Bakti Lingkungan Dies Natalis Ke-43 UNTIDAR, Dekan Faperta dan Wakil Rektor Kompak: Kledung Research Park Milik Seluruh Fakultas

“Selamat datang di Kledung Research Park milik Universitas Tidar,” demikian sambutan Ir. Usman Siswanto, M.Sc., Ph.D selaku dekan Fakultas Pertanian Universitas Tidar kepada jajaran pimpinan universitas, dekan dan seluruh tamu undangan kegiatan bakti lingkungan. Kegiatan bakti lingkungan merupakan salah satu rangkaian acara Dies Natalis Ke-43 Universitas Tidar. Kegiatan ini dilaksanakan di Kledung Research Park, Desa Kewadungan Gunung, Kecamatan Kledung, Kabupaten Temanggung pada Rabu 15 Juni 2022.

Agenda dalam kegiatan bakti lingkungan ini adalah tour lapangan dan aerial memanfaatkan teknologi drone yang dimiliki universitas. Kegiatan dilanjutkan dengan  penanaman bibit tanaman di lahan tanam dan pelepasan ikan untuk keperluan restocking di kolam ikan Kledung Research Park. Bibit yang ditanam antara lain adalah 50 batang tanaman alpukat, 50 batang tanaman sukun, 100 batang tanaman kopi arabika dan 20 batang tanaman kemiri. Sementara itu, bibit ikan yang dilepas adalah nila dan nilem total 8000 ekor dan koi kurang lebih 20 ekor.

Dalam kesempatan ini Dekan Fakultas Pertanian Universitas Tidar berpesan agar seluruh sivitas di lingkungan universitas dapat memanfaatkan fasilitas ini untuk mengembangkan ilmu, memekarkan pengetahuan secara bersama-sama. Melalui pemanfaatan Kledung Reserch Park ini beliau berharap Universitas Tidar dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat di Temanggung, dan lebih luas lagi bagi Indonesia.

Pada kesempatan ini Dr. Ir. Noor Farid, M.Si. selaku Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Tidar  juga menyampaikan pesan yang sama bahwa Kledung Reserch Park adalah milik seluruh fakultas. Beliau menambahkan bahwa kegiatan bakti lingkungan merupakan bentuk kepedulian terhadap lingkungan Kledung Reserch Park yang kelak manfaatnya akan dirasakan bersama sama.

 

Sumber : Humas Dies 43 Untidar

PRA PEMBUKAAN DIES NATALIS KE 43, UNTIDAR GELAR SANTUNAN ANAK YATIM BERSAMA GUS YUSUF

Magelang – Universitas Tidar menyelenggarakan acara Santunan Anak Yatim dan Peringatan Nuzulul Quran, Senin (18/04) di Gedung dr. H. Suparsono.  “Jangan berpikir kita yang jadi penolong, justru kita yang membutuhkan doa mereka untuk mendapat syafaat Allah SWT di hari akhir nanti,” papar KH. Muhammad Yusuf Chudlori, pengasuh Asrama Perguruan Islam (API) Pondok Pesantren Salafi Tegalrejo, Magelang. Gus Yusuf menjelaskan santunan anak yatim merupakan amalan yang luar biasa. Terlebih dilakukan pada bulan Ramadhan ini. Rasulullah pernah bersabda orang yang mencukupi kebutuhan anak yatim akan digandeng olehNya di surga. “Insya Allah pelaksanaan kegiatan positif ini membawa berkah dan manfaat untuk pelaksanaan Dies Natalis UNTIDAR besok. UNTIDAR semoga semakin jaya yang membawa manfaat khususnya untuk Kota Magelang serta Indonesia,” pungkasnya.

Santunan anak yatim dan peringatan nuzulul quran dengan khotmil quran ini merupakan kali kedua dilaksanakan sebagai kegiatan pra Dies Natalis. Kegiatan ini turut dimeriahkan Hadroh dari UKM IQSAN.

“Sebanyak 20 anak yatim yang tinggal di sekitar kampus UNTIDAR mendapatkan bantuan serta telah dilaksanakan khotmil quran 43 kali sesuai usia UNTIDAR saat ini,” tutur Prof. Prof. Dr. Sugiyarto, M.Si., Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni.

