PIMPINAN FAKULTAS PERTANIAN RESMI LANTIK PENGURUS ORGANISASI MAHASISWA FAKULTAS PERTANIAN PERIODE 2018/2019

Magelang – Jumat (27/4) Organisasi Mahasiswa Fakultas Pertanian (ORMAWA) memiliki agenda besar yaitu pelantikan Pengurus Ormawa Fakultas Petanian periode 2018/2019. Acara tersebut meliputi pelantikan Ketua dan pengurus Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM), Ketua dan pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), ketua dan pengurus Himpunan Mahasiswa Agroteknologi (HIMAGRO), serta ketua dan pengurus Himpunan Mahasiswa Prodi Peternakan (HIMAPROTER). Pelantikan tersebut merupakan rangkaian acara reorganisasi pengurus Ormawa Fakultas Pertanian, yang sebelumnya telah dilakukan pemilihan ketua Ormawa secara langsung yang dilaksanakan pada bulan Februari 2018. Hasil pemilihan tersebut kemudian ditetapkan secara resmi oleh DPM Fakultas Pertanian 2018 selaku panitia utama Reorganiasasi Ormawa. Dengan adanya pelantikan tersebut maka Ormawa Fakultas Pertanian resmi bekerja untuk satu periode kedepan. Setelah pelantikan, diharapkan Ormawa dapat mengoptimalkan kinerja yang berorientasi pada partisipasi anggota serta meningkatkan koordinasi internal maupun eksternal dibandingkan dengan periode sebelumnya.

WhatsApp Image 2018-05-12 at 15.59.11

Gb. 1 Pengurus Organisasi mahasiswa Fakultas Pertanian 2018/2019

WhatsApp Image 2018-05-12 at 15.59.10

Gb. 2 Pengurus Ormawa 2017/2018, Pengurus Ormawa 2018/2019 Serta Pimpinan Fakultas Pertanian

Acara tersebut turut dihadiri oleh Dekan Fakultas Pertanian Ir. Gembong Haryono, M.P., Pembimbing Ormawa Adhi Surya Perdana, S.P., M.Sc. serta perwakilan dosen Fakultas Pertanian. Pengambilan sumpah janji Ormawa dipimpin langsung oleh Dekan Fakultas Pertanian Universitas Tidar. Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Pertanian menyatakan bahwa dalam menjalankan tugas diharapkan agar seluruh ketua dan pengurus dapat bertanggungjawab pada kewajibannya untuk 1 tahun kedepannya, sehinggga dapat lebih memajukan Mahasiswa Fakultas Pertanian. Dalam pelantikan tersebut ditetapkan Cahyo Dwi Laksono sebagai Ketua Dewan Perwakilan Mahasiswa, Amalia Sasanti sebagai ketua Badan Eksekutif Mahasiswa, Vatjarjinanto sebagai ketua Himpunan Mahasiswa Agroteknologi serta Aqil Adyatama sebagai ketua Himpunan Mahasiswa Program Studi Peternakan periode 2018/2019. (DPM, Ahm)

HIMAGRO UNTIDAR SELENGGARAKAN PELATIHAN BUDIDAYA TANAMAN BAYAM DENGAN HIDROPONIK

MAGELANG – Himpunan Mahasiswa Jurusan Agroteknologi (HIMAGRO) Universitas Tidar menggelar acara Pelatihan Budidaya Tanaman Bayam dengan Hidroponik pada hari Sabtu, 9 September 2017. Acara dengan tema “Mengembangkan Wawasan Keorganisasian dan Kemampuan Lapang Mahasiswa dengan Pelatihan Hidroponik” ini diawali dengan sambutan dari Adam Al Fakih, selaku ketua panitia kegiatan.“Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan gambaran teknis mengenai budidaya hidroponik tanaman bayam kepada mahasiswa baru Fakultas Pertanian Universitas Tidar,” paparnya di hadapan para peserta dan segenap perwakilan Ormawa (Organisasi Mahasiswa) Fakultas Pertanian.

foto sambutan Pak Adhi

Gambar 1. Sambutan dari Adhi Surya Perdana, S.P., M.Sc. selaku pembina HIMAGRO

“Saya sangat mengapresiasi seluruh panitia kegiatan yang telah bekerja keras untuk mempersiapkan segala perlengkapan yang dibutuhkan sehingga acara ini dapat terlaksana dengan baik,” kata Adhi Surya Perdana, S.P., M.Sc., yang saat itu hadir untuk mewakili sambutan dari Dekan Fakultas Pertanian UNTIDAR yang sedang berhalangan hadir. “Saya menilai kegiatan ini sangat bagus, karena selain dapat menambah ilmu tentang hidroponik, mahasiswa baru juga mendapat wawasan tentang kepengurusan dan keorganisasian di lingkungan Universitas Tidar khususnya di Fakultas Pertanian”sambungnya.

foto penyampaian materi

Gambar 2. Penyampaian Materi oleh Budi Haryono S.Si.

