PETERNAKAN UNTIDAR RAIH RUNNER-UP DALAM METALICAL CUP 2018

MagelangAnimal Science (ANSCI) ikut serta dalam acara Futsal Metalical Cup 2018 bertajuk “Reveal The True Champion” pada Minggu (23/9) di Lapangan Ztofia Futsal, Muntilan, Kabupaten Magelang. Posisi runner-up berhasil diperoleh ANSCI setelah menyisihkan 3 lawan sebelumnya, dipertandingan pertama ANSCI bertemu dengan ADZAM EP (dari Program Studi Ekonomi Pembangunan) dengan skor 6-3, dipertandingan kedua ANSCI bertemu dengan LAJUR KIRI (dari Program Studi Teknik Elektro) dengan skor seimbang 3-3 dan dilanjutkan melalui adu penalti yang akhirnya dimenangkan dengan skor akhir 2-1. Dipertandingan ketiga ANSCI bertemu dengan PEKAN KEGURUAN (dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan) dengan skor 6-1, yang terakhir dibabak Final ANSCI bertemu dengan GEAR BIRU (dari Program Studi Teknik Mesin) dengan skor 1-3. Dari pertandingan terakhir tersebut maka ANSCI harus menelan pil pahit sebagai runner-up pada acara tahunan yang diselenggarakan oleh S1 Teknik Elektro. “Sebagai mahasiswa baru Program Studi Peternakan, suatu kehormatan karena dapat bergabung dalam Tim Futsal ANSCI dalam turnamen ini. Suatu kebanggaan tersendiri karena dapat membawa tim ANSCI sampai ke final. Semangat dari teman-teman sudah baik, namun masih banyak kecolongannya, terima kasih kepada teman-teman yang telah mendukung kami, tanpa kalian kami tidak bisa sampai final”, ujar Naufal Rauf Hanif, salah satu pemain ANSCI.

Gambar : Penobatan Best Suporter Mahasiswa Peternakan (ANSCILIGANS) dalam turnamen Futsal Reveal The True Champion

Selain sebagai runner-up, suporter dari peternakan yang berjuluk ANIMAL SCIENCE HOOLIGANS (ANSCILIGANS) juga dinobatkan sebagai Best Suporter pada turnamen tersebut.  Wisnu Romadhon, sebagai koordinator suporter mengaku cukup puas dengan pencapaian kali ini, karena merupakan sebuah prestasi yang patut dibanggakan, karena meskipun menyandang program studi baru yang dibuka pada tahun 2017, tetapi semangat kawan-kawan ANSCI dan ANSCILIGANS untuk mendukung dan bersaing dengan prodi lain sangatlah membara.

Selamat untuk program studi S1 Peternakan, Buatlah Fakultas Pertanian Bangga Padamu. (Himaproter/Ahm)

Tumbuhkan Minat Wirausaha, HIMAPROTER Luncurkan Pelatihan Pembuatan Yoghurt

Magelang – Minggu (16/9) Himpunan Mahasiswa Program Studi Peternakan (HIMAPROTER) Universitas Tidar melaksanakan program pelatihan pembuatan produk olahan hasil ternak yaitu “Pelatihan Pembuatan Yoghurt” yang diselenggarakan di Balai Pertemuan Serba Guna, Kelurahan Potrobangsan, Magelang Utara, Kota Magelang. Selain sebagai upaya mendukung perwujudan visi Universitas Tidar yaitu  “Terdepan dalam Wirausaha”, acara ini juga bertujuan untuk memperkenalkan Livestock Product Of Untidar (Liprount) yang berupa yoghurt kepada masyarakat, khususnya kepada mahasiswa baru Program Studi Peternakan tahun 2018. Dalam sambutannya Ketua panitia, Bayu Fajar Ariyanto menyatakan bahwa Sebagai mahasiswa baru Untidar, kita harus belajar dan hidup dalam lingkup peternakan, kita harus selalu menanamkan jiwa kewirausahaan sejak saat ini. Saya berharap kedepan mahasiswa peternakan Untidar lebih kreatif sehingga dapat membaca peluang usaha yang sangat melimpah, salah satunya produksi minuman yoghurt.