Total donasi dari Dosen dan Tendik UNTIDAR sebanyak Rp 12.802.000 seluruhnya dibagikan secara merata pada anak yatim yang telah dipilih oleh panitia. Beliau berharap kegiatan ini tetap berlanjut kedepannya walaupun Dies Natalis tidak diselenggarakan menjelang atau saat bulan Ramadhan.  “Tahun depan dan seterusnya jangan kendor, tapi khotmil quran ditingkatkan minimal sama dengan usia UNTIDAR sehingga Dies Natalis juga bisa terlaksana berkah dan bermanfaat,” tambahnya.

Santunan diberikan secara langsung oleh Prof. Sugiyarto dan Dekan Fakultas Pertanian, Ir. Usman Siswanto, M.Sc., Ph.D. Kegiatan ditutup dengan potong tumpeng sebagai simbolisasi akan mulai dilaksanakannya rangkaian kegiatan Dies Natalis UNTIDAR.

Rangkaian Dies Natalis ke-43 UNTIDAR direncanakan dimulai pada bulan Mei 2022 mendatang. Berbagai kegiatan internal dan eksternal telah dipersiapkan salah satunya kegiatan bakti sosial yang akan dilaksanakan di Kledung Techno Park di Kwadungan, Temanggung salah satu lahan kampus UNTIDAR yang sedang dalam tahap pengembangan.  

Sumber : https://untidar.ac.id/untidar-gelar-santunan-anak-yatim-gus-yusuf-kita-yang-butuh-doa-mereka/

“Sustainable Agriculture In Indonesia & Belarus.” Langkah Awal Kerja Sama Agro-Industri Fakultas Pertanian, Universitas Tidar dan Belarusian State Agricultural Academy (BSAA)

Magelang – Sebagai wujud kerja sama antara Universitas Tidar dan Belarusian State Agricultural Academy (BSAA), Gorki, Belarus, sebuah acara kuliah umum telah dilaksanakan antara BSAA dan Universitas Tidar terkhusus Fakultas Pertanian.

Kuliah umum dengan tema “Sustainable Agriculture in Indonesia dan Belarus” menjadi pengenalan dunia agro-industri antara Indonesia dan Belarus. Kuliah umum ini dihadiri oleh sivitas akademika, mulai dari dosen hingga mahasiswa-mahasiswi Fakultas Pertanian, Universitas Tidar. Event akademik ini bermanfaat untuk mendorong dan memotivasi sivitas akademika Fakultas Pertanian Universitas Tidar, bahwa kerja sama ini akan bermanfaat baik kemajuan Universitas Tidar, terkhusus Fakultas Pertanian di masa depan maupun Belarusian State Agricultural Academy (BSAA).

Kuliah umum ini menghadirkan Duta Besar RI untuk Federasi Rusia dan Republik Belarus, H. E. Jose Tavares dalam opening remarks dan sambutan Prof. Dr. Ir. Mukh. Arifin, M.Sc. sebagai Rektor Universitas Tidar dan Prof. Kolmykof Andrey Vasilyevich, Wakil Rektor I, Belarusian State Agricultural Academy (BSAA).

Materi kuliah umum adalah pengenalan dunia agro-industri Belarus yang dipaparkan oleh Prof. Tamara Nikolaevna Myslyva, Kepala Departemen Geodesi dan Fotogrametri, BSAA. Tidak hanya itu, di sela-sela materi yang dipaparkan oleh BSAA, video keindahan alam dan dunia pertanian Belarus juga diperkenalkan dan menjadi santapan baru bagi para sivitas akademika di Fakultas Pertanian mengenai dunia pertanian hingga keindahan keanekaragaman hayati di Belarus.

Sementara itu, pengenalan Agro-industri Indonesia dipaparkan oleh Ir. Usman Siswanto, M.Sc., Ph.D. selaku Dekan Fakultas Pertanian, Universitas Tidar. Beragam materi dunia pangan Indonesia, produk tanaman sumber pokok, tanaman yang berpotensi menjadi sumber pangan pokok alternatif, hingga perkembangan olahan produk hasil pertanian terkhusus di wilayah Magelang yang memiliki keunikan sebagai wilayah yang dikelilingi gunung berapi.

Hal menarik yang disampaikan oleh Ir. Usman Siswanto, M.Sc., Ph.D. adalah keberadaan “sukun” pada relief Candi Borobudur yang menjadi suatu penanda bahwa buah tanaman tersebut telah dimanfaatkan jauh sebelum era kita di zaman sekarang. Sebagai informasi, pengamatan sejarah menunjukkan bahwa dahulu, sukun memang telah dimanfaatkan sebagai sumber pangan pokok di negara-negara Polinesia, Filipina, dan termasuk Indonesia. Hal ini juga membuat Ir. Usman Siswanto, M.Sc., Ph.D. memiliki keyakinan bahwa tanaman sukun ini memang sangat berpotensi dimanfaatkan sebagai sumber pangan pokok karena memang kandungan nutrisi baik karbohidrat dan protein tergolong tinggi di dalam buah tanaman ini.