Dalam pelatihan ini, HIMAGRO UNTIDAR menghadirkan pemateri dari Komunitas Hidroponik Magelang yang diwakilkan oleh Budi Haryono, S.Si., yang mulai menggeluti hidroponik pada tahun 2012. Didampingi dengan dua moderator dari panitia yaitu Cahyo Dwi Laksono (semester 5) dan Nurul Delphi Anjany (semester 3), beliau menjelaskan awalnya hidroponik itu bukanlah sebuah hobi atau kesukaan belaka, tetapi merupakan suatu kewajiban dari kantor tempatnya bekerja yang mengharuskan setiap pegawainya untuk memiliki suatu budidaya pertanian. Beliau yang berkonsentrasi di bidang Kimia Murni tersebut juga menjelaskan bahwa saat ini hidroponik menjadi sumber penghasilan tambahannya dengan keuntungan mencapai 100%.Budi juga memaparkan bahwa beliau memulai hidroponik dari nol dan sekarang sudah mencapai skala produksi. Dalam berbudidaya hidroponik, beliau juga menemukan beberapa kendala yang umum terjadi, seperti tanaman yang menguning, produksinya kurang bagus, hingga banyak tanaman yang mati. Akan tetapi beliau tak lantas patah semangat, justru terus belajar dan mengembangkan hidroponik hingga sukses seperti sekarang. Materi yang disampaikan mencakup faktor–faktor pendukung budidaya hidroponik, seperti faktor lingkungan, jenis–jenis hidroponik, komoditas yang bisa dibudidayakan, dan alat–alat serta bahan–bahan yang diperlukan dalam budidaya hidroponik.

Acara yang dihadiri oleh 92 mahasiswa dari Program Studi Agroteknologi dan 25 mahasiswa dari Program Studi Peternakan ini dilanjutkan dengan praktek lapang dan didampingi langsung oleh Bapak Budi Haryono, S. Si., di halaman Fakultas Pertanian UNTIDAR. Mahasiswa Baru diberikan kesempatan untuk mencoba sendiri menanam bayam dengan teknik hidroponik yang dilakukan secara berkelompok. Media tanam yang digunakan adalah air dengan wadah dari botol air mineral ukuran 1,5 liter yang dibagi menjadi dua bagian. Selanjutnya wadah tersebut diisi dengan larutan nutrisi A dan B, lalu bibit bayam dimasukkan dan dihubungkan dengan kain flanel.

Foto praktek

Gambar 4. Peserta Pelatihan Mempraktekkan Pembuatan Hidroponik

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Departemen Entrepreneurship dari HIMAGRO UNTIDAR ini memiliki beberapa manfaat yaitu mahasiswa baru dapat memahami budidaya hidroponik tanaman sesuai dengan gambaran teknis yang disampaikan oleh pemateri serta menambah wawasan mahasiswa baru Program Studi Agroteknologi mengenai budidaya hidroponik bayam. Dengan diadakannya pelatihan ini, ketua panitia juga mengharapkan mahasiswa baru dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan  tentang budidaya hidroponik tanaman bayam dan dapat menganalisis usaha serta menciptakan terobosan terkait hidroponik tanaman bayam (HIMAGRO/Mrl).

 

 

HIMAGRO UNTIDAR GELAR ACARA ULTIMATUM’17 PADA HUT-2

Magelang- Pada tanggal 20 Mei 2017 Himpunan Mahasiswa Agroteknologi Universitas Tidar mengadakan serangkaian acara ULTIMATUM’17. ULTIMATUM’17 merupakan singkatan dari Ulang Tahun HIMAGRO UNTIDAR Tanggal 20 Mei 2017 dan tepat pada tanggal tersebut HIMAGRO UNTIDAR merayakan hari jadinya yang kedua. Kegiatan yang dilakukan dalam acara ULTIMATUM’17 meliputi pelatihan pembuatan umbi gadung sebagai pestisida nabati yang ramah lingkungan dengan pemateri yaitu Marlina Puspita Sari,S.P., M.Sc. dan Ir. Rahayu Sarwitri, M.P dan pelatihan pemanfaatan tanaman awetan sebagai barang yang bernilai estetika dengan pemateri Millade Anisa, mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta yang juga tergabung dalam komunitas Herbiforous UNY. Jumlah peserta yang tergabung dalam acara ULTIMATUM’17 berjumlah 150 peserta yang terdiri dari 55 mahasiswa program studi Agroteknologi Universitas Tidar, 35 mahasiswa program studi non-agroteknologi, 45 mahasiswa dari instansi luar, 5 peserta dari masyarakat umum dan 10 petani dari Desa Balesari, Kecamatan Windusari, Kabupaten Magelang.