Gambar 1: Peserta Sangat Antusias dalam Sesi Diskusi pada Pelatihan Pembuatan Yoghurt

Pelatihan pembuatan yoghurt ini merupakan program kerja perdana dari Himpunan Mahasiswa Program Studi Peternakan. Dalam acara peserta cukup antusiasme terbukti dari keseluruhan jumlah peserta yang hadir, 90% lebih merupakan mahasiswa baru program studi peternakan. Dalam acara tersebut selain praktik pembuatan yogurt secara langsung panitia juga mengadakan sesi diskusi. Beberapa peserta cukup antusias mengajukan beberapa pertanyaan mulai dari sejarah adanya produk liprount, cara pembuatan yoghurt hingga pemasaran produknya. Pada acara ini juga dipaparkan beberapa materi yang diisi oleh beberapa narasumber serta penayangan video pembuatan yoghurt oleh HIMAPROTER.

Gambar 2 : Pemaparan Materi oleh Lastriana Waldi, S.Pt, M.P.  dosen Program Studi S1 Peternakan tentang Cara Pembuatan yoghurt

Desky, salah satu peserta mengatakan bahwa acara ini cukup bagus, sangat memotivasi mahasiswa karena dalam acara ini disampaikan tentang  inovasi – inovasi yang bisa dikembangkan dari peternakan, salah satu contohnya yaitu yoghurt. Selain mengajarkan tentang membuat produk yang menyehatkan bagi tubuh, acara ini juga mengajarkan bagaiamana caranya kita sebagai mahasiswa agar bisa berwirausaha. Lastriana Waldi, S.Pt, M.P., selaku dosen sekaligus penaggung jawab bidang kemahasiswaan Program Studi Peternakan Universitas Tidar sekaligus pemateri dalam acara ini menyatakan bahwa Sebagai mahasiswa Peternakan, kalian harus bisa memanfaatkan apa yang ada di sekeliling kalian untuk berwirausaha, apapun jenis dan bentuknya”. Selain itu Yosephine Laura Raynardia, S.Pt, M.Sc. sebagai penanggung jawab bidang kewirausahaan juga menekankan bahwa program studi yang baru, Peternakan Untidar harus menguasai bidang kewirausahaan karena perguruan tinggi lain di sekitar Untidar masih terfokus untuk membidik perusahaan – perusahaan peternakan (farm) besar, sehingga peluang berwirausaha masih sangat terbuka. Saat ini, mahasiswa peternakan Untidar harus mengubah orientasi masa depan agar mau dan berani mengambil peluang berwirausaha agar mampu bersaing dengan sarjana peternakan dari universitas lain.

Gambar 3 : Panitia Pelatihan Pembuatan Yoghurt Himpunan Mahasiswa Program Studi Peternakan 

Pada akhir acara ketua panitia menyatakan sudah cukup puas dengan acara kali ini. Hanya saja sebagai acara perdana tentu masih banyak yang harus dibenahi. Kedepannya panitia akan berusaha untuk lebih baik lagi. “Terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu sehingga acara ini dapat berjalan dengan sukses.  Selain itu panitia berharap semoga program ini bisa bermanfaat bagi seluruh mahasiswa khususnya mahasiswa Peternakan Universitas Tidar dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. (Himaproter/Ahm)

PRODI PETERNAKAN KIRIM DELEGASI PADA ACARA DIESNATALIS ISMAPETI XXXV DI FAKULTAS PETERNAKAN UGM

Yogyakarta – Ikatan Senat Mahasiswa Peternakan Indonesia (ISMAPETI) genap berusia 35 tahun pada tahun 2018. Dalam momen penting ini, Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada berkesempatan menjadi tuan rumah pelaksanaan Diesnatalis ke-35 Ikatan Senat Mahasiswa Peternakan Indonesia. Diesnatalis ISMAPETI  tahun ini dilaksanakan di Fakultas Perternakan UGM pada tanggal  19 – 22 April 2018, Dengan mengusung tema “Dari Kita untuk Peternakan Indonesia”.