Kuliah umum ini juga sebagai penanda bahwa Universitas Tidar, terkhusus Fakultas Pertanian mampu melakukan kegiatan berskala internasional, karena diskusi pada kegiatan tersebut telah mengungkapkan kegiatan-kegiatan akademik berupa student exchange, lecturer exchange, research collaboration, dan publication collaboration sangat mungkin untuk dilaksanakan di masa depan. Kegiatan ini diharapkan membuka gerbang semangat dan motivasi para sivitas akademika Fakultas Pertanian, Universitas Tidar dalam meningkatkan kualitas untuk mewujudkan kerja sama tingkat lanjutan antara Universitas Tidar dan BSAA. (Mk, Ahm, Er, 2022)

Dorong Penelitian Mahasiswa dan Dosen, Fakultas Pertanian UNTIDAR Kebut Pembangunan dan Pengembangan Kledung Research Park.

Tanggal 25 Januari 2022 bertempat di Kledung Research Park, yang merupakan hibah dari Pemerintah Kabupaten Temanggung yang di serahkan pada 12 Agustus 2015 dengan seluas 39.362 meter persegi kegiatan rapat koordinasi Fakultas Pertanian awal tahun 2022 diselenggarakan. Dihadiri oleh seluruh jajaran pimpinan Fakultas Pertanian dosen dan tenaga kependidikan kegiatan ini dilaksanakan. Peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan kunci keberhasilan Pembangunan Nasional. Mengingat hal tersebut, maka pembangunan SDM diarahkan agar benar-benar mampu dan memiliki etos kerja yang produktif, terampil, kreatif, disiplin dan profesional. Disamping itu juga mampu memanfaatkan, mengembangkan dan menghasilkan ilmu dan teknologi yang inovatif dalam rangka memacu pelaksanaan pembangunan nasional.

Dalam rangka mewujudkan hal tersebut, khusus nya program kerja di Fakultas Pertanian dipandang perlu untuk mengadakan Rapat koordinasi  agar dapat tercipta persamaan arah dan langkah untuk mewujudkan 8 Indikator Mutu Pendidikan (Indikator Standar Nasional Pendidikan). Dekan Fakultas Pertanian Ir. Usman Siswanto, M.Sc., Ph.D. mengatakan “Mari tempat yang sudah diberikan oleh pemerintah daerah, secara bertahap kita benahi dan bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya agar dapat memberikan kontribusi positif kepada masyarakat sekitar, minimal dapat memberikan inspirasi untuk hal-hal yang bersifat konstruktif dan itulah kewajiban kita semua termasuk mahasiswa”.

Kepala laboratorium Fakultas Pertanian Dr. Tri Suwarni Wahyudiningsih S.Si., M.Si dalam paparan rencana pengembangan Kledung Research Park bahwa lahan ini memiliki tantangan yang menarik, diperlukan banyak inspirasi dan upaya mengeksplorasi ide bagaimana tempat yang indah dengan pemandangan yang luar biasa tetapi dipenuhi dengan bebatuan memiliki nilai manfaat yang tinggi. Pada jurusan agroteknologi sedang dilakukan penelitian tentang bibit kentang dengan cara aeroponik yang dilakukan oleh 4 mahasiswa, dan kedepan akan  di kembangkan kentang yang berwarna kulit biru dan hitam.  Selain itu akan dibuat peta wilayah untuk penelitian untuk program studi akuakultur, peternakan dan agroteknologi termasuk untuk tanaman hortikultura, tanaman semusin dan anggrek termasuk penataan tanaman untuk mendukung wisata edupark.

 

 

 

 

 

 

 

Akhir kegiatan ini seluruh peserta meninjau pembangunan lahan Kledung Research Park yang saat ini telah memiliki fasilitas tempat pertemuan, embung, kandang ternak, kolam, dan steam house yang semuanya dapat digunakan untuk penelitian oleh mahasiswa dan dosen.

Nugie.

