OTADAMA FAKULTAS PERTANIAN 2018 SUKSES DIGELAR

Magelang – Orientasi Tidar Muda atau yang lebih dikenal Otadama merupakan kegiatan pengenalan lingkungan kampus serta pengenalan sistem pembelajaran yang ada di Universitas Tidar, termasuk di Fakultas Pertanian. Otadama di Fakultas Pertanian dilaksanakan pada tanggal 27 Agustus 2018 di Auditorium Universitas Tidar. Otadama ini diikuti oleh 242 mahasiswa baru dari Fakultas Pertanian dengan rincian 92 mahasiswa dari Prodi S1 Agroteknologi, 87 mahasiswa dari S1 Peternakan dan 75 mahasiswa dari S1 Akuakultur.

Acara Otadama Fakultas Pertanian 2018 turut dihadiri oleh perwakilan Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kota Magelang, Wakil Rektor III Universitas Tidar, Dekan Fakultas Pertanian, Dosen dan Tenaga Pendidikan serta Alumni Fakultas Pertanian Universitas Tidar. Otadama dibuka dengan pemukulan gong oleh Dekan Fakultas Pertanian, Ir. Gembong Haryono, M.P. yang kemudian dilanjutkan beberapa penyampaian beberapa materi tentang kewirausahaan, motivasi belajar serta koorganisasian oleh beberapa narasumber. Dalam sambutannya Dekan Fakultas Pertanian Ir. Gembong Haryono, M.P. menyampaikan bahwa saat ini Fakultas Pertanian memiliki tren positif dalam penerimaan mahasiswa baru. Peminat Fakultas Pertanian dari tahun ke tahun mengalami peningkatan yang sangat pesat, hal tersebut tentunya sangat membanggakan untuk sivitas akademika Fakultas Pertanian. Ir. Gembong Haryono, M.P. mengucapkan selamat datang dan selamat bergabung kepada seluruh mahassiswa baru di keluarga besar Fakultas Pertanian Universitas Tidar.

Gb 1. Sambutan Dekan Fakultas Pertanian Serta Pembukaan Otadama Fakultas Pertanian 2018

Mahasiswa baru Fakultas Pertanian turut diperkenalkan organisasi mahasiswa yang berada di lingkup Fakultas Pertanian, yaitu Dewan Perwakilan Mahasiswa Fakultas Pertanian (DPM-FP), Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Pertanian (BEM-FP), Himpunan Mahasiswa Agroteknologi (HIMAGRO) serta Himpunan Mahasiswa Prodi Peternakan (HIMAPROTER).

Kegiatan tersebut kemudian dilanjutkan dengan acara pengenalan Stand Program Kreatifitas Mahasiswa (PKM). Stand PKM ini memamerkan beberapa produk PKM mahasiswa Fakultas Pertanian yang lolos dan didanai oleh KEMENRISTEK DIKTI tahun 2018. Dalam kegiatan tersebut mahasiswa baru dapat berdiskusi secara langsung tentang PKM yang ada di perguruan tinggi.

Gb 2. Sambutan Ketua Panitia Otadama Fakultas Pertanian Fikri Haniful Anam

Fikri Haniful Anam selaku Ketua Panitia Otadama Fakultas Pertanian menyatakan bahwa secara keseluruhan acara otadama berjalan sukses dan lancar, apresiasi setinggi-tingginya saya ucapkan kepada seluruh jajaran panitia yang telah bekerja keras dalam mensukseskan acara ini. Tujuan diadakannya acara ini supaya mahasiswa baru dapat beradaptasi dengan lingkungan kampus, mempunyai jiwa solidaritas antar mahasiswa baru serta dapat mengenal keluarga besar Fakultas Pertanian, “tambah Fikri”. Selamat bergabung Mahasiswa Baru Fakultas Pertanian Universitas Tidar 2018, Semoga ini dapat menjadi langkah awal untuk menggapai cita-cita kalian.