Diesnatalis tersebut dihadiri oleh perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa/Himpunan Mahasiswa Jurusan Peternakan dari berbagai Perguruan Tinggi di Indonesia. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan sinergitas dan solidaritas antara berbagai stakeholder peternakan di Indonesia sehingga lebih dapat mensejahterakan sektor peternakan Indonesia. Selain itu, dengan diadakannya kegiatan ini diharapkan mahasiswa peternakan lebih mampu berkerjasama dan berkarya melalui kreativitas diri untuk memajukan kondisi peternakan di Indonesia.

Kegiatan yang belangsung selama 4 hari tersebut memiliki rangkaian acara yang cukup menarik yaitu Opening dan Galla Dinner, Seminar Nasional dengan tema “Pembangunan Peternakan Penggerak Ekonomi Kerakyatan” dengan pembicara Drh. I Ketut Diamirta, M.P. (Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan), Prof. Dr. Ir Ali Agus, DAA., DEA (Dekan Fakultas Peternakan UGM – Ketua PB ISPI), Ir. Dayu Ariasintawati (Direktur PT. GGL) dan Dr (Hc) Thomas Effendi, SE, MBA (Presiden Direktur Charoen Pokphand Indonesia). Dengan adanya seminar nasional ini diharapan bisa meningkatkan keinginan peserta untuk  mengembangkan usaha peternakan sehingga dapat memajukan peternakan Indonesia menuju kearah yang lebih baik. Selain itu, kegiatan dilanjutkan dengan berbagai lomba antara lain Olimpiade Peternakan, LKTI dan Foto Kontes serta Fiel Trip yang bertujuan untung mengenalkan wilayah Yogyakarta dan kampus UGM.

Gambar : Seminar Nasional Dalam Rangka Diesnatalis ISMAPETI  2018 yang di Ikuti Oleh Delegasi Prodi Peternakan Untidar

Dalam Kesempatan ini, Prodi Peternakan Untidar mengirimkan 16 delegasi mahasiswa/i yang sebagian tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Prodi Peternakan (HIMAPROTER). Delegasi dari Untidar menjadi delegasi terbanyak kedua setelah Universitas Sumatra Utara (USU) dengan 25 orang delegasi. Hal ini sangat menyedot perhatian dari peserta lain dan juga panitia mengingat Prodi Peternakan adalah Prodi Baru di Universitas Tidar dan pertama kali mengikuti kegiatan besar ISMAPETI. (Himaproter/Ahm)

PETERNAKAN UNTIDAR SALAH SATU PESERTA COAS UNSOED 2018 ISMAPETI WILAYAH III

Purwokerto – Ikatan Senat Mahasiswa Peternakan Indonesia (ISMAPETI) Wilayah III regional Jateng – DIY baru – baru ini mengadakan kegiatan keilmiah yang bernama COAS (Competition of Animal Science). Dalam kegiatan tersebut program studi S1 Peternakan Universitas Tidar mengirimkan 2 delegasi mahasiswa yaitu Anggi Majid dan Laras Nur Prawesti. Dengan mengirimankan delegasi tersebut diharapan dapat menambah pengalaman khususnya dalam bidang peternakan yang nantinya dapat disalurkan kepada mahasiswa lainnya. Selain itu pengiriman delegasi bertujuan untuk lebih mengenalkan Peternakan Untidar di lingkup Jateng – DIY mengingat peternakan adalah salah satu prodi baru di Fakultas Pertanian Untidar.

Kegiatan COAS dilaksanakan di Fakultas Peternakan Universitas Jenderal Soedirman selama 3 hari terhitung mulai 23 – 25 Maret 2018. Acara COAS diisi dengan beberapa lomba yang diperuntukan kepada mahasiswa/i dan siswa/i SMA/SMK sederajat se-Jateng dan DIY.

COAS 2018 dibuka langsung oleh Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Jenderal Soedirman dengan mengusung tema “Insan Peternakan Membangun Peradaban”. Adapun lomba yang diadakan adalah Animal Judging, Debat, Bussines Plan, Poster, Essay dan Lomba Cepat Tepat yang dikhususkan untuk siswa/i SMA/SMK sederajat. Anggi Majid delegasi Peternakan Untidar  juga menjadi salah satu peserta lomba Poster.