Fakultas Pertanian Laksanakan Pelatihan Traktor di Kledung Research Park Temanggung

Temanggung – Rektor Universitas Tidar, Prof. Dr. Ir Mukh Arifin, M.sc. dan Dekan Fakultas Pertanian Ir. Usman Siswanto, M.Sc., Ph.D. baru baru ini menghadiri acara ujicoba dan pelatihan Traktor John deere di Kledung Research Park  yang terletak di  Kledung Kabupaten Temanggung Provinsi Jawa Tengah. Kledung Research Park merupakan salah satu lahan Universitas Tidar yang diperuntukkan untuk pendidikan dan riset bidang pertanian, perikanan dan peternakan. Saat ini, Kledung Research Park telah dibangun sarana dan prasarana penunjang untuk mendukung pembelajaran mahasiswa serta riset baik Dosen Maupun Mahasiswa.

Gambar 1. Pengenalan Fungsi Tuas dan Tombol Pada Traktor 

Ujicoba dan pelatihan tersebut juga dihadiri oleh perwakilan Dosen, Tenaga kependidikan, Mahasiswa serta trainer dari PT Wahana Inti Selaras selaku distributor John Deere Indonesia.

Gambar 2. Foto Bersama Peserta Pelatihan Traktor di Kledung Reasearch Park Temanggung

Kedepan traktor tersebut akan digunakan dalam pengolahan lahan baik Kledung Research Park Temanggung maupun Kebun Pendidikan dan Pengembangan Pertanian (KP3) Bandongan Kabupaten Magelang. Selain itu, traktor tersebut juga akan digunakan sebagai sarana pembelajaran untuk mahasiswa Fakultas Pertanian khususnya untuk kegiatan praktikum. (Ahm, 2022)

MAHASISWA AGROTEKNOLOGI UNTIDAR TELITI JAMUR TRICHODREMA SP. SEBAGAI AGEN HAYATI PENGENDALI PENYAKIT TANAMAN

Serangan hama dan infeksi patogen pada tanaman budidaya menjadi salah satu faktor yang dapat menurunkan produktivitas tanaman. Penggunaan pestisida marak dilakukan oleh sebagian besar petani untuk mengatasi serangan tersebut. Hanya saja penggunaan pestisida dapat meninggalkan residu pada tanah, produk pertanian, serta menyebabkan munculnya hama patogen yang resisten. Oleh karena itu perlu dicari solusi untuk mengatasi serangan hama dengan cepat, tepat dan aman, salah satunya adalah dengan pengendali hayati berupa beneficial fungi.

Beneficial fungi yang sering digunakan adalah Trichoderma sp. karena mampu menekan pertumbuhan patogen. Organisme ini banyak terdapat di tanah, namun belum semuanya tereksplorasi dengan baik terutama untuk yang sifatnya endemik lokal. Untuk itulah 3 mahasiswa program studi S1 Agroteknologi yaitu Nora Aulia, Novi Aulia Nuraini, dan Asri Vidyastuti bersama dosen pendamping Esna Dilli Novianto, M.Biotech., melaksanakan penelitian untuk mengekslorasi beneficial fungi pada tanah lokal di daerah Yogyakarta terutama yang antagonis terhadap patogen Fusarium sp.

Fusarium sp. merupakan jamur penyebab penyakit layu pada tanaman cabai. Penyakit layu pada cabai seringkali menjadi salah satu faktor penyebab kerugian

 bagi petani cabai. Kerugian akibat penyakit layu Fusarium sp. pada tanaman cabai tergolong cukup besar karena bisa mengakibatkan kerugian dan gagal panen hingga 50 %. Oleh karena itu, dilakukan penelitian terkait eksplorasi dan isolasi jamur Trichoderma sp. pada tanah bawah bambu serta menguji daya antagonisnya dalam menghambat pertumbuhan jamur Fusarium sp. penyebab penyakit layu pada tanaman cabai. Melalui hasil penelitian ini diharapkan isolat beneficial fungi hasil eksplorasi dari tanah bawah bambu dapat diaplikasikan sebagai agensia hayati yang efektif untuk mengendalikan patogen Fusarium sp.