IMG_0042

Gb 1 Pemateri bersama Petani dari Desa Balesari

Pada ULTIMATUM’17 ini, HIMAGRO UNTIDAR juga menampilkan stand Program Kreativitas Mahasiswa Agroteknologi Universitas Tidar yang memperoleh hibah PKM DIKTI. Kegiatan dimulai pukul 09.00 WIB dan diawali dengan pemotongan tumpeng oleh Pembina HIMAGRO UNTIDAR yaitu Adhi Surya Perdana, S.P., M.Sc., sebagai simbol HIMAGRO UNTIDAR telah genap berusia dua tahun.

IMG_0108

Gb 2 Peserta Kegiatan dari Instansi beberapa Universitas

IMG_9923

Gb 3 Stand produk Program Kreatifitas Mahasiswa

Ketua pelaksana, Cahyo Dwi Laksono menuturkan bahwa kegiatan ULTIMATUM’17 bertujuan untuk memberikan pengetahuan akan pentingnya pestisida nabati yang ramah lingkungan, mengenalkan terobosan pengawetan tanaman yang dapat dimanfaatkan sebagai barang yang bernilai estetika tinggi serta mengenalkan berbagai macam hasil kreativitas mahasiswa agroteknologi Universitas Tidar kepada mahasiswa lain maupun khalayak umum. Harapan setelah diiadakan kegiatan ULTIMATUM’17 adalah HIMAGRO UNTIDAR dapat semakin solid dan maju dengan berbagai kreativitas yang dimiliki agar mampu memajukan serta membawa nama baik Agroteknologi, Fakultas Pertanian Universitas Tidar ke jenjang yang lebih bergengsi (HIMAGRO/Mrl).

HIMAGRO UNTIDAR BERPARTISIPASI DALAM SEMINAR DAN BAKTI TANI NASIONAL

Yogyakarta (27/04) – Himpunan Mahasiswa Agroteknologi (HIMAGRO) Universitas Tidar mengikuti kegiatan Seminar dan Bakti Tani Nasional yang diselengarakan oleh FKK HIMAGRI NASIONAL yang bertempat di Universitas Pembangunan Negeri (UPN) Veteran Yogyakarta selaku FKK HIMAGRI KTW III. Kegiatan tersebut diawali dengan seminar Nasional yang  bertema “Optimalisasi Pertanian Organik pada Hortikultura Guna Mewujudkan Pertanian Berkelanjutan” dan dibuka oleh Dekan Fakultas Pertanian UPN Veteran Yogyakarta.

himagro 2

Gb 1. Seminar Nasional“Optimalisasi Pertanian Organik pada Hortikultura Guna Mewujudkan Pertanian Berkelanjutan”

Di era globalisasi ini, semakin banyak petani yang mengolah lahan hanya untuk mencapai profit maksimum. Oleh karena itu, harus melakukan optimalisasi pertanian organik untuk mewujudkan pertanian berkelanjutan. Pertanian organik merupakan sistem produksi pertanian yang holistik dan terpadu dengan cara mengoptimalkan kesehatan dan produktivitas dengan menggunakan bahan alami atau menghindari penggunaan pestisida.

Pertanian organik ini sebagai upaya dalam mewujudkan pertanian berkelanjutan menggunakan teknologi dan teknik yang penerapannya menyesuaikan dengan lingkungan sehingga tidak mengganggu keseimbangan lingkungan. Menurut pemateri, Dr. Yudi Sastro S.P., M.P., dengan adanya kebijakan pemeritah dalam mewujudkan pertanian organik untuk pertanian berkelanjutan ini sesuai dengan agenda nawacita. Dilengkapi dengan materi dari  Ir. Drs. H. Bugiakso dan Nasir Soenanto, S.P. mengoptimalkan peran petani dalam mengusahakan pertanian organik di Indonesia. Selain itu, agenda yang tidak kalah penting yaitu peningkatan kedaulatan pangan yang dicerminkan pada kekuatan untuk mengatur masalah pangan secara mandiri. Dalam mengatur kedaulatan pangan tentu saja menghadapi permasalahan pembangunan pertanian yakni, perubahan iklim, kondisi perkonomian global, dan gejolak harga pangan global.