FAKULTAS PERTANIAN, HIJAU BERJAYA. (BEM, Ahm)

BOSEN BERSAMA DIA “ BROWNIES BERBAHAN DASAR DAUN KERSEN BERKHASIAT MENURUNKAN DIABETES” INOVASI MAHASISWA FAKULTAS PERTANIAN

Magelang – Penderita diabetes di Indonesia saat ini masih tinggi, penyakit tersebut datang dengan berbagai penyebab, salah satunya adalah mengkonsumsi makanan dengan kadar gula yang relatif tinggi. Menurut KEMENKES RI (2014), estimasi terakhir IDF (International Diabetes Federation) pada tahun 2013 terdapat 382 juta orang di dunia yang menderita diabetes. Pada tahun 2035 jumlah tersebut diperkirakan akan meningkat menjadi 592 juta orang. Hal ini diperkirakan karena pola makan masyarakat yang tidak teratur dan mengandung gula cukup tinggi.

Latar belakang diatas menggerakkan Mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Tidar untuk berinovasi menciptakan makanan yang enak dan dapat mencegah serta menurunkan diabetes. Inovasi tersebut dituangkan dalam sebuah Program Kreatif Mahasiswa Kewirausahaan (PKM-K) yang lolos tahun 2018 ini.  Program Kreatif Mahasiswa ini di ketuai oleh Ovi Faelasofa Kusuma Dhea dengan anggota Anggi Majid, Budi Santoso dan Maulana Triandhani. Ovi Faela berharap dengan PKM ini masyarakat tidak hanya dapat menikmati brownies dengan rasa yang enak namun juga berkhasiat untuk menurunkan diabetes. Ovi menambahkan bahwa Brownies  yang kita buat ini bukan brownies  biasa, namun brownies  ini mempunyai bahan dasar daun kersen yang telah terbukti mempunyai kasiat untuk dapat menurunkan diabetes. Penelitian tentang daun kersen pernah dilakukan oleh Yuniar Puspita Arum (2010), hasil penelitian menunjukkan bahwa daun kersen mengandung senyawa flavonid sebagai anti bakteri yang berkasiat menurunkan diabetes.

Gambar : Stand Penjualan “Brownis Berbahan Dasar Daun Kersen Berkhasiat Menurunkan Diabetes”

Ayu Rahayu, S.Pt., M.Sc. Dosen Fakultas Pertanian sekaligus pembimbing PKM-K ini mengatakan bahwa “Bosen Bersama Dia” adalah singkatan dari brownies berbahan dasar daun kersen berkhasiat menurunkan diabetes. Istilah tersebut dibuat untuk dapat diingat oleh masyarakat sehingga akan lebih mempermudah menarik konsumen karena namanya yang menarik. Kegiatan PKM ini dilaksanakan setelah dinyatakan lolos pendanaan tahun 2017 oleh KEMENRISTEK DIKTI pada tanggal  9 Maret 2017 dengan lama kegiatan sampai 5 bulan. Produksi brownies ini dilaksanakan di Kelurahan Monowo Kecamatan Magelang Utara.

Ayu Rahayu, S.Pt. M.Sc. menambahkan sebelum dipasarkan oleh mahasiswa bimbingannya brownies langka ini diuji kandungan gulanya terlebih dahulu sehingga diperoleh produk yang benar-benar aman dikonsumsi oleh penderita diabetes. Pengujian dilakukan dengan metode experimental uji gula darah terhadap 2 sample berjenis kelamin laki-laki yang sehat. Sampel tersebut sebelumnya berpuasa terlebih dahulu, kemudian dilakukan uji kadar gula darah awal, selanjutnya kedua sempel tersebut memakan produk “Bosen Bersama Dia” dengan rentan waktu 3 jam. Berikut data uji sampel yang telah dilakukan.

Tabel :  Data Hasil Pengujian Kadar Gula Darah

No

Sampel Pengujian

Kadar Gula Awal

Kadar Gula Akhir

Selisih

1 Sampel A

98

92

6

2 Sampel B

101

91

10

Gambar : Pengujian gula darah pada salah satu sampel

Data pengujian diatas dapat disimpulkan bahwa produk olahan brownies “Bosen Bersama Dia” “Brownis Berbahan Dasar Daun Kersen Berkhasiat Menurunkan Diabetes” dapat menurunkan gula darah yaitu sebanyak 6 – 10 persen dari gula darah awal. Kesimpulan dalam mengkonsumsi brownies ini tidak dapat menyembuhkan diabetes secara total akan tetapi dapat menurunkan diabetes jika dikonsumsi dengan benar. (Pkm/Ahm)