COAS 2018 dihadiri dan diikuti oleh 16 Universitas se-Jateng DIY diantaranya Universitas Gadjah Mada, Universitas Boyolali, Universitas Sebelas Maret, Universitas Diponegoro, Universitas Tidar, Universitas Mercubuana, STPP Magelang, Akademi Peternakan Karanganyar, Universitas Wijaya Kusuma dan Universitas Jenderal Soedirman sebagai tuan rumah. COAS UNSOED 2018 juga mengadakan kegiatan Training Class dengan tema Jurnalistik yang diisi oleh Farid Dimyati selaku Jurnalis Majalah Perunggasan (Poultry) dan Ir. Hadiyat Heru Nugroho selaku pengusaha dibidang ayam niaga petelur.

COAS Unsoed 2018 merupakan salah satu kegiatan pertama yang diikuti oleh mahasiswa Prodi Peternakan Untidar diluar kampus. Kegiatan ini cukup memberi dampak positif bagi mahasiswa, salah satunya mengenalkan Prodi baru Peternakan Untidar di wilayah Jateng – DIY.   Selain itu, kegiatan ini juga dapat mengadopsi beberapa ilmu yang diperoleh mahasiswa sehingga diharapkan dapat meningkatan mutu dan kualitas Prodi Peternakan Untidar. (Himaproter/Ahm)

OTADAMA FAKULTAS PERTANIAN 2018 SUKSES DIGELAR

Magelang – Orientasi Tidar Muda atau yang lebih dikenal Otadama merupakan kegiatan pengenalan lingkungan kampus serta pengenalan sistem pembelajaran yang ada di Universitas Tidar, termasuk di Fakultas Pertanian. Otadama di Fakultas Pertanian dilaksanakan pada tanggal 27 Agustus 2018 di Auditorium Universitas Tidar. Otadama ini diikuti oleh 242 mahasiswa baru dari Fakultas Pertanian dengan rincian 92 mahasiswa dari Prodi S1 Agroteknologi, 87 mahasiswa dari S1 Peternakan dan 75 mahasiswa dari S1 Akuakultur.

Acara Otadama Fakultas Pertanian 2018 turut dihadiri oleh perwakilan Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kota Magelang, Wakil Rektor III Universitas Tidar, Dekan Fakultas Pertanian, Dosen dan Tenaga Pendidikan serta Alumni Fakultas Pertanian Universitas Tidar. Otadama dibuka dengan pemukulan gong oleh Dekan Fakultas Pertanian, Ir. Gembong Haryono, M.P. yang kemudian dilanjutkan beberapa penyampaian beberapa materi tentang kewirausahaan, motivasi belajar serta koorganisasian oleh beberapa narasumber. Dalam sambutannya Dekan Fakultas Pertanian Ir. Gembong Haryono, M.P. menyampaikan bahwa saat ini Fakultas Pertanian memiliki tren positif dalam penerimaan mahasiswa baru. Peminat Fakultas Pertanian dari tahun ke tahun mengalami peningkatan yang sangat pesat, hal tersebut tentunya sangat membanggakan untuk sivitas akademika Fakultas Pertanian. Ir. Gembong Haryono, M.P. mengucapkan selamat datang dan selamat bergabung kepada seluruh mahassiswa baru di keluarga besar Fakultas Pertanian Universitas Tidar.

Gb 1. Sambutan Dekan Fakultas Pertanian Serta Pembukaan Otadama Fakultas Pertanian 2018

Mahasiswa baru Fakultas Pertanian turut diperkenalkan organisasi mahasiswa yang berada di lingkup Fakultas Pertanian, yaitu Dewan Perwakilan Mahasiswa Fakultas Pertanian (DPM-FP), Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Pertanian (BEM-FP), Himpunan Mahasiswa Agroteknologi (HIMAGRO) serta Himpunan Mahasiswa Prodi Peternakan (HIMAPROTER).

Kegiatan tersebut kemudian dilanjutkan dengan acara pengenalan Stand Program Kreatifitas Mahasiswa (PKM). Stand PKM ini memamerkan beberapa produk PKM mahasiswa Fakultas Pertanian yang lolos dan didanai oleh KEMENRISTEK DIKTI tahun 2018. Dalam kegiatan tersebut mahasiswa baru dapat berdiskusi secara langsung tentang PKM yang ada di perguruan tinggi.