Magelang – Bakti Tani Nasional 2017 diselenggarakan di Desa Sewukan, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang Jawa Tengah. Kegiatan tersebut dihadiri oleh 61 Mahasiswa dari beberapa delegasi Himpunan Mahasiswa Agronomi dari seluruh Universitas di Indonesia dan HIMAGRO UNTIDAR sendiri mendelegasikan 4 mahasiswa. Kegiatan diawali dengan pembagian penduduk sehingga mahasiswa diharapkan ikut berpartisipasi dalam kegiatan petani dan berfikir kritis dalam bidang pertanian.

himagro 1

Gb 2. Peserta mengikuti aktivitas petani

himagro 4

Gb 3. Kegiatan Bakti Tani Nasional

Dengan penuh semangat, seluruh peserta Bakti Tani Nasional 2017 ikut membersihkan saluran irigasi dan membuat bedengan di sungai. Selain membersihkan saluran irigasi, juga diadakan acara sosialisasi pembuatan pestisida nabati dan pupuk organik dengan kelompok tani di Desa Sewukan. Sosialisasi ini merupakan salah satu cara untuk menyadarkan para petani agar mengutamakan pengunaan pupuk organik sehingga dapat mewujudkan pertanain yang berkelanjutan (HIMAGRO/Mrl).

TRAINING ORGANISASI DAN PROFESI MAHASISWA (TOPMA) HIMPUNAN MAHASISWA AGROTEKNOLOGI UNIVERSITAS TIDAR

Magelang – Sabtu (08/03) Himpunan Mahasiswa Agroteknologi (HIMAGRO) Universitas Tidar mengadakan kegiatan TOPMA (Training Organisasi dan Profesi Mahasiswa). Kegiatan ini dikhususkan untuk pengurus HIMAGRO UNTIDAR angkatan IV periode 2017. Melalui kegiatan TOPMA pengurus HIMAGRO UNTIDAR mendapatkan bekal pengetahuan dalam berorganisasi. Materi yang disampaikan berisi tentang keorganisasian, penetapan tupoksi departemen, analisis permasalahan, dan simulasi sidang.

Materi keorganisasian disampaikan oleh Adhi Surya Perdana, S.P.,M.Sc. yang berisi tentang penjelasan kode etik mengikuti kegiatan acara sebuah organisasi, organisasi kemahasiswaan, kegiatan organisasi, kepemimpinan, demokrasi, dan karya nyata organisasi kemahasiswaan.

IMG-20170419-WA0003Gb 1. Penjelasan Keorganisasian dan Kepemimpinan di Lingkungan Perguruan Tinggi

Penetapan Tupoksi (Tugas Pokok dan Fungsi) departemen, menjelaskan beberapa tugas tiap departemen di HIMAGRO UNTIDAR, sehingga pengurus HIMAGRO UNTIDAR yang tergabung dalam masing-masing departemennya semakin paham akan tugas yang harus dilakukan beserta fungsi di setiap departemennya. Terdapat lima departemen di HIMAGRO UNTIDAR di antaranya departemen PSDM (Pengembangan Sumber Daya Manusia), departemen humas, dokumentasi dan kearsipan, dokumentasi, entrepreneurship, serta multimedia dan informasi.

Materi analisis permasalahan berjudul “Konflik, Kepimimpinan, dan Analisis Permasalahan” menjelaskan mengenai pengertian konflik, gejala dan sumber konflik, penyebab terjadinya konflik, tipe – tipe konflik, dampak konflik, manajemen konflik dan analisis suatu permasalahan dalam organisasi. Melalui materi ini pengurus HIMAGRO dituntut agar lebih peka terhadap masalah-masalah yang ada di sekitarnya dan menciptakan solusi atas suatu permasalahan dalam organisasi.

Materi yang terakhir dalam acara Training Organisasi dan Profesi Mahasiswa (TOPMA), yaitu Simulasi Persidangan yang disampaikan oleh Sukadi selaku Ketua Koordinator FKK HIMAGRI Wilayah III Tahun 2017. Persidangan erat kaitannya dalam sebuah organisasi, oleh karena itu sangatlah penting bagi pengurus HIMAGRO UNTIDAR untuk mengetahui tata cara persidangan.

Puncak dari kegiatan TOPMA, yaitu games yang dilaksanakan di halaman Fakultas Pertanian. Sebelum games dilaksanakan terlebih dahulu pengurus dibagi menjadi 4 kelompok. Games dilaksanakan untuk menguji kekompakan dan kerjasama antar tim yang nantinya diharapkan dapat diterapkan dalam organisasi HIMAGRO UNTIDAR.

IMG-20170419-WA0001Gb 2. Games

Menurut Panitia TOPMA (Putri Cahaya Anggraeny), “Kegiatan ini penting diadakan bagi pengurus baru HIMAGRO UNTIDAR 2017, mulai dari materi pertama tentang keorganisasian, kemudian tentang analisis permasalahan yang merupakan bekal untuk menghadapi suatu masalah yang timbul di organisasi. Simulasi sidang sangatlah bermanfaat untuk menambah wawasan dalam persidangan. Dengan adanya acara ini diharapkan para pengurus HIMAGRO lebih mengerti tentang organisasi, tugasnya disetiap departemen dan lebih akrab antara pengurus HIMAGRO di Fakultas Petanian” (HIMAGRO/Mrl).

