua Panitia Otadama Fakultas Pertanian Fikri Haniful Anam

Fikri Haniful Anam selaku Ketua Panitia Otadama Fakultas Pertanian menyatakan bahwa secara keseluruhan acara otadama berjalan sukses dan lancar, apresiasi setinggi-tingginya saya ucapkan kepada seluruh jajaran panitia yang telah bekerja keras dalam mensukseskan acara ini. Tujuan diadakannya acara ini supaya mahasiswa baru dapat beradaptasi dengan lingkungan kampus, mempunyai jiwa solidaritas antar mahasiswa baru serta dapat mengenal keluarga besar Fakultas Pertanian, “tambah Fikri”. Selamat bergabung Mahasiswa Baru Fakultas Pertanian Universitas Tidar 2018, Semoga ini dapat menjadi langkah awal untuk menggapai cita-cita kalian.

FAKULTAS PERTANIAN, HIJAU BERJAYA. (BEM, Ahm)

BOSEN BERSAMA DIA “ BROWNIES BERBAHAN DASAR DAUN KERSEN BERKHASIAT MENURUNKAN DIABETES” INOVASI MAHASISWA FAKULTAS PERTANIAN

Magelang – Penderita diabetes di Indonesia saat ini masih tinggi, penyakit tersebut datang dengan berbagai penyebab, salah satunya adalah mengkonsumsi makanan dengan kadar gula yang relatif tinggi. Menurut KEMENKES RI (2014), estimasi terakhir IDF (International Diabetes Federation) pada tahun 2013 terdapat 382 juta orang di dunia yang menderita diabetes. Pada tahun 2035 jumlah tersebut diperkirakan akan meningkat menjadi 592 juta orang. Hal ini diperkirakan karena pola makan masyarakat yang tidak teratur dan mengandung gula cukup tinggi.

Latar belakang diatas menggerakkan Mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Tidar untuk berinovasi menciptakan makanan yang enak dan dapat mencegah serta menurunkan diabetes. Inovasi tersebut dituangkan dalam sebuah Program Kreatif Mahasiswa Kewirausahaan (PKM-K) yang lolos tahun 2018 ini.  Program Kreatif Mahasiswa ini di ketuai oleh Ovi Faelasofa Kusuma Dhea dengan anggota Anggi Majid, Budi Santoso dan Maulana Triandhani. Ovi Faela berharap dengan PKM ini masyarakat tidak hanya dapat menikmati brownies dengan rasa yang enak namun juga berkhasiat untuk menurunkan diabetes. Ovi menambahkan bahwa Brownies  yang kita buat ini bukan brownies  biasa, namun brownies  ini mempunyai bahan dasar daun kersen yang telah terbukti mempunyai kasiat untuk dapat menurunkan diabetes. Penelitian tentang daun kersen pernah dilakukan oleh Yuniar Puspita Arum (2010), hasil penelitian menunjukkan bahwa daun kersen mengandung senyawa flavonid sebagai anti bakteri yang berkasiat menurunkan diabetes.

Gambar : Stand Penjualan “Brownis Berbahan Dasar Daun Kersen Berkhasiat Menurunkan Diabetes”

Ayu Rahayu, S.Pt., M.Sc. Dosen Fakultas Pertanian sekaligus pembimbing PKM-K ini mengatakan bahwa “Bosen Bersama Dia” adalah singkatan dari brownies berbahan dasar daun kersen berkhasiat menurunkan diabetes. Istilah tersebut dibuat untuk dapat diingat oleh masyarakat sehingga akan lebih mempermudah menarik konsumen karena namanya yang menarik. Kegiatan PKM ini dilaksanakan setelah dinyatakan lolos pendanaan tahun 2017 oleh KEMENRISTEK DIKTI pada tanggal  9 Maret 2017 dengan lama kegiatan sampai 5 bulan. Produksi brownies ini dilaksanakan di Kelurahan Monowo Kecamatan Magelang Utara.