AMALIA SASANTI DAN ADALIA NATARINA WIBOWO RAIH PERINGKAT 4 NATIONAL UNIVERSITY DEBATING CHAMPIONSHIP TIDAR UNIVERSITY 2018

Magelang – Fakultas Pertanian telah mengirimkan mahasiswa perwakilannya untuk ikut serta dalam ajang National University Debating Championship (NUDC) 2018 Tidar University. Kompetisi yang diikuti 24 tim dari berbagai fakultas tersebut dilaksanakan pada 12-13 Mei 2018 bertempat di gedung Multimedia Universitas Tidar. Tujuan diadakannya NUDC adalah untuk mencari 10 mahasiswa terbaik, kemudian dipilih 3 mahasiswa mewakili universitas ke NUDC tingkat provinsi.

Tim yang diikutsertakan dalam kejuaraan NUDC terdiri dari 2 tim dari Program Studi Peternakan dan 2 tim dari Program Studi Agroteknologi. Dua tim dari Agroteknologi berhasil mencapai quarter final, yaitu Tim Agroteknologi A yang diwakili oleh Amalia Sasanti (Semester 6) dan Adalia Natarina Wibowo (Semester 6). Sedangkan dari tim Agroteknologi B diwakili Suwasdi (Semester 4) dan Devia Febriani (Semester 4).

Setelah berjuang di babak semi final, tim Agroteknologi A berhasil lolos sehingga kembali bersaing di babak final dan akhirnya menduduki peringkat “The 4th Winner of NUDC 2018 Tidar University”. Sedangkan tim Agroteknologi B harus puas mendapatkan peringkat 8 dari 24 tim yang mengikuti ajang debat tersebut.

Gb. Adalia Natarina Wibowo saat presentasi dalam NUDC

Menurut Adalia, ia tidak menyangka bisa mendapatkan peringkat 4, dikarenakan dari awal ia dan timnya tidak berambisi untuk meraih juara. “Begitu bisa masuk final rasanya deg-degan, karena berhadapan dengan 2 tim dari PBI dan tim dari Ekonomi Pembangunan,” ungkapnya. Selain dua prestasi tersebut, tim dari Agroteknologi mendapatkan penghargaan 10 Best Speaker”dan akan disaring kembali dan diseleksi untuk maju ke tingkat provinsi. “Harapannya ke depan bisa jadi motivasi buat adik-adik tingkat yang lain supaya bisa melanjutkan apa yang sudah kami raih kemarin dan semakin termotivasi untuk belajar bahasa Inggris,”pungkasnya. (BEM, Ahm)

PIMPINAN FAKULTAS PERTANIAN RESMI LANTIK PENGURUS ORGANISASI MAHASISWA FAKULTAS PERTANIAN PERIODE 2018/2019

Magelang – Jumat (27/4) Organisasi Mahasiswa Fakultas Pertanian (ORMAWA) memiliki agenda besar yaitu pelantikan Pengurus Ormawa Fakultas Petanian periode 2018/2019. Acara tersebut meliputi pelantikan Ketua dan pengurus Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM), Ketua dan pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), ketua dan pengurus Himpunan Mahasiswa Agroteknologi (HIMAGRO), serta ketua dan pengurus Himpunan Mahasiswa Prodi Peternakan (HIMAPROTER). Pelantikan tersebut merupakan rangkaian acara reorganisasi pengurus Ormawa Fakultas Pertanian, yang sebelumnya telah dilakukan pemilihan ketua Ormawa secara langsung yang dilaksanakan pada bulan Februari 2018. Hasil pemilihan tersebut kemudian ditetapkan secara resmi oleh DPM Fakultas Pertanian 2018 selaku panitia utama Reorganiasasi Ormawa. Dengan adanya pelantikan tersebut maka Ormawa Fakultas Pertanian resmi bekerja untuk satu periode kedepan. Setelah pelantikan, diharapkan Ormawa dapat mengoptimalkan kinerja yang berorientasi pada partisipasi anggota serta meningkatkan koordinasi internal maupun eksternal dibandingkan dengan periode sebelumnya.

