Sambut Mahasiswa Baru Agroteknologi, HIMAGRO UNTIDAR Selenggarakan Agrophoria

Magelang – Sabtu (8/9) Himpunan Mahasiswa Agroteknologi Universitas Tidar (HIMAGRO UNTIDAR) menyelanggarakan kegiatan AGROPHORIA (Agrotechnology Euphoria) 2018. AGROPHORIA merupakan kegiatan yang ditujukan khusus untuk mahasiswa baru program studi Agroteknologi angkatan 2018. Bentuk kegiatan AGROPHORIA meliputi diskusi panel, materi, pelatihan hidroponik, pengenalan seluk beluk HIMAGRO dan gelar potensi mahasiswa. Kegiatan tersebut berlangsung di Auditorium Universitas Tidar pukul 08.00-17.30.

Gambar 1. Penyampaian Materi Tentang Peraturan Akademik Program Studi Agroteknologi Oleh Ir. Yulia Eko Susilowati, M.P.

Materi pertama pada acara tersebut yaitu pengenalan sistem akademik program studi Agroteknologi yang disampaikan oleh Ir. Yulia Eko Susilowati, M.P. selaku kepala jurusan Agroteknologi. Pada materi tersebut dijelaskan sistem perkuliahan yang ada di Fakultas Pertanian, serta tata aturan perkuliahan program studi Agroteknologi, dan mata kuliah program studi Agroteknologi tahun ajaran 2018/2019. Materi kedua disampaikan oleh Siti Nurul Iftitah, S.P.,M.P., beliau merupakan dosen Teknologi Hidroponik dan Aeroponik di Fakultas Pertanian Universitas Tidar. Pada materi tersebut disampaikan tentang cara budidaya tanaman secara hidroponik. Pada materi tersebut dijelaskan tentang keuntungan menggunakan sistem budidaya hidroponik yaitu hidroponik sebagai solusi semakin berkurangnya lahan pertanian dan teknik bertanam menggunakan hidroponik. Pada hari yang sama peserta juga berkesempatan mempraktikkan langsung bagaimana mencampurkan nutrisi hidroponik, menyiapkan wadah untuk budidaya dan perawatan hidroponik.

Gambar 2. Penyampaian Materi Tentang Hidroponik Oleh Siti Nurul Iftitah, S.P., M.P.

Materi selanjutnya  mengenai Keprofesian dan Keorganisasian HIMAGRO yang disampaikan oleh Ketua Umum HIMAGRO, Vatjarjinanto. Pada materi tersebut dijelaskan mengenai organisasi sebagai salah satu sarana untuk mengembangkan bakat dan memperoleh ilmu di luar bangku perkuliahan. Materi tersebut juga berisi pengenalan HIMAGRO sebagai salah satu organisasi mahasiswa (ormawa) di bawah naungan Fakultas Pertanian. Acara dilanjutkan dengan gelar potensi mahasiswa yang menjadi ajang untuk menampilkan bakat mahasiswa baru. Pada sesi tersebut, setiap kelompok menampilkan pentas seni, diantaranya musikalisasi puisi, menyanyi, menari, teatrikal, dan perkusi.

Gambar 3. Penutupan acara Agrophoria 2018 di halaman Fakultas Pertanian Universitas Tidar

Epiliana selaku ketua panitia berharap kegiatan AGROPHORIA 2018 dapat menumbuhkan jiwa kekeluargaan dan solidaritas mahasiswa baru Agroteknologi serta dapat menumbuhkan  jiwa agropreneur melalui budidaya tanaman hidroponik. Selain itu  dengan adanya kegiatan ini dapat turut diperkenalkan dunia  akademik, keprofesian dan keorganisasian HIMAGRO kepada mahasiswa baru. (Himagro/Ahm)

HIMAGRO UNTIDAR MELAKUKAN KUNJUNGAN LAPANG di PT. INDMIRA DAN HMJ AGROTEKNOLOGI UPN VETERAN YOGYAKARTA

Yogyakarta – HIMAGRO UNTIDAR melaksanakan Kunjung Lapang di PT. Indmira Yogyakarta serta di Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Agroteknologi UPN Veteran Yogyakarta (25/8). Kunjung Lapang 2018 ini merupakan salah satu program kerja Departemen Hubungan Masyarakat HIMAGRO UNTIDAR. Kunjungan lapang ke HMJ UPN bertujuan untuk menjalin silahturahmi, komunikasi dan kerjasama antara HIMAGRO UNTIDAR dengan HMJ Agroteknologi UPN. Selain itu, kunjungan ini juga bertujuan untuk mengetahui serta menggali sistem keorganisasian dan keprofesian HMJ Agroteknologi UPN. Sementara itu, Kunjung lapang ke PT. INDMIRA bertujuan untuk mengenalkan dunia usaha kepada mahasiswa Agroteknologi sehingga mahasiswa dapat menimba ilmu untuk memperdalam pengetahuan  mengenai budidaya hidroponik dengan berbagai sistem dan teknologi yang modern.