MAHASISWA FAKULTAS PERTANIAN UNTIDAR SAMPAIKAN ASPIRASI MELALUI SARASEHAN

Magelang – Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Pertanian (BEM-FP) melaksanakan kegiatan sarasehan yang merupakan agenda tahunan dari Fakultas Pertanian. Tema yang diambil pada sarasehan kali ini adalah “Solution for Better Innovation” atau solusi untuk inovasi terbaik. Kegiatan sarasehan ini dilaksanakan di auditorium Universitas Tidar.

peserta sarasehan Gb 1 Berlangsungnya kegiatan sarasehan

Ketua panitia kegiatan sarasehan adalah Eka Nuryani, mahasiswi Semester 6 Fakultas Pertanian. Peserta sarasehan yaitu seluruh dosen serta karyawan dan semua mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Tidar. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Jum’at (7/04) jam 13.30 WIB. Acara pembukaan diisi dengan sambutan Ketua Panitia Sarasehan, Ketua BEM Fakultas Pertanian dan Dekan Fakultas Pertanian Universitas Tidar. Dalam sambutannya Dekan Fakultas Pertanian menyampaikan bahwa mahasiswa bidikmisi harus meningkatkan IPK, karena apabila IPK kurang dari 3 maka beasiswa bidikmisi akan dicabut.

sambutan ketua bem

Gb 2  Sambutan Ketua BEM-FP

sesi diskusi

Gb 3 Penyampaian Aspirasi oleh Mahasiswa

Selanjutnya dilanjutkan dengan acara inti yaitu diskusi yang dipandu oleh Dekan Fakultas Pertanian Universitas Tidar, Ir. Gembong Haryono M.P. beserta jajarannya. Dalam acara ini mahasiswa menyampaikan keluh kesah serta aspirasinya kemudian akan ditanggapi oleh beberapa dosen yang bersangkutan. Salah satu hal yang dibahas dalam acara sarasehan ini adalah PKL. Ir. Yulia Eko Susilowati, M.P., selaku Ketua Jurusan, Ir. Murti Astiningrum, M.P. sebagai Wakil Dekan I dan Ir. Historiawati, M.P Wakil Dekan II, dan sekaligus sebagai pembimbing akademik menanggapi keluh kesah mahasiswa mengenai PKL. Pada akhir acara diadakan penutupan sarasehan sekaligus foto bersama dosen dan mahasiswa (BEM-FP/Mrl/Ahm).

HIMAGRO UNTIDAR BERPARTISIPASI DALAM KEGIATAN DISKUSI DAN RAKORWIL FKK HIMAGRI KTW III

Yogyakarta – Sabtu (04/03) Himpunan Mahasiswa Agroteknologi (HIMAGRO) Universitas Tidar mengikuti kegiatan yang diselenggarakan oleh Forum Komunikasi dan Kerjasama Himpunan Mahasiswa Agronomi Indonesia (HIMAGRI) KTW III Daerah Istimewa Yogyakarta-Jawa Tengah. Kegiatan tersebut meliputi diskusi dan rakorwil yang dilaksanakan di Institut Pertanian (INTAN) Yogyakarta.

IMG-20170327-WA0004

Gambar 1. Diskusi tentang Revitalisasi Pemikiran Mahasiswa Pertanian

Kegiatan diskusi panel dengan tema “Revitalisasi Pemikiran Mahasiswa Pertanian” disampaikan oleh narasumber Bp. Timbul Sunarno dan Bp. Hendro Supriyanto. Melalui diskusi tersebut diharapkan mahasiswa pertanian dapat merevitalisasi pemikiran untuk mengarahkan pola hidup masyarakat petani agar dapat memajukan bidang pertanian di Indonesia.

Sesi pertama pada  RAKORWIL tersebut dilakukan dengan pelantikan pengurus FKK Himagri KTW III periode baru tahun 2016-2018 yang dipimpin oleh Koordinator Wilayah III (Korwil) Sukadi dari Universitas PGRI Yogyakarta dan dikukuhkan oleh bagian Biro Pusat FKK Himagri dengan mengucapkan ikrar FKK Himagri. Tim delegasi Himagro UNTIDAR ikut andil sebagai bagian dari pengurus FKK Himagri KTW III tahun 2016-2018, yaitu Millaturrif’ah (bidang pengabdian masyarakat) dan Cahyo Dwi Laksono (bidang komunikasi). Keduanya resmi  masuk dalam kepengurusan forum tersebut.

