BOSEN BERSAMA DIA “ BROWNIES BERBAHAN DASAR DAUN KERSEN BERKHASIAT MENURUNKAN DIABETES” INOVASI MAHASISWA FAKULTAS PERTANIAN

Magelang – Penderita diabetes di Indonesia saat ini masih tinggi, penyakit tersebut datang dengan berbagai penyebab, salah satunya adalah mengkonsumsi makanan dengan kadar gula yang relatif tinggi. Menurut KEMENKES RI (2014), estimasi terakhir IDF (International Diabetes Federation) pada tahun 2013 terdapat 382 juta orang di dunia yang menderita diabetes. Pada tahun 2035 jumlah tersebut diperkirakan akan meningkat menjadi 592 juta orang. Hal ini diperkirakan karena pola makan masyarakat yang tidak teratur dan mengandung gula cukup tinggi.

Latar belakang diatas menggerakkan Mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Tidar untuk berinovasi menciptakan makanan yang enak dan dapat mencegah serta menurunkan diabetes. Inovasi tersebut dituangkan dalam sebuah Program Kreatif Mahasiswa Kewirausahaan (PKM-K) yang lolos tahun 2018 ini.  Program Kreatif Mahasiswa ini di ketuai oleh Ovi Faelasofa Kusuma Dhea dengan anggota Anggi Majid, Budi Santoso dan Maulana Triandhani. Ovi Faela berharap dengan PKM ini masyarakat tidak hanya dapat menikmati brownies dengan rasa yang enak namun juga berkhasiat untuk menurunkan diabetes. Ovi menambahkan bahwa Brownies  yang kita buat ini bukan brownies  biasa, namun brownies  ini mempunyai bahan dasar daun kersen yang telah terbukti mempunyai kasiat untuk dapat menurunkan diabetes. Penelitian tentang daun kersen pernah dilakukan oleh Yuniar Puspita Arum (2010), hasil penelitian menunjukkan bahwa daun kersen mengandung senyawa flavonid sebagai anti bakteri yang berkasiat menurunkan diabetes.

Gambar : Stand Penjualan “Brownis Berbahan Dasar Daun Kersen Berkhasiat Menurunkan Diabetes”

Ayu Rahayu, S.Pt., M.Sc. Dosen Fakultas Pertanian sekaligus pembimbing PKM-K ini mengatakan bahwa “Bosen Bersama Dia” adalah singkatan dari brownies berbahan dasar daun kersen berkhasiat menurunkan diabetes. Istilah tersebut dibuat untuk dapat diingat oleh masyarakat sehingga akan lebih mempermudah menarik konsumen karena namanya yang menarik. Kegiatan PKM ini dilaksanakan setelah dinyatakan lolos pendanaan tahun 2017 oleh KEMENRISTEK DIKTI pada tanggal  9 Maret 2017 dengan lama kegiatan sampai 5 bulan. Produksi brownies ini dilaksanakan di Kelurahan Monowo Kecamatan Magelang Utara.

Ayu Rahayu, S.Pt. M.Sc. menambahkan sebelum dipasarkan oleh mahasiswa bimbingannya brownies langka ini diuji kandungan gulanya terlebih dahulu sehingga diperoleh produk yang benar-benar aman dikonsumsi oleh penderita diabetes. Pengujian dilakukan dengan metode experimental uji gula darah terhadap 2 sample berjenis kelamin laki-laki yang sehat. Sampel tersebut sebelumnya berpuasa terlebih dahulu, kemudian dilakukan uji kadar gula darah awal, selanjutnya kedua sempel tersebut memakan produk “Bosen Bersama Dia” dengan rentan waktu 3 jam. Berikut data uji sampel yang telah dilakukan.