“Penelitian kami laksanakan di Laboratorium Pengamatan Hama Penyakit Tanaman (LPHPT) Bantul, Yogyakarta. Untuk eksplorasinya dilakukan pada tiga jenis tanah yang berbeda yaitu tanah yang diambil dari Dusun Mangir,

Patihan, dan Nanggulan,” kata Nora Aulia selaku ketua tim penelitian. Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa isolasi mikrobia dilakukan dengan metode pengenceran bertingkat 100, 10-1, 10-2, 10-3, 10-4, dan 10-5. Kemudian dilanjutkan dengan uji antagonis isolat Trichoderma sp. yang didapatkan terhadap Fusarium sp. Hasil penelitian menunjukkan bahwa isolat mikrobia hasil eksplorasi tanah bawah bambu merupakan isolat jamur Trichoderma sp. Hasil uji antagonis menunjukkan bahwa isolat yang berasal dari tanah Mangir dan Nanggulan memiliki daya hambat terhadap Fusarium sp. lebih dari 60%. Hal ini dikarenakan jamur Trichoderma sp. menghasilkan senyawa antibiotik yang cukup efektif menghambat pertumbuhan Fusarium sp. sehingga dapat digunakan sebagai kandidat agen hayati.

Penelitian jamur Trichodrema sp. sebagai agen hayati pengendali penyakit tanaman adalah artikel ilmiah mahasiswa UNTIDAR, yang tahun 2021 ini mendapatkan pendanaan melalui Program Kreativitas Mahasiswa Artikel Ilmiah (PKM-AI) dari Kemdikbudristek. PKM-AI diharapkan dapat meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam menuangkan pemikiran hasil dari studi literatur dan hasil-hasil kegiatan ilmiah yang telah dilakukan ke dalam bentuk sebuah artikel ilmiah sesuai kriteria standar penulisan jurnal ilmiah. Dengan demikian, program ini diharapkan mampu mengantarkan mahasiswa kepada keterampilan atau keahlian dalam menulis artikel ilmiah. Melalui keahlian tersebut, mahasiswa secara runtut mampu menguraikan suatu permasalahan, sehingga hasil analisis tersebut mendorong perlu adanya usaha penyelesaian atau pencarian solusi dengan tujuan tertentu, baik untuk permasalahan yang sifatnya masih dasar maupun permasalahan terapan di lapangan.

Sumber Utama Berita / Penulis : Humas UNTIDAR

Nugie

 

 

Fakultas Pertanian Mewisuda 54 Mahasiswa Program Studi S1 Agroteknologi dan S1 Peternakan

Megelang,  Fakultas Pertanian (18/12) kembali mewisuda mahasiswanya. Wisuda tersebut terselenggara pada 18 Desember 2021 di gedung Kuliah Umum HR Sumarsono Universitas Tidar. Seperti periode sebelumnya proses wisuda tersebut dilaksanakan secara langsung dengan protokol kesehatan yang sangat ketat. Protokol kesehatan diberlakukan mulai kendaraan wisudawan/wisudawan datang, saat pelaksanaan dan bahkan saat wisudawan meninggalkan lokasi wisuda.

Gambar 1. Wisudawan Program Studi S1 Peternakan

Gambar 2 : Wisudawan Program Studi S1 Agroteknologi

Pada Wisuda periode ini, Fakultas Pertanian melakukan pewisudaan pertama pada program studi S1 Peternakan. Dari total 54 Wisudawan di Fakultas Pertanian, Prodi S1 Peternakan lebih mendominasi dengan jumlah wisudawan lebih dari 50 %. Prodi S1 Peternakan mewisuda mahasiswa angkatan 2017 sejumlah 38 Mahasiswa.

Gambar 3 : Prosesi Pewisudaan Fakultas Pertanian dalam Rangkaian Wisuda Universitas Tidar

Selamat untuk para wisudawan, semoga ilmunya  bermanfaat.

 

Prodi S1 Peternakan & S1 Teknik Mesin Kolaborasi Pembuatan Permen Ternak Herbal Berbasis Mesin Press Pneumatik Peningkat Produktivitas Ternak

Magelang – Tim Dosen dan Mahasiswa Program Studi (S1) Peternakan, Fakultas Pertanian dan Program Studi (S1) Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Tidar melakukan kegiatan penyuluhan dengan tema Inovasi Pembuatan Permen Ternak Dengan Mesin Pres Otomatis Berbasis Pneumatik sebagai Upaya Pemberdayaan Pokdarwis Salink (Sadar Lingkungan) Desa Wisata Ngargoretno, Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang Di Tengah Pandemi Covid-19. Kegiatan ini dihadiri sekitar 30 peternak dari gabungan kelompok tani ternak Argo Kencono, penyuluh lapang setempat, dan perwakilan Dinas Peternakan Perikanan Kabupaten Magelang. Kegiatan penyuluhan dimulai dengan sosialisasi teknis dan formula dalam membuat permen ternak dengan memanfaatkan bahan pakan lokal baik dari limbah pertanian, perkebunan atau hasil-hasil usaha yang ada di lokasi setempat. Selanjutnya dilakukan praktik bersama peternak secara langsung dalam membuat permen dan langsung diuji coba diaplikasikan pada ternak kambing perah yang ada di sana. Permen Ternak merupakan pakan tambahan (suplemen) untuk ternak ruminansia (sapi, kerbau, domba dan kambing) yang dibuat dari bahan baku sumber karbohidrat, protein, vitamin dan mineral yang diolah sedemikian rupa sehingga berbentuk padat dan keras. Permen ternak merupakan teknologi suplementasi pakan penguat, mineral dan bisa ditambahkan jamu herbal. Produk permen ternak ini bentuknya praktis dan telah terbukti dapat meningkatkan produktifitas dan status kesehatan ternak (Suharti dan Hidayah, 2015).