IMG-20170327-WA0005

Gambar 2. Pelantikan pengurus FKK Himagri KTW III di Institut Pertanian Yogyakarta

IMG-20170327-WA0002

Gambar 3. Himagro Untidar dalam FKK Himagri KTW III

Terbentuknya pengurus periode baru FKK Himagri KTW III tahun 2016/2018 diharapkan dapat terwujud komunikasi dan kerjasama yang lebih baik dibanding periode sebelumnya. Menurut Cahyo Dwi Laksono, mahasiswa Agroteknologi FP Untidar menyatakan “FKK sangatlah penting terutama untuk menjalin link kegiatan non kurikuler yang tidak hanya di internal kampus, tetapi juga di luar kampus. Cahyo bergabung di bidang komunikasi dan informasi dengan teman-teman FKK Jateng dan DIY. Bidang ini ditargetkan untuk menjaga eksistensi FKK HIMAGRI KTW III dengan menggunakan media sosial serta menerbitkan buletin 2 mingguan terkait dengan pertanian maupun non pertanian”. Sedangkan Millaturrif’ah menyatakan bahwa dirinya sangat bersyukur bisa bergabung ke dalam kepengurusan, khususnya di bidang pengabdian masyarakat. Kami mempunyai tekat untuk menjadikan desa yang selama ini masih non-produktif menjadi desa mandiri dan produktif dengan mengedepankan pertanian berkelanjutan.

Selain pelantikan pengurus baru, RAKORWIL tersebut juga membahas penetapan waktu pelaksanaan kegiatan sesuai agenda Program Kerja Utama dan menetapkan  penanggungjawab atau pelaksana kegiatan untuk Program Kerja Rekomendasi. (Himagro/Ahm/Mrl)

BEM FAKULTAS PERTANIAN DAN HIMAGRO UNTIDAR RESMI MILIKI PEMIMPIN BARU

Magelang – Euforia Pemilihan Ketua BEM dan Ketua HMJ menggelora seiring digelarnya PEMIRA di lingkungan Universitas Tidar. Pemilihan ketua organisasi mahasiswa dilaksanakan hampir bersamaan di seluruh progam studi maupun fakultas di Universitas Tidar. Euforia tersebut sangat terasa di Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian. Ketua panitia PEMIRA Fakultas Pertanian, Ganisya Bayu Rahman Sulaksana menyatakan bahwa PEMIRA Fakultas Pertanian diikuti oleh 4 calon ketua, yaitu 2 calon ketua BEM Fakultas Pertanian serta 2 Calon Ketua HIMAGRO. Calon ketua BEM Fakultas Pertanian yaitu Sigit Prasetya dan Muhammad Cahyo Purnomo, keduanya merupakan mahasiswa Fakultas Pertanian semester 5. Sementara itu, Himagro juga mempunyai 2 calon ketua umum, yaitu Putri Cahya Anggraini dan Taufik Hidayat yang merupakan mahasiswa semester 3 Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian.

Pemilihan ketua organisasi mahasiswa di Fakultas Pertanian diikuti oleh seluruh mahasiswa aktif Fakultas Pertanian. Panitia PEMIRA Faperta mengadakan pemungutan suara pada hari kamis, tanggal 12 Januari 2017 pukul 07.00- 13.00 WIB, Proses pemilihan dilakukan dengan cara mencoblos surat suara yang telah disiapkan oleh panitia. Selanjutnya pada pukul 14.00 WIB dilakukan perhitungan surat suara, perhitungan tersebut dihadiri oleh calon ketua BEM, Himagro, panitia serta perwakilan mahasiswa. Dalam perhitungan tersebut Muhamad Cahyo Purnomo berhasil meraih suara terbanyak dan berhak menjadi Ketua BEM Fakultas Pertanian periode 2017. Sementara itu, Taufik Hidayat berhasil mengungguli perolehan suara dan berhak menjadi ketua Himagro Untidar 2017.

IMG_20170112_093417

Gb. Ketua Himagro periode 2016 memberikan suara dalam pemilihan BEMFP dan Himagro 2017

IMG_20170112_082915

Gb. Ketua BEMFP  periode 2016 memberikan suara dalam pemilihan BEMFP dan Himagro 2017

IMG_20170112_115000

IMG_20170112_114847

Gb. Mahasiswa Fakultas Pertanian saat proses pemilihan Ketua BEMFP dan Himagro 2017

Taufik Hidayat Ketua Himagro Untidar 2017 menyatakan bahwa dirinya siap untuk mengemban tugas sebagai Ketua Himpunan Mahasiswa Agroteknologi Universitas Tidar. Taufik menambahkan bahwa saat ini saya telah menyiapkan sejumlah program awal untuk kemajuan Himagro, program tersebut di antaranya pemagangan mahasiswa semester 1, recruitmen, seleksi pengurus serta Training Organisasi Profesi Mahasiswa (TOPMA). Selain itu, Taufik menyatakan dirinya siap untuk bekerja sama dengan sejumlah pihak baik dengan BEM, Fakultas, Universitas maupun pihak-pihak lain demi kemajuan Himagro Untidar.