Gb 2. Sambutan Ketua Panitia Otadama Fakultas Pertanian Fikri Haniful Anam

Fikri Haniful Anam selaku Ketua Panitia Otadama Fakultas Pertanian menyatakan bahwa secara keseluruhan acara otadama berjalan sukses dan lancar, apresiasi setinggi-tingginya saya ucapkan kepada seluruh jajaran panitia yang telah bekerja keras dalam mensukseskan acara ini. Tujuan diadakannya acara ini supaya mahasiswa baru dapat beradaptasi dengan lingkungan kampus, mempunyai jiwa solidaritas antar mahasiswa baru serta dapat mengenal keluarga besar Fakultas Pertanian, “tambah Fikri”. Selamat bergabung Mahasiswa Baru Fakultas Pertanian Universitas Tidar 2018, Semoga ini dapat menjadi langkah awal untuk menggapai cita-cita kalian.

FAKULTAS PERTANIAN, HIJAU BERJAYA. (BEM, Ahm)

BOSEN BERSAMA DIA “ BROWNIES BERBAHAN DASAR DAUN KERSEN BERKHASIAT MENURUNKAN DIABETES” INOVASI MAHASISWA FAKULTAS PERTANIAN

Magelang – Penderita diabetes di Indonesia saat ini masih tinggi, penyakit tersebut datang dengan berbagai penyebab, salah satunya adalah mengkonsumsi makanan dengan kadar gula yang relatif tinggi. Menurut KEMENKES RI (2014), estimasi terakhir IDF (International Diabetes Federation) pada tahun 2013 terdapat 382 juta orang di dunia yang menderita diabetes. Pada tahun 2035 jumlah tersebut diperkirakan akan meningkat menjadi 592 juta orang. Hal ini diperkirakan karena pola makan masyarakat yang tidak teratur dan mengandung gula cukup tinggi.

Latar belakang diatas menggerakkan Mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Tidar untuk berinovasi menciptakan makanan yang enak dan dapat mencegah serta menurunkan diabetes. Inovasi tersebut dituangkan dalam sebuah Program Kreatif Mahasiswa Kewirausahaan (PKM-K) yang lolos tahun 2018 ini.  Program Kreatif Mahasiswa ini di ketuai oleh Ovi Faelasofa Kusuma Dhea dengan anggota Anggi Majid, Budi Santoso dan Maulana Triandhani. Ovi Faela berharap dengan PKM ini masyarakat tidak hanya dapat menikmati brownies dengan rasa yang enak namun juga berkhasiat untuk menurunkan diabetes. Ovi menambahkan bahwa Brownies  yang kita buat ini bukan brownies  biasa, namun brownies  ini mempunyai bahan dasar daun kersen yang telah terbukti mempunyai kasiat untuk dapat menurunkan diabetes. Penelitian tentang daun kersen pernah dilakukan oleh Yuniar Puspita Arum (2010), hasil penelitian menunjukkan bahwa daun kersen mengandung senyawa flavonid sebagai anti bakteri yang berkasiat menurunkan diabetes.

Gambar : Stand Penjualan “Brownis Berbahan Dasar Daun Kersen Berkhasiat Menurunkan Diabetes”

Ayu Rahayu, S.Pt., M.Sc. Dosen Fakultas Pertanian sekaligus pembimbing PKM-K ini mengatakan bahwa “Bosen Bersama Dia” adalah singkatan dari brownies berbahan dasar daun kersen berkhasiat menurunkan diabetes. Istilah tersebut dibuat untuk dapat diingat oleh masyarakat sehingga akan lebih mempermudah menarik konsumen karena namanya yang menarik. Kegiatan PKM ini dilaksanakan setelah dinyatakan lolos pendanaan tahun 2017 oleh KEMENRISTEK DIKTI pada tanggal  9 Maret 2017 dengan lama kegiatan sampai 5 bulan. Produksi brownies ini dilaksanakan di Kelurahan Monowo Kecamatan Magelang Utara.