Gambar 1. Kunjungan HIMAGRO UNTIDAR di HMJ Agroteknologi UPN Yogyakarta

Kunjung Lapang Himagro Untidar diikuti oleh 60 Mahasiswa yang terdiri dari 32 orang pengurus dan 25 orang anggota. Kunjungan pertama dilaksanakan di PT. Indmira Yogyakarta. PT Indmira merupakan salah satu perusahaan swasta yang bergerak di bidang konsultan pupuk dan produk pertanian yang berada di Yogyakarta. Pada kunjungan ini, peserta belajar tentang budidaya tanaman dengan sistem hidroponik, pelajaran tersebut meliputi  perawatan, pemberian nutrisi dan cara pemasarannya. Peserta berkesempatan melihat langsung budidaya hidroponik dan berkesempatan bertanya mengenai budidaya secara hidroponik.

Gambar 2. Kunjungan HIMAGRO UNTIDAR di lahan hidroponik PT. Indmira Yogyakarta

Sarah Firdausa Raintung, ketua panitia Kunjungan Himagro dalam keterangannya menyatakan bahwa dengan kegiatan kunjung lapang diharapkan Himagro Untidar dapat menjalin komunikasi dan kerjasama  dengan HMJ Agroteknologi UPN. Kerjasama dan komunikasi dengan HMJ Agroteknologi UPN dinilai sangat dibutuhkan untuk dapat meningkatkan kualitas program kerja serta kegiatan Himagro kedepan, hal ini dikarenakan dengan adanya kunjungan ini kedua Himpunan dapat saling berdiskusi dan bertukar pikiran. Selain itu, dengan berkunjung di PT. Indmira diharapkan dapat menambah pengetahuan mahasiswa pada dunia usaha khususnya dibidang pertanian.

Gambar 3. Forum Grup Discussion salah satu Departemen HIMAGRO UNTIDAR DAN HMJ Agroteknologi UPN

Kunjungan kedua dilaksanakan di UPN Veteran Yogyakarta dengan tujuan bertemu Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Agroteknologi. Dalam pertemuan ini turut diperkenalkan masing-masing pengurus dalam setiap departemen baik pada Himagro Untidar maupun HMJ UPN. Kemudian kegiatan dilanjutkan dengan forum grup discussion (FGD) tiap departemen di Himagro Untidar dan HMJ Agroteknologi UPN. Dalam FGD tersebut, masing-masing departemen dari kedua organisasi saling berdiskusi dan bertukar pikiran. Kunjungan di HMJ Agroteknologi UPN diakhiri dengan penyerahan cinderamata antar kedua himpunan.  (Himagro/Ahm)

OTADAMA FAKULTAS PERTANIAN 2018 SUKSES DIGELAR

Magelang – Orientasi Tidar Muda atau yang lebih dikenal Otadama merupakan kegiatan pengenalan lingkungan kampus serta pengenalan sistem pembelajaran yang ada di Universitas Tidar, termasuk di Fakultas Pertanian. Otadama di Fakultas Pertanian dilaksanakan pada tanggal 27 Agustus 2018 di Auditorium Universitas Tidar. Otadama ini diikuti oleh 242 mahasiswa baru dari Fakultas Pertanian dengan rincian 92 mahasiswa dari Prodi S1 Agroteknologi, 87 mahasiswa dari S1 Peternakan dan 75 mahasiswa dari S1 Akuakultur.

Acara Otadama Fakultas Pertanian 2018 turut dihadiri oleh perwakilan Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kota Magelang, Wakil Rektor III Universitas Tidar, Dekan Fakultas Pertanian, Dosen dan Tenaga Pendidikan serta Alumni Fakultas Pertanian Universitas Tidar. Otadama dibuka dengan pemukulan gong oleh Dekan Fakultas Pertanian, Ir. Gembong Haryono, M.P. yang kemudian dilanjutkan beberapa penyampaian beberapa materi tentang kewirausahaan, motivasi belajar serta koorganisasian oleh beberapa narasumber. Dalam sambutannya Dekan Fakultas Pertanian Ir. Gembong Haryono, M.P. menyampaikan bahwa saat ini Fakultas Pertanian memiliki tren positif dalam penerimaan mahasiswa baru. Peminat Fakultas Pertanian dari tahun ke tahun mengalami peningkatan yang sangat pesat, hal tersebut tentunya sangat membanggakan untuk sivitas akademika Fakultas Pertanian. Ir. Gembong Haryono, M.P. mengucapkan selamat datang dan selamat bergabung kepada seluruh mahassiswa baru di keluarga besar Fakultas Pertanian Universitas Tidar.