WhatsApp Image 2018-05-12 at 15.59.11

Gb. 1 Pengurus Organisasi mahasiswa Fakultas Pertanian 2018/2019

WhatsApp Image 2018-05-12 at 15.59.10

Gb. 2 Pengurus Ormawa 2017/2018, Pengurus Ormawa 2018/2019 Serta Pimpinan Fakultas Pertanian

Acara tersebut turut dihadiri oleh Dekan Fakultas Pertanian Ir. Gembong Haryono, M.P., Pembimbing Ormawa Adhi Surya Perdana, S.P., M.Sc. serta perwakilan dosen Fakultas Pertanian. Pengambilan sumpah janji Ormawa dipimpin langsung oleh Dekan Fakultas Pertanian Universitas Tidar. Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Pertanian menyatakan bahwa dalam menjalankan tugas diharapkan agar seluruh ketua dan pengurus dapat bertanggungjawab pada kewajibannya untuk 1 tahun kedepannya, sehinggga dapat lebih memajukan Mahasiswa Fakultas Pertanian. Dalam pelantikan tersebut ditetapkan Cahyo Dwi Laksono sebagai Ketua Dewan Perwakilan Mahasiswa, Amalia Sasanti sebagai ketua Badan Eksekutif Mahasiswa, Vatjarjinanto sebagai ketua Himpunan Mahasiswa Agroteknologi serta Aqil Adyatama sebagai ketua Himpunan Mahasiswa Program Studi Peternakan periode 2018/2019. (DPM, Ahm)

BEM FAKULTAS PERTANIAN GELAR PELEPASAN WISUDA PERIODE APRIL 2018

Magelang – Fakultas Pertanian Universitas Tidar menggelar acara pelepasan wisuda pada periode April tahun 2017/2018. Acara pelepasan wisuda Universitas Tidar dilaksanakan di Gedung Fakultas Ekonomi Ruang A4B3. Acara tersebut turut dihadiri Ir. Gembong Haryono, M.P. selaku Dekan Fakultas Pertanian Universitas Tidar.  Dalam sambutannya Ir. Gembong Haryono M.P. mengatakan bahwa lulusan Fakultas Pertanian diharapkan tidak hanya fokus mencari pekerjaan, namun dapat menjadi wirausahawan yang dapat menciptakan pekerjaan sendiri. Pada pelepasan wisuda periode ini Dekan Fakultas Pertanian mengapresiasi karena wisudawan telah banyak  yang membuka usaha sendiri.

Wisuda sarjana merupakan salah satu momentum terpenting bagi para mahasiswa yang mengenyam pendidikan tinggi. Wisuda merupakan pintu gerbang bagi mahasiswa untuk memasuki dunia baru yang penuh dengan masalah, tantangan, dan kompetisi. Dunia di mana mahasiswa dituntut untuk mampu memecahkan masalah yang berada di sekitar mereka, dengan skill dan ilmu yang didapatkan mahasiswa  pada saat kuliah.

_MG_9001

Dony Ardi Wirawan salah satu wisudawan wirausaha ini menyatakan bahwa wisuda dianggap sebagai perayaan atas keberhasilan mahasiswa menyelesaikan masa studinya. Namun di balik perayaan wisuda tersimpan beberapa kegelisahan yang dipikirkan wisudawan seperti apa yang akan dilakukan setelah wisuda, kemana nanti akan mulai bekerja dan lain sebagainya. Namun hal itu tidak terjadi pada wisudawan yang sudah merencanakan langkah yang akan diambil dan juga melatih skill serta ilmu yang didapatkannya selama bangku perkuliahan.

Orang – orang besar lahir karena menghadapi masalah dan memecahkannya, bukan menghindari masalah. Untuk itu sejak masuk perguruan tinggi mahasiswa dibekali cara dan solosi untuk memecahkan suatu masalah, sehingga dapat menjadi modal untuk mengatasi masalah pada dunia yang sesungguhnya. (BEM-FP, Ahm)

BEM FAKULTAS PERTANIAN RESMI MENJADI ANGGOTA TETAP ISMPI (IKATAN SENAT MAHASISWA PERTANIAN INDONESIA)