Ayu Rahayu, S.Pt. M.Sc. menambahkan sebelum dipasarkan oleh mahasiswa bimbingannya brownies langka ini diuji kandungan gulanya terlebih dahulu sehingga diperoleh produk yang benar-benar aman dikonsumsi oleh penderita diabetes. Pengujian dilakukan dengan metode experimental uji gula darah terhadap 2 sample berjenis kelamin laki-laki yang sehat. Sampel tersebut sebelumnya berpuasa terlebih dahulu, kemudian dilakukan uji kadar gula darah awal, selanjutnya kedua sempel tersebut memakan produk “Bosen Bersama Dia” dengan rentan waktu 3 jam. Berikut data uji sampel yang telah dilakukan.

Tabel :  Data Hasil Pengujian Kadar Gula Darah

No

Sampel Pengujian

Kadar Gula Awal

Kadar Gula Akhir

Selisih

1 Sampel A

98

92

6

2 Sampel B

101

91

10

Gambar : Pengujian gula darah pada salah satu sampel

Data pengujian diatas dapat disimpulkan bahwa produk olahan brownies “Bosen Bersama Dia” “Brownis Berbahan Dasar Daun Kersen Berkhasiat Menurunkan Diabetes” dapat menurunkan gula darah yaitu sebanyak 6 – 10 persen dari gula darah awal. Kesimpulan dalam mengkonsumsi brownies ini tidak dapat menyembuhkan diabetes secara total akan tetapi dapat menurunkan diabetes jika dikonsumsi dengan benar. (Pkm/Ahm)

PIMPINAN FAKULTAS PERTANIAN RESMI LANTIK PENGURUS ORGANISASI MAHASISWA FAKULTAS PERTANIAN PERIODE 2018/2019

Magelang – Jumat (27/4) Organisasi Mahasiswa Fakultas Pertanian (ORMAWA) memiliki agenda besar yaitu pelantikan Pengurus Ormawa Fakultas Petanian periode 2018/2019. Acara tersebut meliputi pelantikan Ketua dan pengurus Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM), Ketua dan pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), ketua dan pengurus Himpunan Mahasiswa Agroteknologi (HIMAGRO), serta ketua dan pengurus Himpunan Mahasiswa Prodi Peternakan (HIMAPROTER). Pelantikan tersebut merupakan rangkaian acara reorganisasi pengurus Ormawa Fakultas Pertanian, yang sebelumnya telah dilakukan pemilihan ketua Ormawa secara langsung yang dilaksanakan pada bulan Februari 2018. Hasil pemilihan tersebut kemudian ditetapkan secara resmi oleh DPM Fakultas Pertanian 2018 selaku panitia utama Reorganiasasi Ormawa. Dengan adanya pelantikan tersebut maka Ormawa Fakultas Pertanian resmi bekerja untuk satu periode kedepan. Setelah pelantikan, diharapkan Ormawa dapat mengoptimalkan kinerja yang berorientasi pada partisipasi anggota serta meningkatkan koordinasi internal maupun eksternal dibandingkan dengan periode sebelumnya.

WhatsApp Image 2018-05-12 at 15.59.11

Gb. 1 Pengurus Organisasi mahasiswa Fakultas Pertanian 2018/2019

WhatsApp Image 2018-05-12 at 15.59.10

Gb. 2 Pengurus Ormawa 2017/2018, Pengurus Ormawa 2018/2019 Serta Pimpinan Fakultas Pertanian

Acara tersebut turut dihadiri oleh Dekan Fakultas Pertanian Ir. Gembong Haryono, M.P., Pembimbing Ormawa Adhi Surya Perdana, S.P., M.Sc. serta perwakilan dosen Fakultas Pertanian. Pengambilan sumpah janji Ormawa dipimpin langsung oleh Dekan Fakultas Pertanian Universitas Tidar. Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Pertanian menyatakan bahwa dalam menjalankan tugas diharapkan agar seluruh ketua dan pengurus dapat bertanggungjawab pada kewajibannya untuk 1 tahun kedepannya, sehinggga dapat lebih memajukan Mahasiswa Fakultas Pertanian. Dalam pelantikan tersebut ditetapkan Cahyo Dwi Laksono sebagai Ketua Dewan Perwakilan Mahasiswa, Amalia Sasanti sebagai ketua Badan Eksekutif Mahasiswa, Vatjarjinanto sebagai ketua Himpunan Mahasiswa Agroteknologi serta Aqil Adyatama sebagai ketua Himpunan Mahasiswa Program Studi Peternakan periode 2018/2019. (DPM, Ahm)