Gb 1. Sambutan Dekan Fakultas Pertanian Serta Pembukaan Otadama Fakultas Pertanian 2018

Mahasiswa baru Fakultas Pertanian turut diperkenalkan organisasi mahasiswa yang berada di lingkup Fakultas Pertanian, yaitu Dewan Perwakilan Mahasiswa Fakultas Pertanian (DPM-FP), Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Pertanian (BEM-FP), Himpunan Mahasiswa Agroteknologi (HIMAGRO) serta Himpunan Mahasiswa Prodi Peternakan (HIMAPROTER).

Kegiatan tersebut kemudian dilanjutkan dengan acara pengenalan Stand Program Kreatifitas Mahasiswa (PKM). Stand PKM ini memamerkan beberapa produk PKM mahasiswa Fakultas Pertanian yang lolos dan didanai oleh KEMENRISTEK DIKTI tahun 2018. Dalam kegiatan tersebut mahasiswa baru dapat berdiskusi secara langsung tentang PKM yang ada di perguruan tinggi.

Gb 2. Sambutan Ketua Panitia Otadama Fakultas Pertanian Fikri Haniful Anam

Fikri Haniful Anam selaku Ketua Panitia Otadama Fakultas Pertanian menyatakan bahwa secara keseluruhan acara otadama berjalan sukses dan lancar, apresiasi setinggi-tingginya saya ucapkan kepada seluruh jajaran panitia yang telah bekerja keras dalam mensukseskan acara ini. Tujuan diadakannya acara ini supaya mahasiswa baru dapat beradaptasi dengan lingkungan kampus, mempunyai jiwa solidaritas antar mahasiswa baru serta dapat mengenal keluarga besar Fakultas Pertanian, “tambah Fikri”. Selamat bergabung Mahasiswa Baru Fakultas Pertanian Universitas Tidar 2018, Semoga ini dapat menjadi langkah awal untuk menggapai cita-cita kalian.

FAKULTAS PERTANIAN, HIJAU BERJAYA. (BEM, Ahm)

BOSEN BERSAMA DIA “ BROWNIES BERBAHAN DASAR DAUN KERSEN BERKHASIAT MENURUNKAN DIABETES” INOVASI MAHASISWA FAKULTAS PERTANIAN

Magelang – Penderita diabetes di Indonesia saat ini masih tinggi, penyakit tersebut datang dengan berbagai penyebab, salah satunya adalah mengkonsumsi makanan dengan kadar gula yang relatif tinggi. Menurut KEMENKES RI (2014), estimasi terakhir IDF (International Diabetes Federation) pada tahun 2013 terdapat 382 juta orang di dunia yang menderita diabetes. Pada tahun 2035 jumlah tersebut diperkirakan akan meningkat menjadi 592 juta orang. Hal ini diperkirakan karena pola makan masyarakat yang tidak teratur dan mengandung gula cukup tinggi.

Latar belakang diatas menggerakkan Mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Tidar untuk berinovasi menciptakan makanan yang enak dan dapat mencegah serta menurunkan diabetes. Inovasi tersebut dituangkan dalam sebuah Program Kreatif Mahasiswa Kewirausahaan (PKM-K) yang lolos tahun 2018 ini.  Program Kreatif Mahasiswa ini di ketuai oleh Ovi Faelasofa Kusuma Dhea dengan anggota Anggi Majid, Budi Santoso dan Maulana Triandhani. Ovi Faela berharap dengan PKM ini masyarakat tidak hanya dapat menikmati brownies dengan rasa yang enak namun juga berkhasiat untuk menurunkan diabetes. Ovi menambahkan bahwa Brownies  yang kita buat ini bukan brownies  biasa, namun brownies  ini mempunyai bahan dasar daun kersen yang telah terbukti mempunyai kasiat untuk dapat menurunkan diabetes. Penelitian tentang daun kersen pernah dilakukan oleh Yuniar Puspita Arum (2010), hasil penelitian menunjukkan bahwa daun kersen mengandung senyawa flavonid sebagai anti bakteri yang berkasiat menurunkan diabetes.

Gambar : Stand Penjualan “Brownis Berbahan Dasar Daun Kersen Berkhasiat Menurunkan Diabetes”

Ayu Rahayu, S.Pt., M.Sc. Dosen Fakultas Pertanian sekaligus pembimbing PKM-K ini mengatakan bahwa “Bosen Bersama Dia” adalah singkatan dari brownies berbahan dasar daun kersen berkhasiat menurunkan diabetes. Istilah tersebut dibuat untuk dapat diingat oleh masyarakat sehingga akan lebih mempermudah menarik konsumen karena namanya yang menarik. Kegiatan PKM ini dilaksanakan setelah dinyatakan lolos pendanaan tahun 2017 oleh KEMENRISTEK DIKTI pada tanggal  9 Maret 2017 dengan lama kegiatan sampai 5 bulan. Produksi brownies ini dilaksanakan di Kelurahan Monowo Kecamatan Magelang Utara.