Tabel :  Data Hasil Pengujian Kadar Gula Darah

No

Sampel Pengujian

Kadar Gula Awal

Kadar Gula Akhir

Selisih

1 Sampel A

98

92

6

2 Sampel B

101

91

10

Gambar : Pengujian gula darah pada salah satu sampel

Data pengujian diatas dapat disimpulkan bahwa produk olahan brownies “Bosen Bersama Dia” “Brownis Berbahan Dasar Daun Kersen Berkhasiat Menurunkan Diabetes” dapat menurunkan gula darah yaitu sebanyak 6 – 10 persen dari gula darah awal. Kesimpulan dalam mengkonsumsi brownies ini tidak dapat menyembuhkan diabetes secara total akan tetapi dapat menurunkan diabetes jika dikonsumsi dengan benar. (Pkm/Ahm)

MAHASISWA FAKULTAS PERTANIAN GUNAKAN URINE KELINCI DALAM PENELITIAN BUDIDAYA SECARA HIDROPONIK

Magelang – Kesadaran masyarakat mengkomsumsi sayuran semakin hari semakin meningkat. Saat ini masyarakat lebih sadar untuk hidup sehat, sehingga kebutuhan bahan makanan seperti sayuran dan bahan makanan lain dicari yang sehat tanpa bahan kimia. Sayuran organik tanpa bahan kimia sekarang menjadi primadona dikalangan masyarakat Indonesia. Kebutuhan sayuran organik terus meningkat seiring dengan permintaan masyarakat yang tinggi. Sementara itu, alih fungsi lahan pertanian menjadi industri, perumahan serta gedung-gedung membuat lahan produksi pertanian semakin sempit sehingga produksi bahan makanan serta sayuran semakin menurun. Penurunan produksi pertanian tentunya membuat prihatin kita semua.

Untuk itu, Salah satu mahasiswa Fakultas Pertanian terdorong untuk melakukan penelitian tentang budidaya pada lahan yang sempit dengan menggunakan sistem budidaya tanaman secara Hidroponik. Mahasiswa tersebut adalah Hatta Agung Pambudi mahasiswa semester 8 Fakultas Pertanian. Mahasiswa angkatan 2014 ini berinisiatif melakukan penelitian dengan membuat nutrisi hidroponik secara organik yaitu dengan menggunakan urine kelinci. Berbagai konsentrasi urine kelinci diterapkan untuk dapat menghasilkan sayuran hidroponik terbaik. Penelian ini diterapkan dengan menggunakan metode rancangan acak lengkap dengan faktor perlakuan tunggal dan diulang tiga kali, setiap ulangan terdapat empat rumpun, dan setiap rumpun terdiri dari empat tanaman kangkung darat. Dalam penelitiannya, Hata sangat antusias dan sangat semangat untuk melihat tanaman-tanamannya dapat tumbuh sehat dan subur. Dalam penetian ini juga digunakan alat-alat yang tergolong mudah untuk didapatkan, alat tersebut diantaranya botol bekas air mineral 1500 ml, kain flanel, penggaris, kertas label, pisau, gunting serta timbangan. Penetitian ini dilaksanakan di Kecamatan Kajoran Kabupaten Magelang dengan ketinggian tempat 660 m dpl.

 

Gambar : Sayuran Kangkung dalam Budidaya Hidroponik Umur 10 Hari

Hata Agung Pambudi mengatakan bahwa penelitian ini bertujuan untuk dapat memproduksi sayuran pada lahan minimalis. Saat ini, banyak masyarakat perkotaan yang tidak mempunyai lahan yang luas sehingga perlu terobosan baru budidaya yang hemat lahan serta dengan peralatan yang mudah didapatkan sehingga budidaya sayuran tetap dapat dilakukan. Kedepan diharapkan penelitian ini dapat terus disempurnakan sehingga benar-bener ditemukan formula dan konsentrasi  urine kelinci yang tepat untuk pertumbuhan sayuran organik secara hidroponik. (Ahm)

FAKULTAS PERTANIAN RESMI MEMBUKA PROGRAM STUDI S1 AKUAKULTUR (PERIKANAN) DAN SIAP MENERIMA MAHASISWA BARU TAHUN AJARAN 2018/2019