KARAWANG – BEM Fakultas Pertanian Universitas Tidar resmi menjadi anggota tetap ISMPI dalam kegiatan Musyawarah Nasional Ikatan Senat Mahasiswa Pertanian Indonesia (ISMPI) XII yang dilaksanakan pada tanggal 26 – 31 Maret 2018 di Universitas Singaperbangsa Karawang. Acara tersebut dibuka langsung oleh Bupati Karawang Dr. Hj. Cecilis Nurrachadiana, kemudian acara tersebut dilanjutkan seminar nasional. Seminar Nasional tersebut mengusung tema dampak impor beras terhadap kedaulatan pangan nasional dengan narasumber utama yaitu Kepala Pusat Ketersediaan dan Kerawanan Pangan Badan Ketahanan Pangan Dr. Benny Rachman, APU. Dalam materinya Dr. Benny mengatakan bahwa ada beberapa fokus kementerian Pertanian sampai  tahun 2019 yaitu berupa penyediaan benih, infrastruktur, alat mesin pertanian dan hilirisasi produk pertanian dan sebagainya. Seminar Nasional tersebut juga dihadiri sejumlah narasumber lain yaitu Dr. H. Rahmat Nasution Hamka, S.H., M.Si. (Anggota DPR RI), Dr. Ir. Hermanu Triwidodo, M.S. (Ketua Gerakan Tani Indonesia) dan  Ir. Surono Danu.

Musyawarah Nasional ISMPI XII bertempat di Kampung Budaya Karawang Jawa Barat. Melalui hasil Ketetapan Munas ISMPI No. 003/TUS/ISM/II/2018, Penetapan Presidium Tetap menyatakan bahwa Amalia Sasanti (Fakultas Pertanian UNTIDAR), Riki Klana Barus (USU), Herdiyanto Iwansyah Putra (UIN Jakarta) sebagai presidium sidang tetap. Serta dalam pembahasan dan penetapan status keanggotaan, dalam Sidang ISMPI dinyatakan bahwa BEM Fakultas Pertanian Universitas Tidar resmi ditetapkan sebagai anggota tetap Ikatan Senat Mahasiswa Pertanian Indonesia.

4

Gb 1. Amalia Sasanti (Ketua BEM Fakultas Pertanian) bersama delegasi lain dalam MUNAS & MUKENAS ISMPI

6

Gb. Delegasi BEM Fakultas Pertanian Untidar dalam Munas ISMPI & MUKERNAS ISMPI

Pada kesempatan tersebut Amalia Sasanti mengatakan bahwa keuntungan BEM FAPERTA bergabung dalam IOMS (Ikatan Organisasi Mahasiswa Sejenis) di tingkat nasional adalah untuk eksistensi dan terjalinnya relasi di tingkat nasional. Dimana kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan ISMPI dapat meningkatkan penalaran mahasiswa dalam mengembangkan kecakapan berorganisasi. ISMPI dalam sepak terjangnya juga mengajak para anggotanya turut serta dalam pengawalan kebijakan pemerintah di bidang pertanian serta mengadakan pengabdian kepada masyarakat.

Kedepan Amalia berharap BEM Fakultas Pertanian dapat membuka wawasan sekaligus memberi masukan-masukan bagi ISMPI sehingga BEM Fakultas Pertanian dapat eksis dikancah nasional. (BEMFP – Ahm)

OTADAMA “MORFOSA” FAKULTAS PERTANIAN TAHUN 2017

Magelang- Kegiatan ospek Fakultas Pertanian Universitas Tidar tahun 2017 bernama Otadama Morfosa, dengan ketua panitia Achmad Heru Triadmoko. Ospek ini mengangkat tema ”Change the world with your innovation”. Meningkatnya jumlah mahasiswa Fakultas Pertanian dan jumlah program studi, diharapkan dapat semakin meningkatkan peran mahasiswa dalam mengubah dunia melalui inovasi dalam berbagai bidang khususnya pertanian dan peternakan.

WhatsApp Image 2017-08-26 at 19.16.01

Gb 1. Pembukaan acara dengan apel pagi

Acara dibuka dengan apel pagi di halaman Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP). Pembukaan berjalan dengan hikmat, diikuti oleh 180 mahasiswa baru Fakultas Pertanian dan seluruh panitia. Kegiatan apel pagi ditutup dengan penampilan teatrikal dan pembacaan puisi oleh M. Cahyo Purnomo selaku ketua BEM-FP dan beberapa panitia. Puisi yang ditampilkan bertemakan kegelisahan para petani di masa kini.