Ayu Rahayu, S.Pt. M.Sc. menambahkan sebelum dipasarkan oleh mahasiswa bimbingannya brownies langka ini diuji kandungan gulanya terlebih dahulu sehingga diperoleh produk yang benar-benar aman dikonsumsi oleh penderita diabetes. Pengujian dilakukan dengan metode experimental uji gula darah terhadap 2 sample berjenis kelamin laki-laki yang sehat. Sampel tersebut sebelumnya berpuasa terlebih dahulu, kemudian dilakukan uji kadar gula darah awal, selanjutnya kedua sempel tersebut memakan produk “Bosen Bersama Dia” dengan rentan waktu 3 jam. Berikut data uji sampel yang telah dilakukan.

Tabel :  Data Hasil Pengujian Kadar Gula Darah

No

Sampel Pengujian

Kadar Gula Awal

Kadar Gula Akhir

Selisih

1 Sampel A

98

92

6

2 Sampel B

101

91

10

Gambar : Pengujian gula darah pada salah satu sampel

Data pengujian diatas dapat disimpulkan bahwa produk olahan brownies “Bosen Bersama Dia” “Brownis Berbahan Dasar Daun Kersen Berkhasiat Menurunkan Diabetes” dapat menurunkan gula darah yaitu sebanyak 6 – 10 persen dari gula darah awal. Kesimpulan dalam mengkonsumsi brownies ini tidak dapat menyembuhkan diabetes secara total akan tetapi dapat menurunkan diabetes jika dikonsumsi dengan benar. (Pkm/Ahm)

PIMPINAN FAKULTAS PERTANIAN RESMI LANTIK PENGURUS ORGANISASI MAHASISWA FAKULTAS PERTANIAN PERIODE 2018/2019

Magelang – Jumat (27/4) Organisasi Mahasiswa Fakultas Pertanian (ORMAWA) memiliki agenda besar yaitu pelantikan Pengurus Ormawa Fakultas Petanian periode 2018/2019. Acara tersebut meliputi pelantikan Ketua dan pengurus Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM), Ketua dan pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), ketua dan pengurus Himpunan Mahasiswa Agroteknologi (HIMAGRO), serta ketua dan pengurus Himpunan Mahasiswa Prodi Peternakan (HIMAPROTER). Pelantikan tersebut merupakan rangkaian acara reorganisasi pengurus Ormawa Fakultas Pertanian, yang sebelumnya telah dilakukan pemilihan ketua Ormawa secara langsung yang dilaksanakan pada bulan Februari 2018. Hasil pemilihan tersebut kemudian ditetapkan secara resmi oleh DPM Fakultas Pertanian 2018 selaku panitia utama Reorganiasasi Ormawa. Dengan adanya pelantikan tersebut maka Ormawa Fakultas Pertanian resmi bekerja untuk satu periode kedepan. Setelah pelantikan, diharapkan Ormawa dapat mengoptimalkan kinerja yang berorientasi pada partisipasi anggota serta meningkatkan koordinasi internal maupun eksternal dibandingkan dengan periode sebelumnya.

WhatsApp Image 2018-05-12 at 15.59.11

Gb. 1 Pengurus Organisasi mahasiswa Fakultas Pertanian 2018/2019

WhatsApp Image 2018-05-12 at 15.59.10

Gb. 2 Pengurus Ormawa 2017/2018, Pengurus Ormawa 2018/2019 Serta Pimpinan Fakultas Pertanian

Acara tersebut turut dihadiri oleh Dekan Fakultas Pertanian Ir. Gembong Haryono, M.P., Pembimbing Ormawa Adhi Surya Perdana, S.P., M.Sc. serta perwakilan dosen Fakultas Pertanian. Pengambilan sumpah janji Ormawa dipimpin langsung oleh Dekan Fakultas Pertanian Universitas Tidar. Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Pertanian menyatakan bahwa dalam menjalankan tugas diharapkan agar seluruh ketua dan pengurus dapat bertanggungjawab pada kewajibannya untuk 1 tahun kedepannya, sehinggga dapat lebih memajukan Mahasiswa Fakultas Pertanian. Dalam pelantikan tersebut ditetapkan Cahyo Dwi Laksono sebagai Ketua Dewan Perwakilan Mahasiswa, Amalia Sasanti sebagai ketua Badan Eksekutif Mahasiswa, Vatjarjinanto sebagai ketua Himpunan Mahasiswa Agroteknologi serta Aqil Adyatama sebagai ketua Himpunan Mahasiswa Program Studi Peternakan periode 2018/2019. (DPM, Ahm)

HIMAGRO UNTIDAR SELENGGARAKAN PELATIHAN BUDIDAYA TANAMAN BAYAM DENGAN HIDROPONIK

MAGELANG – Himpunan Mahasiswa Jurusan Agroteknologi (HIMAGRO) Universitas Tidar menggelar acara Pelatihan Budidaya Tanaman Bayam dengan Hidroponik pada hari Sabtu, 9 September 2017. Acara dengan tema “Mengembangkan Wawasan Keorganisasian dan Kemampuan Lapang Mahasiswa dengan Pelatihan Hidroponik” ini diawali dengan sambutan dari Adam Al Fakih, selaku ketua panitia kegiatan.“Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan gambaran teknis mengenai budidaya hidroponik tanaman bayam kepada mahasiswa baru Fakultas Pertanian Universitas Tidar,” paparnya di hadapan para peserta dan segenap perwakilan Ormawa (Organisasi Mahasiswa) Fakultas Pertanian.

foto sambutan Pak Adhi

Gambar 1. Sambutan dari Adhi Surya Perdana, S.P., M.Sc. selaku pembina HIMAGRO

“Saya sangat mengapresiasi seluruh panitia kegiatan yang telah bekerja keras untuk mempersiapkan segala perlengkapan yang dibutuhkan sehingga acara ini dapat terlaksana dengan baik,” kata Adhi Surya Perdana, S.P., M.Sc., yang saat itu hadir untuk mewakili sambutan dari Dekan Fakultas Pertanian UNTIDAR yang sedang berhalangan hadir. “Saya menilai kegiatan ini sangat bagus, karena selain dapat menambah ilmu tentang hidroponik, mahasiswa baru juga mendapat wawasan tentang kepengurusan dan keorganisasian di lingkungan Universitas Tidar khususnya di Fakultas Pertanian”sambungnya.

foto penyampaian materi

Gambar 2. Penyampaian Materi oleh Budi Haryono S.Si.

Dalam pelatihan ini, HIMAGRO UNTIDAR menghadirkan pemateri dari Komunitas Hidroponik Magelang yang diwakilkan oleh Budi Haryono, S.Si., yang mulai menggeluti hidroponik pada tahun 2012. Didampingi dengan dua moderator dari panitia yaitu Cahyo Dwi Laksono (semester 5) dan Nurul Delphi Anjany (semester 3), beliau menjelaskan awalnya hidroponik itu bukanlah sebuah hobi atau kesukaan belaka, tetapi merupakan suatu kewajiban dari kantor tempatnya bekerja yang mengharuskan setiap pegawainya untuk memiliki suatu budidaya pertanian. Beliau yang berkonsentrasi di bidang Kimia Murni tersebut juga menjelaskan bahwa saat ini hidroponik menjadi sumber penghasilan tambahannya dengan keuntungan mencapai 100%.Budi juga memaparkan bahwa beliau memulai hidroponik dari nol dan sekarang sudah mencapai skala produksi. Dalam berbudidaya hidroponik, beliau juga menemukan beberapa kendala yang umum terjadi, seperti tanaman yang menguning, produksinya kurang bagus, hingga banyak tanaman yang mati. Akan tetapi beliau tak lantas patah semangat, justru terus belajar dan mengembangkan hidroponik hingga sukses seperti sekarang. Materi yang disampaikan mencakup faktor–faktor pendukung budidaya hidroponik, seperti faktor lingkungan, jenis–jenis hidroponik, komoditas yang bisa dibudidayakan, dan alat–alat serta bahan–bahan yang diperlukan dalam budidaya hidroponik.

Acara yang dihadiri oleh 92 mahasiswa dari Program Studi Agroteknologi dan 25 mahasiswa dari Program Studi Peternakan ini dilanjutkan dengan praktek lapang dan didampingi langsung oleh Bapak Budi Haryono, S. Si., di halaman Fakultas Pertanian UNTIDAR. Mahasiswa Baru diberikan kesempatan untuk mencoba sendiri menanam bayam dengan teknik hidroponik yang dilakukan secara berkelompok. Media tanam yang digunakan adalah air dengan wadah dari botol air mineral ukuran 1,5 liter yang dibagi menjadi dua bagian. Selanjutnya wadah tersebut diisi dengan larutan nutrisi A dan B, lalu bibit bayam dimasukkan dan dihubungkan dengan kain flanel.

Foto praktek

Gambar 4. Peserta Pelatihan Mempraktekkan Pembuatan Hidroponik

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Departemen Entrepreneurship dari HIMAGRO UNTIDAR ini memiliki beberapa manfaat yaitu mahasiswa baru dapat memahami budidaya hidroponik tanaman sesuai dengan gambaran teknis yang disampaikan oleh pemateri serta menambah wawasan mahasiswa baru Program Studi Agroteknologi mengenai budidaya hidroponik bayam. Dengan diadakannya pelatihan ini, ketua panitia juga mengharapkan mahasiswa baru dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan  tentang budidaya hidroponik tanaman bayam dan dapat menganalisis usaha serta menciptakan terobosan terkait hidroponik tanaman bayam (HIMAGRO/Mrl).

 

 

HIMAGRO UNTIDAR GELAR ACARA ULTIMATUM’17 PADA HUT-2

Magelang- Pada tanggal 20 Mei 2017 Himpunan Mahasiswa Agroteknologi Universitas Tidar mengadakan serangkaian acara ULTIMATUM’17. ULTIMATUM’17 merupakan singkatan dari Ulang Tahun HIMAGRO UNTIDAR Tanggal 20 Mei 2017 dan tepat pada tanggal tersebut HIMAGRO UNTIDAR merayakan hari jadinya yang kedua. Kegiatan yang dilakukan dalam acara ULTIMATUM’17 meliputi pelatihan pembuatan umbi gadung sebagai pestisida nabati yang ramah lingkungan dengan pemateri yaitu Marlina Puspita Sari,S.P., M.Sc. dan Ir. Rahayu Sarwitri, M.P dan pelatihan pemanfaatan tanaman awetan sebagai barang yang bernilai estetika dengan pemateri Millade Anisa, mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta yang juga tergabung dalam komunitas Herbiforous UNY. Jumlah peserta yang tergabung dalam acara ULTIMATUM’17 berjumlah 150 peserta yang terdiri dari 55 mahasiswa program studi Agroteknologi Universitas Tidar, 35 mahasiswa program studi non-agroteknologi, 45 mahasiswa dari instansi luar, 5 peserta dari masyarakat umum dan 10 petani dari Desa Balesari, Kecamatan Windusari, Kabupaten Magelang.

IMG_0042

Gb 1 Pemateri bersama Petani dari Desa Balesari

Pada ULTIMATUM’17 ini, HIMAGRO UNTIDAR juga menampilkan stand Program Kreativitas Mahasiswa Agroteknologi Universitas Tidar yang memperoleh hibah PKM DIKTI. Kegiatan dimulai pukul 09.00 WIB dan diawali dengan pemotongan tumpeng oleh Pembina HIMAGRO UNTIDAR yaitu Adhi Surya Perdana, S.P., M.Sc., sebagai simbol HIMAGRO UNTIDAR telah genap berusia dua tahun.

IMG_0108

Gb 2 Peserta Kegiatan dari Instansi beberapa Universitas

IMG_9923

Gb 3 Stand produk Program Kreatifitas Mahasiswa

Ketua pelaksana, Cahyo Dwi Laksono menuturkan bahwa kegiatan ULTIMATUM’17 bertujuan untuk memberikan pengetahuan akan pentingnya pestisida nabati yang ramah lingkungan, mengenalkan terobosan pengawetan tanaman yang dapat dimanfaatkan sebagai barang yang bernilai estetika tinggi serta mengenalkan berbagai macam hasil kreativitas mahasiswa agroteknologi Universitas Tidar kepada mahasiswa lain maupun khalayak umum. Harapan setelah diiadakan kegiatan ULTIMATUM’17 adalah HIMAGRO UNTIDAR dapat semakin solid dan maju dengan berbagai kreativitas yang dimiliki agar mampu memajukan serta membawa nama baik Agroteknologi, Fakultas Pertanian Universitas Tidar ke jenjang yang lebih bergengsi (HIMAGRO/Mrl).

HIMAGRO UNTIDAR BERPARTISIPASI DALAM SEMINAR DAN BAKTI TANI NASIONAL

Yogyakarta (27/04) – Himpunan Mahasiswa Agroteknologi (HIMAGRO) Universitas Tidar mengikuti kegiatan Seminar dan Bakti Tani Nasional yang diselengarakan oleh FKK HIMAGRI NASIONAL yang bertempat di Universitas Pembangunan Negeri (UPN) Veteran Yogyakarta selaku FKK HIMAGRI KTW III. Kegiatan tersebut diawali dengan seminar Nasional yang  bertema “Optimalisasi Pertanian Organik pada Hortikultura Guna Mewujudkan Pertanian Berkelanjutan” dan dibuka oleh Dekan Fakultas Pertanian UPN Veteran Yogyakarta.

himagro 2

Gb 1. Seminar Nasional“Optimalisasi Pertanian Organik pada Hortikultura Guna Mewujudkan Pertanian Berkelanjutan”

Di era globalisasi ini, semakin banyak petani yang mengolah lahan hanya untuk mencapai profit maksimum. Oleh karena itu, harus melakukan optimalisasi pertanian organik untuk mewujudkan pertanian berkelanjutan. Pertanian organik merupakan sistem produksi pertanian yang holistik dan terpadu dengan cara mengoptimalkan kesehatan dan produktivitas dengan menggunakan bahan alami atau menghindari penggunaan pestisida.

Pertanian organik ini sebagai upaya dalam mewujudkan pertanian berkelanjutan menggunakan teknologi dan teknik yang penerapannya menyesuaikan dengan lingkungan sehingga tidak mengganggu keseimbangan lingkungan. Menurut pemateri, Dr. Yudi Sastro S.P., M.P., dengan adanya kebijakan pemeritah dalam mewujudkan pertanian organik untuk pertanian berkelanjutan ini sesuai dengan agenda nawacita. Dilengkapi dengan materi dari  Ir. Drs. H. Bugiakso dan Nasir Soenanto, S.P. mengoptimalkan peran petani dalam mengusahakan pertanian organik di Indonesia. Selain itu, agenda yang tidak kalah penting yaitu peningkatan kedaulatan pangan yang dicerminkan pada kekuatan untuk mengatur masalah pangan secara mandiri. Dalam mengatur kedaulatan pangan tentu saja menghadapi permasalahan pembangunan pertanian yakni, perubahan iklim, kondisi perkonomian global, dan gejolak harga pangan global.

Magelang – Bakti Tani Nasional 2017 diselenggarakan di Desa Sewukan, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang Jawa Tengah. Kegiatan tersebut dihadiri oleh 61 Mahasiswa dari beberapa delegasi Himpunan Mahasiswa Agronomi dari seluruh Universitas di Indonesia dan HIMAGRO UNTIDAR sendiri mendelegasikan 4 mahasiswa. Kegiatan diawali dengan pembagian penduduk sehingga mahasiswa diharapkan ikut berpartisipasi dalam kegiatan petani dan berfikir kritis dalam bidang pertanian.

himagro 1

Gb 2. Peserta mengikuti aktivitas petani

himagro 4

Gb 3. Kegiatan Bakti Tani Nasional

Dengan penuh semangat, seluruh peserta Bakti Tani Nasional 2017 ikut membersihkan saluran irigasi dan membuat bedengan di sungai. Selain membersihkan saluran irigasi, juga diadakan acara sosialisasi pembuatan pestisida nabati dan pupuk organik dengan kelompok tani di Desa Sewukan. Sosialisasi ini merupakan salah satu cara untuk menyadarkan para petani agar mengutamakan pengunaan pupuk organik sehingga dapat mewujudkan pertanain yang berkelanjutan (HIMAGRO/Mrl).

TRAINING ORGANISASI DAN PROFESI MAHASISWA (TOPMA) HIMPUNAN MAHASISWA AGROTEKNOLOGI UNIVERSITAS TIDAR

Magelang – Sabtu (08/03) Himpunan Mahasiswa Agroteknologi (HIMAGRO) Universitas Tidar mengadakan kegiatan TOPMA (Training Organisasi dan Profesi Mahasiswa). Kegiatan ini dikhususkan untuk pengurus HIMAGRO UNTIDAR angkatan IV periode 2017. Melalui kegiatan TOPMA pengurus HIMAGRO UNTIDAR mendapatkan bekal pengetahuan dalam berorganisasi. Materi yang disampaikan berisi tentang keorganisasian, penetapan tupoksi departemen, analisis permasalahan, dan simulasi sidang.

Materi keorganisasian disampaikan oleh Adhi Surya Perdana, S.P.,M.Sc. yang berisi tentang penjelasan kode etik mengikuti kegiatan acara sebuah organisasi, organisasi kemahasiswaan, kegiatan organisasi, kepemimpinan, demokrasi, dan karya nyata organisasi kemahasiswaan.

IMG-20170419-WA0003Gb 1. Penjelasan Keorganisasian dan Kepemimpinan di Lingkungan Perguruan Tinggi

Penetapan Tupoksi (Tugas Pokok dan Fungsi) departemen, menjelaskan beberapa tugas tiap departemen di HIMAGRO UNTIDAR, sehingga pengurus HIMAGRO UNTIDAR yang tergabung dalam masing-masing departemennya semakin paham akan tugas yang harus dilakukan beserta fungsi di setiap departemennya. Terdapat lima departemen di HIMAGRO UNTIDAR di antaranya departemen PSDM (Pengembangan Sumber Daya Manusia), departemen humas, dokumentasi dan kearsipan, dokumentasi, entrepreneurship, serta multimedia dan informasi.

Materi analisis permasalahan berjudul “Konflik, Kepimimpinan, dan Analisis Permasalahan” menjelaskan mengenai pengertian konflik, gejala dan sumber konflik, penyebab terjadinya konflik, tipe – tipe konflik, dampak konflik, manajemen konflik dan analisis suatu permasalahan dalam organisasi. Melalui materi ini pengurus HIMAGRO dituntut agar lebih peka terhadap masalah-masalah yang ada di sekitarnya dan menciptakan solusi atas suatu permasalahan dalam organisasi.

Materi yang terakhir dalam acara Training Organisasi dan Profesi Mahasiswa (TOPMA), yaitu Simulasi Persidangan yang disampaikan oleh Sukadi selaku Ketua Koordinator FKK HIMAGRI Wilayah III Tahun 2017. Persidangan erat kaitannya dalam sebuah organisasi, oleh karena itu sangatlah penting bagi pengurus HIMAGRO UNTIDAR untuk mengetahui tata cara persidangan.

Puncak dari kegiatan TOPMA, yaitu games yang dilaksanakan di halaman Fakultas Pertanian. Sebelum games dilaksanakan terlebih dahulu pengurus dibagi menjadi 4 kelompok. Games dilaksanakan untuk menguji kekompakan dan kerjasama antar tim yang nantinya diharapkan dapat diterapkan dalam organisasi HIMAGRO UNTIDAR.

IMG-20170419-WA0001Gb 2. Games

Menurut Panitia TOPMA (Putri Cahaya Anggraeny), “Kegiatan ini penting diadakan bagi pengurus baru HIMAGRO UNTIDAR 2017, mulai dari materi pertama tentang keorganisasian, kemudian tentang analisis permasalahan yang merupakan bekal untuk menghadapi suatu masalah yang timbul di organisasi. Simulasi sidang sangatlah bermanfaat untuk menambah wawasan dalam persidangan. Dengan adanya acara ini diharapkan para pengurus HIMAGRO lebih mengerti tentang organisasi, tugasnya disetiap departemen dan lebih akrab antara pengurus HIMAGRO di Fakultas Petanian” (HIMAGRO/Mrl).

MAHASISWA FAKULTAS PERTANIAN UNTIDAR SAMPAIKAN ASPIRASI MELALUI SARASEHAN

Magelang – Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Pertanian (BEM-FP) melaksanakan kegiatan sarasehan yang merupakan agenda tahunan dari Fakultas Pertanian. Tema yang diambil pada sarasehan kali ini adalah “Solution for Better Innovation” atau solusi untuk inovasi terbaik. Kegiatan sarasehan ini dilaksanakan di auditorium Universitas Tidar.

peserta sarasehan Gb 1 Berlangsungnya kegiatan sarasehan

Ketua panitia kegiatan sarasehan adalah Eka Nuryani, mahasiswi Semester 6 Fakultas Pertanian. Peserta sarasehan yaitu seluruh dosen serta karyawan dan semua mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Tidar. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Jum’at (7/04) jam 13.30 WIB. Acara pembukaan diisi dengan sambutan Ketua Panitia Sarasehan, Ketua BEM Fakultas Pertanian dan Dekan Fakultas Pertanian Universitas Tidar. Dalam sambutannya Dekan Fakultas Pertanian menyampaikan bahwa mahasiswa bidikmisi harus meningkatkan IPK, karena apabila IPK kurang dari 3 maka beasiswa bidikmisi akan dicabut.

sambutan ketua bem

Gb 2  Sambutan Ketua BEM-FP

sesi diskusi

Gb 3 Penyampaian Aspirasi oleh Mahasiswa

Selanjutnya dilanjutkan dengan acara inti yaitu diskusi yang dipandu oleh Dekan Fakultas Pertanian Universitas Tidar, Ir. Gembong Haryono M.P. beserta jajarannya. Dalam acara ini mahasiswa menyampaikan keluh kesah serta aspirasinya kemudian akan ditanggapi oleh beberapa dosen yang bersangkutan. Salah satu hal yang dibahas dalam acara sarasehan ini adalah PKL. Ir. Yulia Eko Susilowati, M.P., selaku Ketua Jurusan, Ir. Murti Astiningrum, M.P. sebagai Wakil Dekan I dan Ir. Historiawati, M.P Wakil Dekan II, dan sekaligus sebagai pembimbing akademik menanggapi keluh kesah mahasiswa mengenai PKL. Pada akhir acara diadakan penutupan sarasehan sekaligus foto bersama dosen dan mahasiswa (BEM-FP/Mrl/Ahm).