Magelang – Fakultas Pertanian tahun ajaran 2018/2019 resmi akan menerima mahasiswa baru untuk 3 program studi yaitu program studi S1 Agroteknologi, S1 Peternakan, serta S1 Akuakultur. Program Studi S1 Akuakutur sendiri oleh masyarakat lebih dikenal dengan Program Studi Perikanan.  Program studi tersebut telah resmi dibuka dan akan memulai aktivitas perkuliahannya pada semester gasal 2018/2019 mendatang. Pendaftaran program studi tersebut dapat dilakukan melalui 3 jalur yaitu Jalur SNMPTN, SBMPTN dan SMM UNTIDAR. Jalur SNMPTN sendiri telah ditutup dan telah mempunyai mahasiswa baru, karena calon mahasiwa jalur ini telah melakukan regestrasi pada tanggal 8 Mei 2018 di Auditorium Universitas Tidar. Selain itu, Pendaftaran jalur SBMPTN juga telah ditutup. Calon Mahasiwa Jalur SBMPTN  sudah melakukan ujian tertulis pada tanggal 8 Mei 2018 dan hasil ujian tersebut akan diumumkan melalui laman  http://pengumuman.sbmptn.ac.id dan http://untidar.ac.id/ pada tanggal 3 Juli 2018 mulai pukul 17.00 WIB. Calon mahasiswa yang belum melakukan pendaftaran di Universitas Tidar masih mempunyai satu kesempatan yaitu melalui jalur SMM (Seleksi Mandiri Masuk) Universitas Tidar. Pendaftaran Online SMM Universitas Tidar  dimulai pada tanggal 8 Juni 2018 dan akan berakhir pada tanggal 16 Juli 2018. Pendaftaran online serta tatacara yang berkaitan dengan SMM Universitas Tidar dapat diakses melalui laman http://um.untidar.ac.id/. Tahun ajaran 2018/2019 Fakultas Pertanian menyediakan kuota sekitar 315 mahasiwa baru untuk 3 program studi. Kuota tersebut dibagi menjadi 9 kelas dengan rincian Program Studi S1 Akuakultur 3 kelas, Program Studi Agroteknologi 3 kelas dan Program Studi Peternakan 3  kelas.

Berkaitan dengan pembukaan Program Studi S1 Akuakultur, saat ini Fakultas Pertanian terus melakukan persiapan guna menyiapkan program studi tersebut. Persiapan yang dilakukan meliputi beberapa aspek, di antaranya pengecekan serta inventaris  alat dan ruang laboratorium. Laboratorium merupakan syarat wajib sebagai sarana penunjang perkuliahan. Dekan Fakultas Pertanian menyatakan bahwa program studi S1 Akuakultur sudah dapat menerima mahasiswa baru pada tahun ajaran 2018/2019 maka untuk proses perkuliahan tidak menjadi masalah, karena saat ini Universitas Tidar memiliki ruang kuliah yang memadai. Saat ini Fakultas Pertanian juga telah mempunyai dosen – dosen perikanan lulusan dari berbagai universitas terkemuka di Indonesia, sehingga dapat mendukung proses pendidikan.  (Ahm)

 

Sekretariat Pendaftaran Mahasiswa Baru

Jalan Kapten Suparman No. 39 Kota Magelang

Lantai 1 Gedung Fakultas Ekonomi Universitas Tidar

Telp. : 0852 9096 3266

Email : pmb@untidar.ac.id

Website : um.untidar.ac.id

Jadwal Pelayanan

Senin – Kamis : 08.00 s/d 16.00

Jum’at : 08.00 s/d 15.00

PEDOMAN PELAKSANAAN DAN PENULISAN SKRIPSI DAN PKL TAHUN 2018

 

Unduh Pedoman Pelaksanaan dan Penulisan Skripsi dan PKL Fakultas Pertanian Tahun 2018 Silahkan Klik Pada Link Di Bawah ini :

  1. Pedoman Pelaksanaan dan Penulisan PKL 2018
  2. Pedoman Pelaksanaan dan Penulisan Skripsi 2018

 

AMALIA SASANTI DAN ADALIA NATARINA WIBOWO RAIH PERINGKAT 4 NATIONAL UNIVERSITY DEBATING CHAMPIONSHIP TIDAR UNIVERSITY 2018