WhatsApp Image 2017-08-26 at 19.15.58

Gb 2.  Penyampaian mengenai pelayanan fakultas oleh Ketua Jurusan Agroteknologi Fakultas Pertanian Ir. Yulia Eko Susilowati, M.P.

Setelah apel pagi, kegiatan otadama dilanjutkan di auditorium. Acara dimulai dengan penyampaian materi mengenai pelayanan fakultas oleh Ketua Jurusan Agroteknologi Fakultas Pertanian, Ir. Yulia Eko Susilowati, M.P. Acara berikutnya dilanjutkan dengan seminar kewirausahaan dan motivasi belajar oleh Honi Kharisma, S.P. dan Ahmadi, S.P. yang juga merupakan alumni Fakultas Pertanian UNTIDAR. Acara terakhir yaitu pengenalan organisasi mahasiswa di Fakultas Pertanian UNTIDAR.

Kegiatan otadama berikutnya dilanjutkan dengan acara outdoor yakni kunjungan ke stand-stand PKM mahasiswa Fakultas Pertanian. Acara selanjutnya adalah game yang telah disiapkan oleh panitia untuk melatih kekompakan para mahasiswa baru Fakultas Pertanian. Harapan dari ketua panitia, dengan adanya kegiatan ini mahasiswa baru lebih mengenal Fakultas Pertanian serta meningkatkan rasa kekeluargaan (BEM FP/Mrl).

BUKA PUASA BERSAMA FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS TIDAR

Magelang- Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Pertanian (BEM-FP) Universitas Tidar menggelar acara buka puasa bersama yang dilaksanakan pada tanggal 7 Juni 2017. Acara yang digelar di auditorium Universitas Tidar ini dihadiri oleh dosen, karyawan beserta seluruh mahasiswa Fakultas Pertanian UNTIDAR. Dalam acara ini semua peserta berbaur menikmati acara buka bersama sebagai wujud kekeluargaan Fakultas Pertanian UNTIDAR. Buka Bersama dengan tema “Tingkatkan Solidaritas di Bulan Nan Suci” ini, diiringi oleh Hadroh Al-Ribathul Mustofa dan dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Hafidzhah tingkat universitas yaitu Sri Windiyani dan Ilmi yang merupakan mahasiswi semester 2 Fakultas Pertanian.

buber 2

Gb 1. Kultum oleh Ir. Hadi Riyanto M.Sc.

Buka bersama juga diisi dengan kultum oleh Ir. Hadi Riyanto M.Sc. Nuansa kekeluargaan sangat terasa pada acara ini. Seperti yang disampaikan oleh Rois Awaludin selaku ketua panitia, dengan diadakannya acara ini diharapkan semakin meningkatkan rasa kekeluargaan di Fakultas Pertanian, selain itu juga diharapkan dapat meningkatkan solidaritas antar mahasiswa untuk mewujudkan Fakultas Pertanian yang Hijau Berjaya (BEM/Mrl).

PELEPASAN BIBIT IKAN DAN AKSI MAHASISWA UNTIDAR DALAM MEMPERINGATI HARI BUMI

Magelang (22/4)–Hari Bumi diperingati secara internasional setiap tahunnya pada 22 April. Pertama kali ditetapkan oleh seorang pengajar dibidang disiplin ilmu lingkungan hidup yaitu Gaylord Nelson, pada tahun 1970 yang merupakan Senator Amerika Serikat. Hari Bumi merupakan kampanye untuk mengajak manusia peduli terhadap lingkungan hidup serta meningkatkan apresiasi dan kesadaran manusia terhadap planet yang dihuninya kini. Saat ini, hari bumi diperingati oleh 175 negara yang telah dikoordinasi oleh jaringan Hari Bumi atau Earth Day Network.

 IMG-20170423-WA0002Gb.1 Penampilan puisi dan orasi Hari Bumi

Hari Bumi juga diperingati oleh mahasiswa Universitas Tidar dengan melaksanakan aksi dan pelepasan bibit ikan. Kegiatan diawali dengan apel dan doa di kampus kemudian dilanjutkan dengan longmarch dari kampus UNTIDAR hingga titik aksi di Alun-alun Kota Magelang. Kegiatan yang dilakukan di titik aksi meliputi penampilan puisi, teatrika, orasi peringatan Hari Bumi, dan pembagian brosur serta stiker tentang Hari Bumi. Pelepasan 500 ekor bibit ikan juga dilakukan dalam peringatan Hari Bumi ini. Pelepasan bibit ikan merupakan bentuk dukungan dari Dinas Perikanan Kota Magelang. Pelepasan dilakukan di Kali Manggis oleh perwakilan setiap Fakultas. Setelah serangkaian kegiatan, longmarch dilakukan dari Alun-alun Kota Magelang kembali ke kampus UNTIDAR. Kegiatan kemudian ditutup dengan apel dan doa.