Gambar 1 : Praktik pembuatan Permen Ternak Herbal Berbasis Mesin Press

Permen ternak merupakan teknologi tepat guna yang mudah, murah dan praktis dalam pembuatan dan penggunaannya. Pembuatannya hanya memerlukan bahan-bahan yang murah dan bisa diinovasikan dengan memanfaatkan potensi lokal untuk dicampur dan dicetak agar didapatkan produk permen ternak yang padat dan keras. Cara pemberiannya mudah dan praktis, permen ternak dikait dengan kaitan khusus kemudian digantung di depan ternak dengan jarak yang terjangkau oleh mulut ternak sehingga ternak akan menjilat permen tersebut. Satu blok permen ternak dapat digunakan untuk jangka waktu 0,5-1 bulan, sehingga peternak tidak perlu repot repot untuk memberikannya setiap hari.

Gambar 2 : Tim melakukan penyuluhan program Kemitraan Masyarakat KEMENRISTEK DIKTI di Desa wisata Ngargoretno, Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang

Gambar 3 : Foto bersama Tim Pengabdian UNTIDAR dan Kelompok Ternak Desa Ngargoretno

Selain itu kelompok ternak juga dikenalkan alat pres otomatis dalam pembuatan permen ternak yang sedang dikembangkan oleh tim di Universitas Tidar yang diketuai oleh Bapak Ikhwan Taufik, S.Pd. M.Eng. Mesin manual yang selama ini digunakan membutuhkan waktu yang lama dan tenaga fisik yang kuat. Sehingga dikembangkan mesin pres otomatis berbasis pneumatik. Mesin press otomatis yang digunakan untuk membuat permen ternak ini berbasis teknologi pneumatik. Dengan adanya prinsip otomatisasi menggunakan sistem pneumatik di mesin ini, produktivitas dan efektivitas pembuatan permen tersebut diharapkan semakin meningkat. Sementara itu, teknologi pneumatik dipilih untuk diterapkan di mesin press ini dengan pertimbangan keuntungan penggunaan sistem pneumatik jika dibandingkan dengan menggunakan teknologi lain. Kegiatan penyuluhan ini diketuai oleh Ibu Nur Hidayah, S.Pt., M.Si dengan pendanaan hibah Program Kemitraan Masyarakat KEMENRISTEK DIKTI tahun 2021. Pembuatan produk permen dan aplikasinya pada ternak diharapkan dapat dijadikan dalam paket wisata integrated farming dibagian peternakan, sehingga produk yang ditawarkan lebih menarik dan bervariasi serta akan menjadi menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung Desa wisata Ngargoretno, Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang. (PJ/NH/Ahm, 2021)

Tawaran Progam Kampus Mengajar 2021

Magelang – Kampus Mengajar adalah bagian dari program Kampus Merdeka yang bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada mahasiswa belajar dan mengembangkan diri melalui aktivitas di luar kelas perkuliahan. Di program kampus
mengajar, mahasiswa akan ditempatkan di sekolah dasar di seluruh Indonesia dan membantu proses belajar  mengajar di sekolah tersebut.

Indonesia sedang butuh bantuanmu untuk membantu Bapak/Ibu Guru serta adik-adik Sekolah Dasar untuk mendapat kesempatan belajar optimal di kondisi terbatas dan kritis selama pandemi. Kamu dapat mengembangkan dirimu, khususnya kreativitas, kepemimpinan, dan kemampuan interpersonal lainnya melalui pengalaman ini.

Unduh Panduan Program Kampus Mengajar Angkatan 1 Tahun 2021 Klik Disini

 

Magelang, 10 Februari 2021

ttd

Ir. Murti Astiningrum, M.P.

Wakil Dekan Bidang 1