Pada kesempatan yang sama Muhammad Cahyo Purnomo ketua BEMFP terpilih mengatakan bahwa dalam waktu dekat BEM FP akan mengadakan open recruitment sehingga akan tersusun kepengurusan sesuai yang diharapkan. Selain itu, BEM FP akan lebih fokus dalam  bidang akademik maupun non akademik sehingga dapat mendongkrak prestasi mahasiswa Fakultas Pertanian baik tingkat universitas maupun tingkat nasional.

Berikut profil singkat Ketua BEM Fakultas Pertanian dan Ketua Himpunan Mahasiswa Agroteknologi  Untidar 2017

  1. Profil Ketua BEM Fakultas Pertanian Periode 2017

IMG_20170109_131701

Nama Muhammad Cahyo Purnomo
Semester 5 (lima)
Fakultas Pertanian
Pengalaman Organisasi :

 

· Kadiv. Budaya dan Seni Himagro Untidar 2015

· Kadiv.  Budaya dan Seni BEM Fakultas Pertanian 2016

· Kadiv. Kewirausahaan Bidang Akademik BEM-KM Universitas Tidar 2016

Prestasi · Lolos PMW Untidar 2015

· Lolos PKM-K Dikti 2015

Visi Memajukan mahasiswa Fakultas Pertanian dalam organisasi maupun kemahasiswaan, serta meningkatkan prestasi akademik dan non akademik.

 

2. Profil Ketua HIMAGRO UNTIDAR Periode 2017

1482843678982-min

Nama Taufik Hidayat
Semester 3 (tiga)
Jurusan Agroteknologi
Pengalaman Organisasi :

 

· Staff SDM Himagro Untidar 2016

· Ketua Karangtaruna

· Ketua Stand up Comedy Untidar 2016- Sekarang

Visi Meningkatkan kualitas himpunan mahasiswa jurusan Agroteknologi Untidar untuk lebih aktif, menjunjung semangat kekeluargaan dan dapat sebagai wadah aspirasi bagi mahasiswa Program Studi Agroteknologi Untidar.

Selamat bertugas bagi ketua organisasi mahasiswa Fakultas Pertanian terpilih, mari bersama-sama memajukan Fakultas Pertanian Universitas Tidar. (Ahm/Mrl)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

HIMAGRO UNTIDAR KUNJUNGI UGM DAN INSTIPER YOGYAKARTA

MAGELANG – Sabtu (19/11) Himpunan Mahasiswa Agroteknologi (HIMAGRO) Universitas Tidar melaksanakan kunjungan ke Institut Pertanian Stiper (INSTIPER) dan Universitas Gadjah Mada (UGM). Kegiatan tersebut meliputi diskusi tentang keorganisasian bersama Ikatan Mahasiswa Budidaya Pertanian (IMADATA) INSTIPER Yogyakarta dan pelatihan Terrarium bersama Ikatan Mahasiswa Agronomi dan Pemuliaan Tanaman Universitas Gadjah Mada (IMAGRO UGM). Kegiatan ini diikuti oleh 40 peserta yang terdiri dari 26 pengurus HIMAGRO, 4 calon pengurus HIMAGRO dan 10 Anggota HIMAGRO.

Dalam kegiatan yang bertema “Menggapai Ilmu Organisasi dan Kreasi melalui FKK HIMAGRI” tersebut, diharapkan dapat menambah wawasan keorganisasian yang diperoleh dari UGM dan INSTIPER, mengetahui teknik budidaya Terarium dan aplikasinya, serta mempererat tali persaudaraan antara HIMAGRO UNTIDAR dengan  himpunan mahasiswa yang berada di kampus UGM dan INSTIPER.

g2 KUNJUNGAN

Gambar 1. Kunjungan ke lahan pertanian INSTIPER Yogyakarta

Kunjungan yang bertujuan untuk mempererat tali persaudaraan tersebut disambut hangat oleh IMADATA INSTIPER, hal ini terlihat dari sambutan yang disampaikan oleh ketua IMADATA INSTIPER, “Selamat datang HIMAGRO UNTIDAR di kampus perjuangan INSTIPER, kami sangat senang bisa menjadi salah satu tuan rumah dalam kegiatan kunjungan kalian”, ucapnya. Tidak hanya berdiskusi tentang keorganisasian, tetapi HIMAGRO UNTIDAR juga diajak untuk mengenal dan melihat lahan pertanian INSTIPER.