Magelang – Fakultas Pertanian telah mengirimkan mahasiswa perwakilannya untuk ikut serta dalam ajang National University Debating Championship (NUDC) 2018 Tidar University. Kompetisi yang diikuti 24 tim dari berbagai fakultas tersebut dilaksanakan pada 12-13 Mei 2018 bertempat di gedung Multimedia Universitas Tidar. Tujuan diadakannya NUDC adalah untuk mencari 10 mahasiswa terbaik, kemudian dipilih 3 mahasiswa mewakili universitas ke NUDC tingkat provinsi.

Tim yang diikutsertakan dalam kejuaraan NUDC terdiri dari 2 tim dari Program Studi Peternakan dan 2 tim dari Program Studi Agroteknologi. Dua tim dari Agroteknologi berhasil mencapai quarter final, yaitu Tim Agroteknologi A yang diwakili oleh Amalia Sasanti (Semester 6) dan Adalia Natarina Wibowo (Semester 6). Sedangkan dari tim Agroteknologi B diwakili Suwasdi (Semester 4) dan Devia Febriani (Semester 4).

Setelah berjuang di babak semi final, tim Agroteknologi A berhasil lolos sehingga kembali bersaing di babak final dan akhirnya menduduki peringkat “The 4th Winner of NUDC 2018 Tidar University”. Sedangkan tim Agroteknologi B harus puas mendapatkan peringkat 8 dari 24 tim yang mengikuti ajang debat tersebut.

Gb. Adalia Natarina Wibowo saat presentasi dalam NUDC

Menurut Adalia, ia tidak menyangka bisa mendapatkan peringkat 4, dikarenakan dari awal ia dan timnya tidak berambisi untuk meraih juara. “Begitu bisa masuk final rasanya deg-degan, karena berhadapan dengan 2 tim dari PBI dan tim dari Ekonomi Pembangunan,” ungkapnya. Selain dua prestasi tersebut, tim dari Agroteknologi mendapatkan penghargaan 10 Best Speaker”dan akan disaring kembali dan diseleksi untuk maju ke tingkat provinsi. “Harapannya ke depan bisa jadi motivasi buat adik-adik tingkat yang lain supaya bisa melanjutkan apa yang sudah kami raih kemarin dan semakin termotivasi untuk belajar bahasa Inggris,”pungkasnya. (BEM, Ahm)

PIMPINAN FAKULTAS PERTANIAN RESMI LANTIK PENGURUS ORGANISASI MAHASISWA FAKULTAS PERTANIAN PERIODE 2018/2019

Magelang – Jumat (27/4) Organisasi Mahasiswa Fakultas Pertanian (ORMAWA) memiliki agenda besar yaitu pelantikan Pengurus Ormawa Fakultas Petanian periode 2018/2019. Acara tersebut meliputi pelantikan Ketua dan pengurus Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM), Ketua dan pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), ketua dan pengurus Himpunan Mahasiswa Agroteknologi (HIMAGRO), serta ketua dan pengurus Himpunan Mahasiswa Prodi Peternakan (HIMAPROTER). Pelantikan tersebut merupakan rangkaian acara reorganisasi pengurus Ormawa Fakultas Pertanian, yang sebelumnya telah dilakukan pemilihan ketua Ormawa secara langsung yang dilaksanakan pada bulan Februari 2018. Hasil pemilihan tersebut kemudian ditetapkan secara resmi oleh DPM Fakultas Pertanian 2018 selaku panitia utama Reorganiasasi Ormawa. Dengan adanya pelantikan tersebut maka Ormawa Fakultas Pertanian resmi bekerja untuk satu periode kedepan. Setelah pelantikan, diharapkan Ormawa dapat mengoptimalkan kinerja yang berorientasi pada partisipasi anggota serta meningkatkan koordinasi internal maupun eksternal dibandingkan dengan periode sebelumnya.

WhatsApp Image 2018-05-12 at 15.59.11

Gb. 1 Pengurus Organisasi mahasiswa Fakultas Pertanian 2018/2019

WhatsApp Image 2018-05-12 at 15.59.10

Gb. 2 Pengurus Ormawa 2017/2018, Pengurus Ormawa 2018/2019 Serta Pimpinan Fakultas Pertanian

Acara tersebut turut dihadiri oleh Dekan Fakultas Pertanian Ir. Gembong Haryono, M.P., Pembimbing Ormawa Adhi Surya Perdana, S.P., M.Sc. serta perwakilan dosen Fakultas Pertanian. Pengambilan sumpah janji Ormawa dipimpin langsung oleh Dekan Fakultas Pertanian Universitas Tidar. Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Pertanian menyatakan bahwa dalam menjalankan tugas diharapkan agar seluruh ketua dan pengurus dapat bertanggungjawab pada kewajibannya untuk 1 tahun kedepannya, sehinggga dapat lebih memajukan Mahasiswa Fakultas Pertanian. Dalam pelantikan tersebut ditetapkan Cahyo Dwi Laksono sebagai Ketua Dewan Perwakilan Mahasiswa, Amalia Sasanti sebagai ketua Badan Eksekutif Mahasiswa, Vatjarjinanto sebagai ketua Himpunan Mahasiswa Agroteknologi serta Aqil Adyatama sebagai ketua Himpunan Mahasiswa Program Studi Peternakan periode 2018/2019. (DPM, Ahm)

JURNAL ILMU PERTANIAN TROPIKA DAN SUB TROPIKA VOL 3 NO 1 2018

Telah terbit JURNAL ILMU PERTANIAN TROPIKA DAN SUBTROPIKA Vol 3, No 1 (2018), Yang diterbitkan oleh Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Tidar dan dapat diunduh secara online DISINI (Ahm)

SUSUNAN DEWAN REDAKSI

Penanggung jawab

Dekan

Gembong Haryono

Ketua Dewan Redaksi

Agus Suprapto (Untidar, Ekofisiologi )

Anggota Dewan Redaksi

Murti Astiningrum ( Untidar, Ilmu Tanah )

Historiawati ( Untidar, Agrometeorologi )

Yulia Eko Susilowati ( Untidar, Agronomi )

Hadi Rianto ( Untidar, Agronomi )

Sekretaris Redaksi

Koweri

Hony Kharisma Sejati

Ahmadi

Desain Grafis dan Fotografer

Agung Sudi Herminto

Penerbit

Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Tidar

Alamat Penerbit

Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Tidar, Jalan Kapten Suparman No. 39 Magelang

Telephone (0293) 364113, Fax (0293) 362438

Website : http.//journal.untidar.ac.id/index.php/ E-mail : jurnalvigor@untidar.ac.id

FAKULTAS PERTANIAN LOLOSKAN 9 PROPOSAL PKM 5 BIDANG TAHUN 2018

Magelang – Fakultas Pertanian merupakan satu diantara 5 fakultas di Universitas Tidar. Prestasi yang sangat membanggakan diraih oleh sejumlah mahasiswa fakultas  pertanian, pasalnya baru – baru ini 9 dari 21 proposal yang dinyatakan lolos dan didanai di Universitas Tidar oleh Kemeristekdikti berasal dari fakultas pertanian.  Kesembilan proposal tersebut diraih oleh mahasiswa Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian, adapun nama mahasiswa serta judul PKM tersebut adalah sebagai berikut :

  1. Ovi Faelasofa Kusuma Dhea , dkk., dengan Judul : Bosen Bersama Dia ” Brownies Berbahan Dasar Daun Kersen Berkhasiat Menurunkan Diabates.”.
  2. Umi Fadhilah, dkk., dengan Judul : Pemanfaatan Limbah “Serdabusang” Menjadi Pupuk Cair Yang Ramah Lingkungan.
  3. Rihmayati Aisah, dkk., dengan Judul : Usaha Diversifikasi Produk Vasconellea Pubescen “Mochicari” Dari Wonosobo Negeri Di Atas Awan.
  4. Ayu Septia Andriani, dkk., dengan Judul : Hi Farm Education ” Sistem Edukasi Pertanian Anak Usia Dini Dengan Metode Permainan Inovatif Di Magelang.
  5. Tri Sulistiyo, dkk. dengan Judul : Pelatihan Pengembangan Trichoderma Sp. Sebagai Inovasi Usaha Sampingan Dan Pemberdayaan Pertanian Di Dusun Ngepoh Lor, Desa Banyusidi, Kecamatan Pakis.
  6. Imam Badrus Soleh, dkk., dengan Judul : Uji Efektivitas Fermentasi Molase Sebagai Antraktan Nyamuk Dengan Metode Eksplorasi.
  7. Siti Hadiyanti Arifah, dkk., dengan Judul : Biofiltotacum-Optimalisasi Limbah Nicotiana Tabacum Sebagai Membran Ultrafiltrasi Dalam Filter Air Sungai.
  8. Marsella Peni Puspita, dkk., dengan Judul : Efektivitas Limbah Gedebog Pisang dan Ampas Tahu Sebagai Media Pertumbuhan Jamur Metarhizium anisopliae.
  9. Nurus Sofwan, dkk., dengan Judul : Optimalisasi Zpt ( Zat Pengatur Tumbuh ) Alami Ekstrak Bawang Merah ( Allium cepa fa. ascalonicum ) Sebagai Pemacu Pertumbuhan Akar Stek Tanaman Buah Tin ( Ficus carica ).

Adhi Surya Perdana, S.P., M.Sc. selaku ketua gugus kemahasiswaan Fakultas Pertanian dalam sela-sela rapat fakultas menyatakan bahwa saat ini tim PKM sedang menyiapkan bimbingan serta monitoring sehingga diharapkan PKM yang telah lolos dapat berjalan dengan lancar baik pelaksanaan maupun pelaporan.

Dalam kesempatan yang sama Dekan Fakultas Pertanian Ir. Gembong Haryono, M.P. berharap tahun depan Fakultas Pertanian dapat meloloskan proposal PKM yang lebih banyak. (Ahm)

BEM FAKULTAS PERTANIAN GELAR PELEPASAN WISUDA PERIODE APRIL 2018

Magelang – Fakultas Pertanian Universitas Tidar menggelar acara pelepasan wisuda pada periode April tahun 2017/2018. Acara pelepasan wisuda Universitas Tidar dilaksanakan di Gedung Fakultas Ekonomi Ruang A4B3. Acara tersebut turut dihadiri Ir. Gembong Haryono, M.P. selaku Dekan Fakultas Pertanian Universitas Tidar.  Dalam sambutannya Ir. Gembong Haryono M.P. mengatakan bahwa lulusan Fakultas Pertanian diharapkan tidak hanya fokus mencari pekerjaan, namun dapat menjadi wirausahawan yang dapat menciptakan pekerjaan sendiri. Pada pelepasan wisuda periode ini Dekan Fakultas Pertanian mengapresiasi karena wisudawan telah banyak  yang membuka usaha sendiri.

Wisuda sarjana merupakan salah satu momentum terpenting bagi para mahasiswa yang mengenyam pendidikan tinggi. Wisuda merupakan pintu gerbang bagi mahasiswa untuk memasuki dunia baru yang penuh dengan masalah, tantangan, dan kompetisi. Dunia di mana mahasiswa dituntut untuk mampu memecahkan masalah yang berada di sekitar mereka, dengan skill dan ilmu yang didapatkan mahasiswa  pada saat kuliah.

_MG_9001

Dony Ardi Wirawan salah satu wisudawan wirausaha ini menyatakan bahwa wisuda dianggap sebagai perayaan atas keberhasilan mahasiswa menyelesaikan masa studinya. Namun di balik perayaan wisuda tersimpan beberapa kegelisahan yang dipikirkan wisudawan seperti apa yang akan dilakukan setelah wisuda, kemana nanti akan mulai bekerja dan lain sebagainya. Namun hal itu tidak terjadi pada wisudawan yang sudah merencanakan langkah yang akan diambil dan juga melatih skill serta ilmu yang didapatkannya selama bangku perkuliahan.

Orang – orang besar lahir karena menghadapi masalah dan memecahkannya, bukan menghindari masalah. Untuk itu sejak masuk perguruan tinggi mahasiswa dibekali cara dan solosi untuk memecahkan suatu masalah, sehingga dapat menjadi modal untuk mengatasi masalah pada dunia yang sesungguhnya. (BEM-FP, Ahm)

BEM FAKULTAS PERTANIAN RESMI MENJADI ANGGOTA TETAP ISMPI (IKATAN SENAT MAHASISWA PERTANIAN INDONESIA)

KARAWANG – BEM Fakultas Pertanian Universitas Tidar resmi menjadi anggota tetap ISMPI dalam kegiatan Musyawarah Nasional Ikatan Senat Mahasiswa Pertanian Indonesia (ISMPI) XII yang dilaksanakan pada tanggal 26 – 31 Maret 2018 di Universitas Singaperbangsa Karawang. Acara tersebut dibuka langsung oleh Bupati Karawang Dr. Hj. Cecilis Nurrachadiana, kemudian acara tersebut dilanjutkan seminar nasional. Seminar Nasional tersebut mengusung tema dampak impor beras terhadap kedaulatan pangan nasional dengan narasumber utama yaitu Kepala Pusat Ketersediaan dan Kerawanan Pangan Badan Ketahanan Pangan Dr. Benny Rachman, APU. Dalam materinya Dr. Benny mengatakan bahwa ada beberapa fokus kementerian Pertanian sampai  tahun 2019 yaitu berupa penyediaan benih, infrastruktur, alat mesin pertanian dan hilirisasi produk pertanian dan sebagainya. Seminar Nasional tersebut juga dihadiri sejumlah narasumber lain yaitu Dr. H. Rahmat Nasution Hamka, S.H., M.Si. (Anggota DPR RI), Dr. Ir. Hermanu Triwidodo, M.S. (Ketua Gerakan Tani Indonesia) dan  Ir. Surono Danu.

Musyawarah Nasional ISMPI XII bertempat di Kampung Budaya Karawang Jawa Barat. Melalui hasil Ketetapan Munas ISMPI No. 003/TUS/ISM/II/2018, Penetapan Presidium Tetap menyatakan bahwa Amalia Sasanti (Fakultas Pertanian UNTIDAR), Riki Klana Barus (USU), Herdiyanto Iwansyah Putra (UIN Jakarta) sebagai presidium sidang tetap. Serta dalam pembahasan dan penetapan status keanggotaan, dalam Sidang ISMPI dinyatakan bahwa BEM Fakultas Pertanian Universitas Tidar resmi ditetapkan sebagai anggota tetap Ikatan Senat Mahasiswa Pertanian Indonesia.

4

Gb 1. Amalia Sasanti (Ketua BEM Fakultas Pertanian) bersama delegasi lain dalam MUNAS & MUKENAS ISMPI

6

Gb. Delegasi BEM Fakultas Pertanian Untidar dalam Munas ISMPI & MUKERNAS ISMPI

Pada kesempatan tersebut Amalia Sasanti mengatakan bahwa keuntungan BEM FAPERTA bergabung dalam IOMS (Ikatan Organisasi Mahasiswa Sejenis) di tingkat nasional adalah untuk eksistensi dan terjalinnya relasi di tingkat nasional. Dimana kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan ISMPI dapat meningkatkan penalaran mahasiswa dalam mengembangkan kecakapan berorganisasi. ISMPI dalam sepak terjangnya juga mengajak para anggotanya turut serta dalam pengawalan kebijakan pemerintah di bidang pertanian serta mengadakan pengabdian kepada masyarakat.

Kedepan Amalia berharap BEM Fakultas Pertanian dapat membuka wawasan sekaligus memberi masukan-masukan bagi ISMPI sehingga BEM Fakultas Pertanian dapat eksis dikancah nasional. (BEMFP – Ahm)