IMG-20170423-WA0001

Gb.2 Pelepasan bibit ikan di Kali Manggis oleh mahasiswa

Peserta aksi meliputi perwakilan BEM dari seluruh fakultas. BEM Fakultas Pertanian mengirimkan sekitar 25 mahasiswa sebagai perwakilan. Menurut ketua panitia kegiatan, Beni Azwar Suganda Hasibuan (19) yang merupakan mahasiswa semester II Fakultas pertanian, output yang diharapkan dari kegiatan ini adalah kembali menyadarkan seluruh elemen masyarakat dan mahasiswa agar lebih peduli terhadap lingkungan dan kelestarian bumi. Diharapkan kegiatan akan menjadi sebuah titik awal rasa kepedulian masyarakat terhadap bumi (BEM FP/Mrl).

FAKULTAS PERTANIAN TAMPILKAN DRAMA BERJUDUL “SENJA PERTANIAN” DALAM PENTAS SENI DIES NATALIS KE-3 UNTIDAR

Magelang- Pada malam puncak perayaan dies natalis ke-3 Universitas Tidar, Universitas Tidar mengadakan malam pentas seni dimana dalam acara tersebut setiap fakultas menampilkan pertunjukan seni. Acara tersebut merupakan acara rutin dalam dies natalis Universitas Tidar yang jatuh pada tanggal 1 April. Dalam kesempatan tersebut Fakultas Pertanian Universitas Tidar ikut serta dalam perayaan puncak dengan menampilkan drama satu babak berjudul “Senja Pertanian” yang diangkat dari pengalaman beberapa mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Tidar.

Drama tersebut diperankan oleh mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Tidar yang rata-rata adalah mahasiswa semester 2 dan beberapa anggota Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Pertanian. Para pemeran di antaranya Indri, Yulia, Arina, Anisa, Lutfi, Afrilia, Ina,Yoda, Desi, Peni, Wido, Ayu, Tiyo, Rouf, Natasha, Sutan, Vatjar, Upik, Wahyu, Sity, Cahyo, dan Umam. Drama ini dipentaskan di Auditorium Universitas Tidar pada 1 April 2017 pukul 20.00 WIB.

cover

Gb. 1 Penampilan mahasiswa fakultas pertanian UNTIDAR

foto bersama dekan

Gb 2. Foto bersama pemeran drama dan dekan fakultas pertanian

Drama satu babak ini terinspirasi dari berbagai kejadian yang dikemas menjadi sebuah cerita singkat. Jalan cerita drama ini diharapkan mampu dimengerti oleh penonton, yang terdiri dari berbagai kalangan baik dari pihak rektorat, dosen, maupun mahasiswa. Naskah ditulis dan disutradarai oleh mahasiswa Fakultas Pertanian, David Robinson Gultom. “Cerita ini merupakan gabungan dari beberapa cerita teman-teman di Fakultas Pertanian, dan juga menggambil potret pertanian di Indonesia” ujar David.

Pesan yang ingin disampaikan melalui drama ini adalah jangan pernah kita malu untuk bertani dan jangan pernah meninggalkan pertanian jika tak mau terjadi kelaparan. Sadar tidak sadar hampir semua bahan pangan berasal dari pertanian. Indonesia adalah negara Agraris jangan hanya julukan semata, pertanian kita semakin merosot karena petani kita sudah tua dan tak ada yang menggantikannya, kita negara pertanian mengapa kita mengimpor beras bahkan garam juga dari negara lain? Jangan salahkan petani namun tanyakan pada diri kita mengapa ini bisa terjadi?, jangan malu bertani jika masih mau makan nasi! Ayo bangun fajar baru pertanian Indonesia! (BEM-FP/Mrl/Ahm).