Sambutan yang tidak kalah serunya juga diperoleh dari IMAGRO UGM, dengan penuh semangat IMAGRO UGM mengajak seluruh peserta untuk berlatih budidaya Terrarium. Sebelum mempraktekkan budidaya tersebut, pihak IMAGRO UGM menjelaskan tentang budidaya Terrarium terlebih dahulu. Peserta mengikuti pelatihan tersebut dengan penuh antusias. “Saya sangat tertarik dengan budidaya Terrarium ini, dan saya akan mempraktekkan ini di rumah” ungkap salah satu peserta dari Universitas Tidar.

g3 KUNJUNGAN

Gambar 2. Praktik pembuatan terrarium

Ketua panitia mengatakan bahwa kegiatan tersebut berjalan dengan baik dan lancar sesuai rencana, meskipun terdapat beberapa kendala. “Puji syukur kunjungan ini diluar ekspektasi karena peserta yang berpartisipasi sangat menikmati kegiatan ini dan tepat waktu, meskipun ada beberapa kendala”, ungkap Christian Teddy, ketua panitia kegiatan tersebut. (Hmj/Mrl/Ahm)

HIMAGRO UNTIDAR MELAKSANAKAN “BHAKTI TANI MEMBANGUN NEGERI” DALAM PERINGATAN HUT FKK HIMAGRI KTW III JATENG DAN DIY

Magelang – Himpunan Mahasiswa Agroteknologi (HIMAGRO) Universitas Tidar menggelar kegiatan “BHAKTI TANI MEMBANGUN NEGERI”. Kegiatan tersebut untuk memperingati Hari Ulang Tahun Forum Komunikasi dan Kerjasama Himpunan Mahasiswa Agronomi Indonesia (FKK HIMAGRI KTW III) ke 32  di SD N 3 Sekayu, Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang. Kegiatan yang dilaksanakan pada tanggal 3 – 4 Desember 2016, tersebut meliputi penanaman bibit kakao, bibit kelengkeng, tracking, cassava party, seminar dan diskusi. Kegiatan tersebut diikuti oleh 233 peserta dari berbagai latar belakang, baik Mahasiswa, Petani, Panitia, Anak- anak Sekolah Dasar serta undangan  anggota FKK HIMAGRI Wilayah 3 Jateng dan DIY.

Kepala SD N 3 Sekayu dalam sambutannya mengharapkan agar mahasiswa menjadi contoh untuk siswa-siswinya “Saya berharap anak-anak mempunyai motivasi untuk berkecimpung di dunia pertanian dan menjadikan mahasiswa sebagai contoh untuk mau melanjutkan ke perguruan tinggi”.

Dalam kegiatan tersebut, Panitia mengundang Ir. Rahayu Sarwitri, M.P., beliau merupakan  dosen senior di Fakultas Pertanian UNTIDAR. Ir. Rahayu Sarwitri, M.P. menjadi Narasumber tunggal dalam seminar yang bertema” Pertanian Sejak Dini “. Ir. Rahayu memaparkan pertanian dengan teknologi modern yang dikemas menarik sehingga dapat memotivasi peserta yang mayoritas merupakan siswa SDN 3 Sekayu. Selain materi, juga ditampilkan teknologi pertanian saat ini seperti penyiraman dengan menggunakan helikopter, mesin penyiang padi sawah bermotor, mesin panen strowberry, dll.

IMG_9652-min

Gb. Pemberian materi pertanian modern kepada Siswa SDN 3 Sekayu

Dalam diskusi antara anggota FKK HIMAGRI KTW III, panitia dan kelompok tani setempat membahas tentang pembuatan POC (Pupuk Organik Cair) dan budidaya tanaman kakao. Sebanyak 70 bibit kakao ditanam di lahan milik kelompok tani Desa Ketundan dan 5 bibit kelengkeng ditanam di SD N 3 Sekayu. Kepala Desa berharap agar Dusun Sekayu, Desa Ketundan di eksplore lagi supaya lebih maju, karena tanahnya subur dan cocok untuk ditanami berbagai macam sayuran. “Desa Ketundan merupakan daerah yang subur, jadi diperlukan eksplorasi agar lebih maju”.

Ketua panitia Amalia Sasanti mengatakan bahwa kegiatan tersebut di luar ekspektasi karena peserta FKK HIMAGRI yang berpartisipasi lebih dari 70 orang, “Ini awal yang baik untuk HIMAGRO UNTIDAR agar bisa lebih eksis lagi khususnya di FKK HIMAGRI wilayah III. Melalui kegiatan ini diharapkan dalam pengembangan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dapat dilaksanakan di Dusun Sekayu, Desa Ketundan yang sesuai dengan Tri Darma perguruan tinggi”.

IMG_0261-min

Gb. Basecamp Panitia dan Peserta

IMG_0366-min

Gb. Akhir acara foto bersama peserta, panitia serta undangan FKK Himagri wilayah 3 Jateng dan DIY

Koordinator wilayah 3 FKK HIMAGRI Yusuf Diansyah mengatakan “Kegiatan ini merupakan kegiatan yang paling banyak dihadiri oleh peserta dari FKK HIMAGRI dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, Saya sangat salut dengan kerja keras serta kekompakan panitia sehingga kegiatan tersebut berjalan lancar, terima kasih HIMAGRO UNTIDAR, kalian luar biasa”.(Hmj/Ahm/Mln)