“Sustainable Agriculture In Indonesia & Belarus.” Langkah Awal Kerja Sama Agro-Industri Fakultas Pertanian, Universitas Tidar dan Belarusian State Agricultural Academy (BSAA)

Magelang – Sebagai wujud kerja sama antara Universitas Tidar dan Belarusian State Agricultural Academy (BSAA), Gorki, Belarus, sebuah acara kuliah umum telah dilaksanakan antara BSAA dan Universitas Tidar terkhusus Fakultas Pertanian.

Kuliah umum dengan tema “Sustainable Agriculture in Indonesia dan Belarus” menjadi pengenalan dunia agro-industri antara Indonesia dan Belarus. Kuliah umum ini dihadiri oleh sivitas akademika, mulai dari dosen hingga mahasiswa-mahasiswi Fakultas Pertanian, Universitas Tidar. Event akademik ini bermanfaat untuk mendorong dan memotivasi sivitas akademika Fakultas Pertanian Universitas Tidar, bahwa kerja sama ini akan bermanfaat baik kemajuan Universitas Tidar, terkhusus Fakultas Pertanian di masa depan maupun Belarusian State Agricultural Academy (BSAA).

Kuliah umum ini menghadirkan Duta Besar RI untuk Federasi Rusia dan Republik Belarus, H. E. Jose Tavares dalam opening remarks dan sambutan Prof. Dr. Ir. Mukh. Arifin, M.Sc. sebagai Rektor Universitas Tidar dan Prof. Kolmykof Andrey Vasilyevich, Wakil Rektor I, Belarusian State Agricultural Academy (BSAA).

Materi kuliah umum adalah pengenalan dunia agro-industri Belarus yang dipaparkan oleh Prof. Tamara Nikolaevna Myslyva, Kepala Departemen Geodesi dan Fotogrametri, BSAA. Tidak hanya itu, di sela-sela materi yang dipaparkan oleh BSAA, video keindahan alam dan dunia pertanian Belarus juga diperkenalkan dan menjadi santapan baru bagi para sivitas akademika di Fakultas Pertanian mengenai dunia pertanian hingga keindahan keanekaragaman hayati di Belarus.

Sementara itu, pengenalan Agro-industri Indonesia dipaparkan oleh Ir. Usman Siswanto, M.Sc., Ph.D. selaku Dekan Fakultas Pertanian, Universitas Tidar. Beragam materi dunia pangan Indonesia, produk tanaman sumber pokok, tanaman yang berpotensi menjadi sumber pangan pokok alternatif, hingga perkembangan olahan produk hasil pertanian terkhusus di wilayah Magelang yang memiliki keunikan sebagai wilayah yang dikelilingi gunung berapi.

Hal menarik yang disampaikan oleh Ir. Usman Siswanto, M.Sc., Ph.D. adalah keberadaan “sukun” pada relief Candi Borobudur yang menjadi suatu penanda bahwa buah tanaman tersebut telah dimanfaatkan jauh sebelum era kita di zaman sekarang. Sebagai informasi, pengamatan sejarah menunjukkan bahwa dahulu, sukun memang telah dimanfaatkan sebagai sumber pangan pokok di negara-negara Polinesia, Filipina, dan termasuk Indonesia. Hal ini juga membuat Ir. Usman Siswanto, M.Sc., Ph.D. memiliki keyakinan bahwa tanaman sukun ini memang sangat berpotensi dimanfaatkan sebagai sumber pangan pokok karena memang kandungan nutrisi baik karbohidrat dan protein tergolong tinggi di dalam buah tanaman ini.

Kuliah umum ini juga sebagai penanda bahwa Universitas Tidar, terkhusus Fakultas Pertanian mampu melakukan kegiatan berskala internasional, karena diskusi pada kegiatan tersebut telah mengungkapkan kegiatan-kegiatan akademik berupa student exchange, lecturer exchange, research collaboration, dan publication collaboration sangat mungkin untuk dilaksanakan di masa depan. Kegiatan ini diharapkan membuka gerbang semangat dan motivasi para sivitas akademika Fakultas Pertanian, Universitas Tidar dalam meningkatkan kualitas untuk mewujudkan kerja sama tingkat lanjutan antara Universitas Tidar dan BSAA. (Mk, Ahm, Er, 2022)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *