MAHASISWA FAKULTAS PERTANIAN GUNAKAN URINE KELINCI DALAM PENELITIAN BUDIDAYA SECARA HIDROPONIK

Magelang – Kesadaran masyarakat mengkomsumsi sayuran semakin hari semakin meningkat. Saat ini masyarakat lebih sadar untuk hidup sehat, sehingga kebutuhan bahan makanan seperti sayuran dan bahan makanan lain dicari yang sehat tanpa bahan kimia. Sayuran organik tanpa bahan kimia sekarang menjadi primadona dikalangan masyarakat Indonesia. Kebutuhan sayuran organik terus meningkat seiring dengan permintaan masyarakat yang tinggi. Sementara itu, alih fungsi lahan pertanian menjadi industri, perumahan serta gedung-gedung membuat lahan produksi pertanian semakin sempit sehingga produksi bahan makanan serta sayuran semakin menurun. Penurunan produksi pertanian tentunya membuat prihatin kita semua.

Untuk itu, Salah satu mahasiswa Fakultas Pertanian terdorong untuk melakukan penelitian tentang budidaya pada lahan yang sempit dengan menggunakan sistem budidaya tanaman secara Hidroponik. Mahasiswa tersebut adalah Hatta Agung Pambudi mahasiswa semester 8 Fakultas Pertanian. Mahasiswa angkatan 2014 ini berinisiatif melakukan penelitian dengan membuat nutrisi hidroponik secara organik yaitu dengan menggunakan urine kelinci. Berbagai konsentrasi urine kelinci diterapkan untuk dapat menghasilkan sayuran hidroponik terbaik. Penelian ini diterapkan dengan menggunakan metode rancangan acak lengkap dengan faktor perlakuan tunggal dan diulang tiga kali, setiap ulangan terdapat empat rumpun, dan setiap rumpun terdiri dari empat tanaman kangkung darat. Dalam penelitiannya, Hata sangat antusias dan sangat semangat untuk melihat tanaman-tanamannya dapat tumbuh sehat dan subur. Dalam penetian ini juga digunakan alat-alat yang tergolong mudah untuk didapatkan, alat tersebut diantaranya botol bekas air mineral 1500 ml, kain flanel, penggaris, kertas label, pisau, gunting serta timbangan. Penetitian ini dilaksanakan di Kecamatan Kajoran Kabupaten Magelang dengan ketinggian tempat 660 m dpl.

 

Gambar : Sayuran Kangkung dalam Budidaya Hidroponik Umur 10 Hari

Hata Agung Pambudi mengatakan bahwa penelitian ini bertujuan untuk dapat memproduksi sayuran pada lahan minimalis. Saat ini, banyak masyarakat perkotaan yang tidak mempunyai lahan yang luas sehingga perlu terobosan baru budidaya yang hemat lahan serta dengan peralatan yang mudah didapatkan sehingga budidaya sayuran tetap dapat dilakukan. Kedepan diharapkan penelitian ini dapat terus disempurnakan sehingga benar-bener ditemukan formula dan konsentrasi  urine kelinci yang tepat untuk pertumbuhan sayuran organik secara hidroponik. (Ahm)

FAKULTAS PERTANIAN RESMI MEMBUKA PROGRAM STUDI S1 AKUAKULTUR (PERIKANAN) DAN SIAP MENERIMA MAHASISWA BARU TAHUN AJARAN 2018/2019

Magelang – Fakultas Pertanian tahun ajaran 2018/2019 resmi akan menerima mahasiswa baru untuk 3 program studi yaitu program studi S1 Agroteknologi, S1 Peternakan, serta S1 Akuakultur. Program Studi S1 Akuakutur sendiri oleh masyarakat lebih dikenal dengan Program Studi Perikanan.  Program studi tersebut telah resmi dibuka dan akan memulai aktivitas perkuliahannya pada semester gasal 2018/2019 mendatang. Pendaftaran program studi tersebut dapat dilakukan melalui 3 jalur yaitu Jalur SNMPTN, SBMPTN dan SMM UNTIDAR. Jalur SNMPTN sendiri telah ditutup dan telah mempunyai mahasiswa baru, karena calon mahasiwa jalur ini telah melakukan regestrasi pada tanggal 8 Mei 2018 di Auditorium Universitas Tidar. Selain itu, Pendaftaran jalur SBMPTN juga telah ditutup. Calon Mahasiwa Jalur SBMPTN  sudah melakukan ujian tertulis pada tanggal 8 Mei 2018 dan hasil ujian tersebut akan diumumkan melalui laman  http://pengumuman.sbmptn.ac.id dan http://untidar.ac.id/ pada tanggal 3 Juli 2018 mulai pukul 17.00 WIB. Calon mahasiswa yang belum melakukan pendaftaran di Universitas Tidar masih mempunyai satu kesempatan yaitu melalui jalur SMM (Seleksi Mandiri Masuk) Universitas Tidar. Pendaftaran Online SMM Universitas Tidar  dimulai pada tanggal 8 Juni 2018 dan akan berakhir pada tanggal 16 Juli 2018. Pendaftaran online serta tatacara yang berkaitan dengan SMM Universitas Tidar dapat diakses melalui laman http://um.untidar.ac.id/. Tahun ajaran 2018/2019 Fakultas Pertanian menyediakan kuota sekitar 315 mahasiwa baru untuk 3 program studi. Kuota tersebut dibagi menjadi 9 kelas dengan rincian Program Studi S1 Akuakultur 3 kelas, Program Studi Agroteknologi 3 kelas dan Program Studi Peternakan 3  kelas.

Berkaitan dengan pembukaan Program Studi S1 Akuakultur, saat ini Fakultas Pertanian terus melakukan persiapan guna menyiapkan program studi tersebut. Persiapan yang dilakukan meliputi beberapa aspek, di antaranya pengecekan serta inventaris  alat dan ruang laboratorium. Laboratorium merupakan syarat wajib sebagai sarana penunjang perkuliahan. Dekan Fakultas Pertanian menyatakan bahwa program studi S1 Akuakultur sudah dapat menerima mahasiswa baru pada tahun ajaran 2018/2019 maka untuk proses perkuliahan tidak menjadi masalah, karena saat ini Universitas Tidar memiliki ruang kuliah yang memadai. Saat ini Fakultas Pertanian juga telah mempunyai dosen – dosen perikanan lulusan dari berbagai universitas terkemuka di Indonesia, sehingga dapat mendukung proses pendidikan.  (Ahm)

 

Sekretariat Pendaftaran Mahasiswa Baru

Jalan Kapten Suparman No. 39 Kota Magelang

Lantai 1 Gedung Fakultas Ekonomi Universitas Tidar

Telp. : 0852 9096 3266

Email : pmb@untidar.ac.id

Website : um.untidar.ac.id

Jadwal Pelayanan

Senin – Kamis : 08.00 s/d 16.00

Jum’at : 08.00 s/d 15.00

MAHASISWA FAKULTAS PERTANIAN UNTIDAR LAKSANAKAN FIELD TRIP KE MALANG DAN SEKITARNYA

Malang (2-5 Mei 2017) – Mahasiswa Fakultas Pertanian UNTIDAR melaksanakan field trip ke beberapa balai pertanian di Malang dan sekitarnya. Field trip ini diikuti oleh 59 mahasiswa didampingi oleh 7 dosen dan 3 tenaga kependidikan. Rombongan field trip  berangkat dari kampus UNTIDAR pada 2 Mei 2017 pukul 18.00 dan tiba di Malang pada pagi hari tanggal 3 Mei 2017. Destinasi pertama adalah Balitkabi (Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi) di Kendalpayak, Kota Malang. Rombongan field trip disambut hangat oleh Kepala Balitkabi beserta jajarannya. Acara pertama yaitu pembukaan dan sambutan-sambutan kemudian dilanjutkan dengan acara inti yaitu pemaparan materi oleh peneliti Balitkabi. Terdapat dua materi yang disampaikan, meliputi profil dan gambaran kegiatan di Balitkabi serta proses sertifikasi benih. Setelah pemaparan materi dan sesi tanya jawab, rombongan field trip diajak untuk melihat kebun percobaan Balitkabi dan UPBS (Unit Pengelolaan Benih Sumber).

penandatanganan MOU dengan Balitkabi-min

Gb 1. Penandatangan MOU Fakultas Pertanian UNTIDAR dengan Balitkabi

kunjungan ke UPBS Balitkabi-min

Gb 2. Kunjungan ke UPBS Balitkabi

Kunjungan berikutnya yaitu ke Balitjestro (Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan Buah Subtropika) yang terletak di Junrejo, Kota Batu. Di Balitjestro mahasiswa diajak untuk melihat langsung budidaya jeruk dan apel di kebun percobaan Balitjestro. Meskipun cuaca gerimis tetapi tidak mengurangi semangat dan antusiasme mahasiswa untuk belajar dan menggali lebih dalam mengenai budidaya jeruk dan apel. Mahasiswa dapat berdiskusi langsung dengan peneliti Balitjestro yang turut mendampingi mahasiswa di kebun percobaan. Dalam kunjungan ke Balitkabi dan Balitjestro juga dilaksanakan penandatanganan MOU sebagai tindak lanjut dari kunjungan. Diharapkan dengan adanya MOU ini akan semakin memudahkan akses mahasiswa yang ingin melaksanakan kegiatan PKL (praktik kerja lapangan) di balai-balai tersebut, sehingga PKL mahasiswa fakultas pertanian UNTIDAR tidak hanya terbatas di area Jawa Tengah saja.

kunjungan ke balitjestro-min

Gb 3. Kunjungan ke kebun percobaan Balitjestro

Kamis tanggal 4 Mei 2017 rombongan field trip mengunjungi PT Petrokimia Gresik. PT Petrokimia Gresik merupakan produsen pupuk terbesar dan terlengkap di Indonesia. Rombongan Fakultas Pertanian UNTIDAR disambut di Wisma Kebomas Petrokimia Gresik. Pada kesempatan tersebut, rombongan juga disambut oleh salah seorang alumni UNTIDAR yang saat ini menjabat sebagai direktur anak perusahaan PT Petrokimia Gresik, Ir. Eko Sulistyono. Beliau merupakan salah seorang alumni UNTIDAR yang sukses dan mampu bersaing dengan rekan-rekan dari universitas besar lain di Indonesia. Setelah sambutan-sambutan, acara inti yaitu pemaparan materi mengenai kegiatan-kegiatan serta perkembangan riset di di PT Petrokimia Gresik. Setelah pemaparan materi di Wisma Kebomas, rombongan diajak melihat-lihat PT Petrokimia Gresik melalui Plant Tour. Rombongan tidak diperkenankan untuk turun dari bus serta memotret di pabrik Petrokimia Gresik selama Plant Tour terkait dengan keselamatan. Sekitar pukul 12.00, rombongan Fakultas Pertanian UNTIDAR bertolak menuju Malang untuk mengunjungi Balittas (Balai Penelitian Tanaman Pemanis dan Serat).

pemaparan materi di petrokimia-min

Gb 4. Pemaparan materi di PT Petrokimia Gresik

penyerahan kenang-kenangan dari petrokimia gresik - Copy-min

Gb 5. Penyerahan kenang-kenangan dari PT Petrokimia Gresik

pemaparan materi di Balittas-min

Gb 6. Pemaparan materi di Balittas

Rombongan Fakultas Pertanian UNTIDAR sampai di Balittas sekitar pukul 14.00. Setelah sambutan-sambutan dan penjelasan umum mengenai kegiatan di Balittas, disampaikan materi mengenai fisiologi dan teknologi pasca panen tanaman pemanis dan serat. Materi disampaikan oleh salah seorang peneliti di Balittas. Mahasiswa tampak sangat antusias dalam mengikuti pemaparan materi dan sesi diskusi. Kunjungan di Balittas sekaligus menutup rangkaian field trip mahasiswa Fakultas Pertanian UNTIDAR (Mrl).

JURNAL VIGOR VOL.1 NO. 1

vigor

Jurnal Ilmu Pertanian Tropika dan Subtropika (VIGOR) Volume 1 Nomor 1 telah terbit secara online dan dapat diunduh DISINI

KELUARGA BESAR FAKULTAS PERTANIAN BERPARTISIPASI DALAM BAKTI SOSIAL PERBAIKAN JALAN DUSUN DROJOGAN, DESA SIDOREJO, BANDONGAN MAGELANG DALAM RANGKA DIES NATALIS KE 3 UNIVERSITAS TIDAR

Magelang – Kegiatan bakti sosial dalam rangka Dies Natalis Ke 3 Universitas Tidar yang dilaksanakan di Dusun Drojogan, Desa Sidorejo, Kecamatan Bandongan, Kabupaten Magelang diikuti oleh seluruh keluarga besar Fakultas Pertanian, baik Dosen, Karyawan serta Mahasiswa. Kegiatan bakti sosial tersebut diselenggarakan pada hari kamis (23/3) di Dusun Drojogan. Di lokasi tersebut Universitas Tidar mempunyai tanah seluas 5.8 Ha yang akan dibangun gedung dan fasilitas lainnya guna mendukung pengembangan Universitas Tidar khususnya Fakultas Pertanian.

Selain seluruh civitas akademika Fakultas Pertanian kegiatan tersebut juga dihadiri oleh pejabat di lingkungan Universitas Tidar,  Bupati Magelang, Camat Bandongan, Kapolsek Bandongan, Komandan Koramil Bandongan, Kepala Desa Sidorejo serta masyarakat Dusun Drojogan. Dalam sambutannya Rektor Universitas Tidar, Prof. Dr. Cahyo Yusuf, M.Pd. Mengatakan bahwa Pembangunan kampus Fakultas Pertanian daerah Kecamatan Bandongan diyakini dapat meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakat sekitar. Selain itu Rektor juga menyampaikan harapan kepada pemerintah Kabupaten Magelang untuk turut membantu rencana pembangunan tersebut. Saat ini Universitas Tidar membutuhkan akses jalan untuk dapat dilewati truk besar yang akan mengangkut material pembangunan berbagai gedung maupun sarana perkuliahan lainnya.

IMG_4184-min

Gb 1. Sambutan Kasi Pemerintahan Kabupaten Magelang Mewakili Bupati Magelang dalam acara pembukaan Bakti Sosial Akses Jalan Kampus Bandongan (Dusun Drojogan)

Pada kesempatan yang sama Kasi Pemerintahan Kabupaten Magelang yang dalam kesempatan ini mewakili Bupati Magelang, menyambut baik rencana pembangunan beberapa kampus di wilayah Kabupaten Magelang, baik di Kecamatan Bandongan (Fakultas Pertanian), Kecamatan Grabag ( FKIP dan FISIPOL) serta Kecamatan Mertoyudan (Fakultas Kedokteran Gigi). Beliau menyatakan bahwa dirinya akan menyampaikan hal ini kepada Bupati Magelang sehingga dapat segera ditindak lanjuti.

IMG_4265-min

Gb 2. Rektor Universitas Tidar bersama Kasi Pemerintah Kabupaten Magelang beserta Pejabat di Lingkungan Universitas Tidar Menghadiri Baksos Dies Natalis ke-3 di Jalan Kampus Bandongan (Dusun Drojogan)

Kegiatan yang dilaksanakan dalam Bakti sosial Dies Natalis Ke 3 yaitu perbaikan jalan sepanjang 0.8 km dan pembersihan area jalan.  Diharapkan akses jalan menuju lahan kampus Bandongan dapat lebih baik sehingga perjalanan menjadi lebih nyaman. Direncanakan sebelum dibangun Kampus Fakultas Pertanian lahan tersebut akan diberdayakan untuk praktikum lapang sehingga dapat mendukung skil mahasiswa Fakulltas Pertanian. (Ahm/Mrl)

PENERIMAAN MAHASISWA BARU FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS TIDAR

WhatsApp Image 2017-03-20 at 22.44.16

PMB UNIVERSITAS TIDAR

Telpon    : 085103590555

Email     : pmb@untidar.ac.id

Lokasi    : Jalan Kapten Suparman No. 39 Potrobangsan, Magelang Utara, Jateng

(Kantor PMB Universitas Tidar)

 

TIM DOSEN FAKULTAS PERTANIAN UNTIDAR LAKSANAKAN PROGRAM PENDAMPINGAN PETANI DALAM UPAYA PENINGKATAN PRODUKSI KEDELAI DI KABUPATEN BLORA DAN REMBANG

Blora – Selasa, 14 Maret 2017 tim dosen Fakultas Pertanian UNTIDAR yang terdiri dari Ir. Gembong Haryono, M.P., Ir. Historiawati, M.P., dan Marlina Puspita Sari, S.P., M.Sc. mengunjungi Kabupaten Blora untuk melaksanakan sosialisasi mengenai teknik budidaya kedelai. Kegiatan sosialisasi ini diikuti oleh PPL dan POPT se- Kabupaten Blora dan dihadiri oleh Kepala UPTD Dinas Pertanian Kabupaten Blora. Pada sosialisasi ini, Ir. Gembong Haryono, M.P. menyampaikan mengenai teknik budidaya kedelai mencakup pengolahan lahan hingga cara penanaman kedelai kemudian dilanjutkan dengan materi mengenai hama dan penyakit pada kedelai yang disampaikan oleh Marlina Puspita Sari, S.P., M.Sc. Kegiatan sosialisasi ini berlangsung selama kurang lebih 3 jam, peserta sosialisasi nampak antusias dalam mendengarkan materi yang disampaikan oleh pembicara. Kegiatan sosialisasi ini merupakan langkah awal yang dilakukan dalam upaya peningkatan produksi kedelai di Jawa Tengah, untuk tahap selanjutnya akan dilaksanakan pelatihan budidaya kedelai bagi petani. Fakultas pertanian UNTIDAR bekerjasama dengan Dinas Pertanian Provinsi Jawa Tengah mendapat kepercayaan untuk mendampingi petani kedelai di empat kabupaten di Jawa Tengah, yaitu Kabupaten Blora, Kabupaten Rembang, Kabupaten Purworejo, dan Kabupaten Kebumen.

Gb 1

Gb 1. Ir. Gembong Haryono, M.P. menyampaikan materi mengenai teknik budidaya tanaman kedelai

Gb 2

Gb 2. Marlina Puspita Sari, S.P., M.Sc. menyampaikan materi mengenai hama dan penyakit pada tanaman kedelai beserta teknik pengendaliannya

Rabu, 15 Maret 2017 tim dosen Fakultas Pertanian melanjutkan kunjungan ke Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Rembang untuk melaksanakan sosialisasi. Sosialisasi di Kabupaten Rembang dihadiri oleh PPL, POPT, Mantri Tani, dan Perwakilan Kelompok Tani di Kabupaten Rembang. Materi sosialisasi yang disampaikan serupa dengan materi yang disampaikan di Kabupaten Blora, karena masih merupakan satu rangkaian kegiatan. Antusiasme peserta sosialisasi cukup tinggi, terlihat dari pertanyaan-pertanyaan yang diajukan oleh peserta sosialisasi pada saat sesi diskusi. Kegiatan sosialisasi berjalan dengan lancar hingga pukul 13.00 kemudian dilanjutkan survey ke salah satu lahan kedelai di Kabupaten Rembang.

Gb 3

Gb 3. Sosialisasi budidaya tanaman kedelai di Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Rembang

Lahan tanaman kedelai yang dikunjungi oleh tim dosen Fakultas Pertanian UNTIDAR lokasinya cukup jauh dari pusat Kabupaten Rembang, yaitu di Dusun Sangkrah, Kelurahan Logede, Kecamatan Sumber, Kabupaten Rembang. Berdasarkan hasil survey, sebagian besar lahan kedelai di Kabupaten Rembang merupakan lahan tadah hujan. Populasi hama dan penyakit belum terlalu tinggi sehingga belum diperlukan upaya pengendalian khusus. Pada beberapa tempat terjadi pertumbuhan yang kurang baik akibat tidak tuntasnya air pada petakan tersebut (ada penyumbatan air), menyebabkan tanaman bacek (pertumbuhannya jelek) sehingga hasilnya rendah. Pada petakan yang bacek rata-rata menghasilkan 6-7 cabang produktif dan pada petakan yang dibumbun (tanpa genangan air) rata-rata dapat menghasilkan 8-11 cabang produktif. (Mrl/Ahm)

FAKULTAS PERTANIAN RESMI BUKA PROGRAM STUDI S1 PETERNAKAN DAN AKAN MENERIMA MAHASISWA BARU PADA TAHUN AJARAN BARU 2017/2018

Magelang – Fakultas Pertanian patut berbangga, karena mulai tahun ajaran baru 2017/2018 Program Studi S1 Peternakan telah resmi dibuka untuk penerimaan mahasiswa baru. Hal tersebut sesuai dengan SK Menristekdikti nomor 122/KPT/I/2017 tanggal 7 Februari 2017 tentang pembukaan program studi ilmu komunikasi program sarjana, program studi peternakan program sarjana dan program studi pendidikan ilmu pengetahuan alam program sarjana di Universitas Tidar.

Fakultas Pertanian mengusulkan program studi S1 Peternakan dengan pertimbangan bahwa bidang peternakan memiliki peranan strategis dalam upaya pemantapan ketahanan pangan hewani nasional serta dapat meningkatkan pemberdayaan ekonomi masyarakat perdesaan sehingga dapat turut menggerakan perekonomian nasional. Tingginya kebutuhan sarjana peternakan pada bidang-bidang yang relevan di masa depan, seperti perusahaan peternakan, dinas peternakan, lembaga penelitian, penyuluhan, serta kewirausahaan. Melihat kebutuhan tersebut Fakultas Pertanian merasa perlu mengambil bagian dalam menyiapkan tenaga ahli dibidang peternakan.

Dekan Fakultas Pertanian Ir. Gembong Haryono, M.P. menyatakan bahwa mulai tahun ajaran 2017/2018 Fakultas Pertanian mempunyai 2 Program Studi yaitu Program Studi S1 Agroteknologi dan Program Studi S1 Peternakan. Direncanakan  jika Prodi S1 peternakan sudah dapat menerima mahasiswa baru lewat jalur SNMPTN, SBMPTN dan Seleksi Mandiri maka S1 Peternakan akan menerima 2 kelas dengan kuata 70 Mahasiswa. Namun apabila seleksi hanya dilakukan dengan Seleksi Mandiri maka akan menerima 1 kelas dengan kuota 35 mahasiswa. Saat ini Fakultas Pertanian terus berkoordinasi dengan Universitas untuk mempersiapkan SDM baik Tenaga Pendidik (dosen) maupun tenaga kependidikan guna mendukung dibukanya Program baru tersebut.

IMG_20160221_094741

Gb. Penyusunan Program Studi S1 Peternakan FP Untidar

IMG-20160222-WA0003

Gb. Tim Penyusun Prodi S1 Peternakan FP Untidar

Dosen Prodi S1 Peternakan Ayu Rahayu, S.Pt., M.Sc. berharap semoga prodi S1 Peternakan dapat diminati oleh masyarakat serta dapat memberikan kontribusi bagi kemajuan Fakultas Pertanian Untidar. Selain itu, Ayu Rahayu juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh tim penyusun yang telah bekerja keras sehingga Prodi S1 Peternakan pada tahun ini telah dapat menerima mahasiswa baru.

17155189_1428395503846655_7617224179157501316_n

Gb. Program Studi Baru Di Universitas Tidar

Pembukaan Progam studi baru merupakan program pengembangan Universitas Tidar sehingga  dapat mengakomodir lebih banyak calon mahasiswa yang akan melanjutkan ke Perguruan Tinggi Negeri. Selain Prodi S1 Peternakan Fakultas Pertanian, Universitas Tidar juga membuka Program S1 Manajemen (Fakultas Ekonomi), S1 Hukum ( Fakultas Ilmu Sosial dan Politik), S1 Ilmu Pengetahuan Alam (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan) S1 Ilmu Komunikasi (Fakultas Ilmu Sosial dan Politik.). (Ahm/Mrl)

 Informasi Penerimaan mahasiswa baru Klik Disini…

Alamat Universitas Tidar

Jl. Kapten Suparman 39 Potrobangsan, Magelang Utara, Jawa Tengah 56116

  • Telp : (0293) 364113
  • Fax : (0293) 362438
  • Email humas : humas@untidar.ac.id
  • Email admin : admin@untidar.ac.id

RAPAT KOORDINASI PERSIAPAN KULIAH SEMESTER GENAP 2017

Magelang – Jajaran Pejabat, Pendidik dan Tenaga Kependidikan Fakultas Pertanian laksanakan rapat koordinasi guna menyongsong kegiatan perkuliahan serta praktikum semester genap 2016/2017.  Rapat koordinasi tersebut dibuka langsung oleh Dekan Fakultas Pertanian, Ir. Gembong Haryono, M.P. pada Rabu (1/2) di lantai 4 gedung A Universitas Tidar. Dalam sambutannya Ir. Gembong mengatakan bahwa sesuai dengan kalender akademik 2016/2017 Univeritas Tidar, kegiatan perkuliahan akan mulai tanggal 13 Februari 2017 dan untuk memulai kegiatan perkuliahan tersebut Fakultas Pertanian akan mengadakan Kuliah Umum. Program tersebut sesuai dengan program kerja Fakultas Pertanian 2017.

Pada kesempatan yang sama, ketua panitia kuliah umum Fakultas Pertanian, Marlina Puspitasari, S.P.,M.sc. memaparkan susunan panitia beserta deskripsi tugas yang harus dilaksanakan oleh masing-masing panitia. Tema kuliah umum Fakultas Pertanian 2017 yaitu Pertanian Organik Sebagai Pendukung Pertanian Berkelanjutan. Dalam acara tersebut panitia akan mengundang 2 narasumber, narasumber yang pertama yaitu Prof. Dr. Ir. Didik Indradewa, Dip.Agr.St. beliau adalah guru besar sekaligus merupakan pakar pertanian organik dari Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, narasumber kedua yaitu Wiyanto, beliau merupakan wirausahawan sekaligus praktisi yang berkecimpung dalam pertanian organik. Dengan menghadirkan 2 narasumber tersebut diharapkan dapat menambah wawasan peserta kuliah umum khususnya dibidang pertanian organik. Kuliah umum tersebut akan dilaksanakan pada tanggal 13 Februari 2017 di Auditorium Universitas Tidar dan wajib diikuti oleh seluruh mahasiswa aktif Fakultas Pertanian. Selain itu, panitia juga akan mengundang perwakilan alumni, Kepala Dinas Pertanian di wilayah Eks-karesidenan Kedu serta Kepala Sekolah Pertanian di wilayah Magelang dan sekitarnya.

Rapat koordinasi tersebut juga membahas persiapan praktikum semester genap 2016/2017 khususnya tentang rekruitmen asisten praktikum. Wakil Dekan 2 Fakultas Pertanian, Ir. Historiawati, M.P. menyatakan bahwa dalam rangka peningkatan kualitas praktikum perlu diadakan seleksi asisten secara terbuka, nantinya calon asisten akan mengikuti seleksi serta pembekalan sehingga akan dihasilkan asisten yang berkualitas.

WhatsApp Image 2017-02-02 at 15.22.58

Gb. Penyerahan kenang-kenangan oleh Dekan Fakultas Pertanian

WhatsApp Image 2017-02-02 at 15.22.53

Gb. Penyerahan kenang-kenangan oleh anggota pakarti

perpisahan pak wardi 2

Gb. Pelepasan purna tugas salah satu Tenaga Kependidikan Fakultas Pertanian

 Dalam kesempatan yang sama juga dilaksanakan perpisahan salah satu tenaga kependidikan Fakultas Pertanian. Tepat tanggal 1 Februari 2017, Bpk. Suwardi laboran Fakultas Pertanian Purna Tugas. Dalam sambutannya Dekan Fakultas Pertanian, menyampaikan ucapan terima kasih karena beliau (bp. Suwardi) telah mengabdi selama kurang lebih 34 tahun di laboratorium. Permohonan maaf juga disampaikan oleh dekan memakili seluruh civitas akademika Fakultas Pertanian jika ada kesalahan selama bekerja bersama di Fakultas Pertanian Universitas Tidar. Selain itu, Suwardi juga berharap semoga kedepan Fakultas Pertanian Universitas Tidar semakin maju dan semakin sukses. (ahm/mrl)