Ayu Rahayu, S.Pt. M.Sc. menambahkan sebelum dipasarkan oleh mahasiswa bimbingannya brownies langka ini diuji kandungan gulanya terlebih dahulu sehingga diperoleh produk yang benar-benar aman dikonsumsi oleh penderita diabetes. Pengujian dilakukan dengan metode experimental uji gula darah terhadap 2 sample berjenis kelamin laki-laki yang sehat. Sampel tersebut sebelumnya berpuasa terlebih dahulu, kemudian dilakukan uji kadar gula darah awal, selanjutnya kedua sempel tersebut memakan produk “Bosen Bersama Dia” dengan rentan waktu 3 jam. Berikut data uji sampel yang telah dilakukan.

Tabel :  Data Hasil Pengujian Kadar Gula Darah

No

Sampel Pengujian

Kadar Gula Awal

Kadar Gula Akhir

Selisih

1 Sampel A

98

92

6

2 Sampel B

101

91

10

Gambar : Pengujian gula darah pada salah satu sampel

Data pengujian diatas dapat disimpulkan bahwa produk olahan brownies “Bosen Bersama Dia” “Brownis Berbahan Dasar Daun Kersen Berkhasiat Menurunkan Diabetes” dapat menurunkan gula darah yaitu sebanyak 6 – 10 persen dari gula darah awal. Kesimpulan dalam mengkonsumsi brownies ini tidak dapat menyembuhkan diabetes secara total akan tetapi dapat menurunkan diabetes jika dikonsumsi dengan benar. (Pkm/Ahm)

PIMPINAN FAKULTAS PERTANIAN RESMI LANTIK PENGURUS ORGANISASI MAHASISWA FAKULTAS PERTANIAN PERIODE 2018/2019

Magelang – Jumat (27/4) Organisasi Mahasiswa Fakultas Pertanian (ORMAWA) memiliki agenda besar yaitu pelantikan Pengurus Ormawa Fakultas Petanian periode 2018/2019. Acara tersebut meliputi pelantikan Ketua dan pengurus Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM), Ketua dan pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), ketua dan pengurus Himpunan Mahasiswa Agroteknologi (HIMAGRO), serta ketua dan pengurus Himpunan Mahasiswa Prodi Peternakan (HIMAPROTER). Pelantikan tersebut merupakan rangkaian acara reorganisasi pengurus Ormawa Fakultas Pertanian, yang sebelumnya telah dilakukan pemilihan ketua Ormawa secara langsung yang dilaksanakan pada bulan Februari 2018. Hasil pemilihan tersebut kemudian ditetapkan secara resmi oleh DPM Fakultas Pertanian 2018 selaku panitia utama Reorganiasasi Ormawa. Dengan adanya pelantikan tersebut maka Ormawa Fakultas Pertanian resmi bekerja untuk satu periode kedepan. Setelah pelantikan, diharapkan Ormawa dapat mengoptimalkan kinerja yang berorientasi pada partisipasi anggota serta meningkatkan koordinasi internal maupun eksternal dibandingkan dengan periode sebelumnya.

WhatsApp Image 2018-05-12 at 15.59.11

Gb. 1 Pengurus Organisasi mahasiswa Fakultas Pertanian 2018/2019

WhatsApp Image 2018-05-12 at 15.59.10

Gb. 2 Pengurus Ormawa 2017/2018, Pengurus Ormawa 2018/2019 Serta Pimpinan Fakultas Pertanian

Acara tersebut turut dihadiri oleh Dekan Fakultas Pertanian Ir. Gembong Haryono, M.P., Pembimbing Ormawa Adhi Surya Perdana, S.P., M.Sc. serta perwakilan dosen Fakultas Pertanian. Pengambilan sumpah janji Ormawa dipimpin langsung oleh Dekan Fakultas Pertanian Universitas Tidar. Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Pertanian menyatakan bahwa dalam menjalankan tugas diharapkan agar seluruh ketua dan pengurus dapat bertanggungjawab pada kewajibannya untuk 1 tahun kedepannya, sehinggga dapat lebih memajukan Mahasiswa Fakultas Pertanian. Dalam pelantikan tersebut ditetapkan Cahyo Dwi Laksono sebagai Ketua Dewan Perwakilan Mahasiswa, Amalia Sasanti sebagai ketua Badan Eksekutif Mahasiswa, Vatjarjinanto sebagai ketua Himpunan Mahasiswa Agroteknologi serta Aqil Adyatama sebagai ketua Himpunan Mahasiswa Program Studi Peternakan periode 2018/2019. (DPM, Ahm)